- PELNI Sabet CSR Award 2026: Sukses Berdayakan Warga Desa dan Dorong Ekonomi Masyarakat di Cianjur
- Perkuat Kerja Sama Maritim, Petinggi Angkatan Laut Singapura Temui Wakasal
- Jelang Iduladha 2026, Pelindo Petikemas dan Pemkot Surabaya Pastikan Hewan Kurban Sehat
- PT Terminal Teluk Lamong Gandeng BRIN Gelar Pelatihan Pengayaan Diversivikasi Tumbuhan
- KKP Jembatani Hasil Produk KNMP dan Budidaya Tematik Bantul, Masuk ke SPPG hingga Ritel Modern
- KKP Berhasil Tembus Hambatan Ekspor Rajungan ke Pasar Amerika
- Pakaian Bekas Rp 2,8 M Gagal Diselundupkan, Keburu Diciduk TNI AL , Kapal dan Muatan Disita
- Rapat Paripurna DPR RI, Presiden Prabowo Serukan Perbaikan Sistem Ekonomi dan Penegakan Kedaulatan Nasional
- 3 Kapal Perang Pakistan Diawasi KRI Wiratno-379 di Teluk Jakarta
- IPC TPK Panjang Lampung Dorong Efisiensi Ekspor Melalui Sinergi Layanan Depo Petikemas
PELNI Sabet CSR Award 2026: Sukses Berdayakan Warga Desa dan Dorong Ekonomi Masyarakat di Cianjur

Keterangan Gambar : PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Mandiri Cianjur berhasil meraih penghargaan bergengsi 8th Indonesia Best CSR Awards 2026 dalam ajang 8th CSR Summit 2026. Foto: PELNI
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Mandiri Cianjur berhasil meraih penghargaan bergengsi 8th Indonesia Best CSR Awards 2026 dalam ajang 8th CSR Summit 2026.
Ajang bergengsi ini diselenggarakan oleh The Iconomics di Jakarta, pada Kamis (21/5/2026). Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Direktur Brand, Research dan Strategi The Iconomics Alex Mulya kepada Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PELNI Anik Hidayati.
Program Desa Mandiri PELNI di Cianjur dirancang sebagai implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat serta pengembangan lingkungan berkelanjutan. Program ini tidak hanya memenuhi kebutuhan pasokan sayuran segar bagi kapal-kapal penumpang PELNI, tetapi juga mendorong peningkatan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat desa melalui penguatan ekonomi lokal.
Baca Lainnya :
- Jelang Iduladha 2026, Pelindo Petikemas dan Pemkot Surabaya Pastikan Hewan Kurban Sehat0
- PT Terminal Teluk Lamong Gandeng BRIN Gelar Pelatihan Pengayaan Diversivikasi Tumbuhan0
- IPC TPK Panjang Lampung Dorong Efisiensi Ekspor Melalui Sinergi Layanan Depo Petikemas0
- Perkuat Bisnis Komersial, PELNI Angkut Perdana 55 Ribu Ton Batubara0
- PELNI Sukses Layani Keagenan Kapal Pesiar MV Odyssey Berbendera Bahamas0
Dalam pelaksanaannya, program TJSL PELNI mengadopsi pendekatan berkelanjutan yang selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) dengan mengintegrasikan aspek sosial, ekonomi, lingkungan, serta tata kelola perusahaan yang baik.
Dorong Kesejahteraan Masyarakat Desa
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PELNI, Anik Hidayati menyatakan penghargaan ini mencerminkan komitmen nyata perusahaan dalam menjalankan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan.
“Melalui Program Desa Mandiri di Cianjur, kami tidak hanya memastikan pasokan bahan pangan bagi penumpang, tetapi juga turut mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat desa. Ini membuktikan bahwa program TJSL kami tidak hanya memberikan manfaat sosial, tetapi juga mendukung keberlanjutan bisnis jangka panjang,” ujar Anik.
Anik juga menambahkan bahwa raihan penghargaan ini akan menjadi pendorong bagi PELNI untuk terus mengembangkan dan memperluas berbagai program TJSL yang lebih strategis dan berdampak luas di masa mendatang.
“Kami mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang telah diberikan kepada PELNI. Penghargaan ini menjadi motivasi kami untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan, sekaligus mendukung pembangunan bangsa yang lebih inklusif,” tambah Anik.
Sebagai perusahaan pelayaran nasional, PELNI berkomitmen untuk terus menjalankan peran aktif dalam pembangunan sosial dan lingkungan melalui berbagai program TJSL. PELNI juga terus berupaya menciptakan nilai tambah bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan di seluruh wilayah Indonesia.
Program Desa Mandiri PELNI ini mendukung implementasi Pilar Ekonomi dan Pilar Sosial TJSL BUMN melalui pemberdayaan masyarakat desa, penguatan ketahanan pangan, serta penciptaan dampak berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat.
Seluruh Program TJSL PELNI memgacu pada pilar SDGs atau _Sustainable Development Goals_ yang dicanangkan oleh Perserikatan Bangsa Bangsa dan telah diadopsi oleh BP BUMN ke dalam Program TJSL di seluruh perusahaan BUMN. Selain sosial, pilar TJSL PELNI disusun atas pilar ekonomi, lingkungan, dan tata kelola hukum.
Sebagai catatan, PELNI sebagai Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang jasa pelayaran saat ini mengoperasikan 25 kapal penumpang yang melayani 483 ruas dan menyinggahi 75 pelabuhan.
Selain angkutan penumpang, PELNI juga melayani 30 trayek kapal perintis yang menjadi sarana aksesibilitas bagi mobilitas penduduk di wilayah 3TP, dimana kapal perintis menyinggahi 229 pelabuhan dengan total 516 ruas dan 2.515 rute. (Riz/Mar)











