- Seminar Nasional HPN 2026 Membangun Infrastruktur Pelabuhan Ciwandan Go Internasional untuk Banten
- Bantu Petambak Garam Genjot Produksi, KKP Terapkan Teknologi SWSO
- Presiden Prabowo dan PM Albanese Tandatangani Traktat Keamanan Bersama
- Baharkam Polri dan Prancis Jajaki Kerja Sama Teknologi Alutsista Modern
- IPC TPK Dorong Budaya Sadar Keselamatan Warakas Nuansa K3 Nasional 2026
- Seminar Nasional HPN 2026: Bangun Infrastruktur, Transportasi dan Pelabuhan Ciwandan untuk Banten
- Arus Petikemas IPC TPK Pontianak Dinamis Tumbuh 7,47% Sepanjang 2025, Logistik Kalbar Menggeliat
- IPC TPK Implementasi ESG Utamakan Keselamatan Kerja, TKBM Dilatih K3
- IPC TPK Palembang Melejit Saat Perdagangan Global Lesu, Tumbuh 6,15% Sepanjang 2025
- Cek Kesiapan Angkutan Lebaran 2026 Ditjen Hubla Uji Petik di Labuan Bajo
Menteri KKP Berharap Kinerja Pengawasan Semakin Optimal

Keterangan Gambar : Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono melantik Tornanda Syaifullah sebagai Inspektur Jenderal KKP. Foto: KKP
Indonesiamaritimenews.com (IMN),JAKARTA: Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono melantik Tornanda Syaifullah sebagai Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang baru. Ia berharap kinerja pengawasan lingkup KKP semakin optimal, baik itu yang kaitannya dengan pembuatan kebijakan hingga kinerja anggaran.
Pelantikan berlangsung di Kantor Pusat KKP di Jakarta, Rabu (13/9/2023). "Pengisian jabatan yang dilakukan hari ini merupakan hasil rangkaian seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya serta merupakan bagian dari upaya peningkatan kinerja KKP," ujar Menteri Trenggono.
Baca Lainnya :
- Dilantik Presiden Jokowi Jadi Kabakamla, Laksda Irvansyah Bertekad Jaga Laut Natuna0
- Dorong Geliat Iklim Usaha Petambak, KKP Jemput Bola Urus Perizinan Sektor Kelautan0
- 6,4 Ton Limbah Plastik Dikumpulkan KKP, Stop Buang Sampah di Laut!0
- KKP Siap Dukung Implementasi ASEAN Blue Economy Framework0
- BCL KKP Gerakkan 1.350 Nelayan, 140 Ton Sampah Laut Terkumpul0
Jabatan Irjen KKP sebelumnya diampu oleh pelaksana tugas. Dengan adanya Irjen definitif, Menteri Trenggono berharap kinerja pengawasan lingkup KKP semakin optimal, baik itu yang kaitannya dengan pembuatan kebijakan hingga kinerja anggaran.
Salah satu yang harus dipertahankan adalah Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diraih KKP dalam dua tahun terakhir. Hal ini sebagai bentuk tanggung jawab KKP terhadap negara dan juga masyarakat kelautan dan perikanan.
Selain itu, KKP juga memiliki lima program ekonomi biru yang pelaksanaannya perlu mendapat pengawasan ketat dari auditor internal agar berjalan optimal. Program ekonomi biru untuk memastikan terjaganya kesehatan laut dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Saya meminta Inspektorat Jenderal bersama Sekretariat Jederal agar menjadi consulting partner dalam pelaksanaan program atau kegiatan strategis dari setiap unit eselon I di KKP karena pengawasan internal sangat dibutuhkan untuk memastikan semua program kerja di KKP berjalan dengan baik dan terukur," tegasnya.
Tornanda Syaifullah lahir Bayur Maninjau pada 2 Februari 1972. Sebelum menjadi Irjen KKP, Tornando merupakan pejabat karir di BPK.
Dia pernah menjadi Kepala Perwakilan BPK Provinsi Kalimantan Utara dan Kepala Auditoriat IV BPK-RI. (Arry/Oryza)











