- Kapal KM Nurul Salsa Angkut 70 Penumpang Tenggelam, 46 Selamat, 1 Tewas, Puluhan Hilang
- POR Angkatan Laut 2026 Ditutup, Ini Juaranya Masing-masing Cabor
- 3 Hari Berturut-turut TNI AL Gagalkan Upaya Penyelundupan Obat Terlarang di Bandara Juanda
- Indonesia dan Inggris Luncurkan 3 Instrumen Teknis Ekosistem Maritim Rendah Karbon
- Kembangkan Inovasi Ekosistem Karbon Biru, KKP Gandeng Perusahaan Amerika
- Harga BBM Khusus Kapal 30-200 GT per Liter Rp15.000, KKP: Jaga Stabilitas Produksi dan Daya Saing
- Menuju 5 Abad Jakarta, Wagub Rano Karno Ajak Insan Pers Sukseskan Anugerah Jurnalistik MHT 2026
- Tok! Harga BBM Solar Kapal Nelayan 30 GT per Liter Rp15.000, Perintah Presiden Prabowo
- Pelindo Terminal Petikemas Gondol 2 Penghargaan Green and Smart Port 2026
- 1.101 Sarjana Penggerak Pembangunan Kampung Nelayan Timba Ilmu Maritim di Koarmada II
Go Internasional, TNI Jadi Pembicara di Forum Indo-Pacific Regional Dialogue India

Keterangan Gambar : Kepala Pusat Pengkajian Maritim (Kapusjianmar) Seskoal Laksamana Pertama TNI Salim, hadir di National Maritime Foundation (NMF) India dan menjadi pembicara pada kegiatan The Indo-Pacific Regional Dialogue (IPRD) 2025. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), INDIA: Kepala Pusat Pengkajian Maritim (Kapusjianmar) Seskoal Laksamana Pertama TNI Salim, hadir di National Maritime Foundation (NMF) India dan menjadi pembicara pada kegiatan The Indo-Pacific Regional Dialogue (IPRD) 2025.
Forum internasional tersebut diselenggarakan pada 28 hingga 30 Oktober 2025 di Manekshaw Centre, New Delhi, India. NMF merupakan lembaga kajian strategis (think tank) milik Pemerintah India yang didirikan pada tahun 2005 oleh Angkatan Laut India dan berfokus pada pengembangan kajian maritim strategis, keamanan kawasan, dan kerja sama internasional.
Dalam siaran pers TNI AL dijelaskan, kehadiran Kapusjianmar pada forum ini menjadi wujud penguatan diplomasi maritim Indonesia serta kontribusi dalam memperkuat jejaring akademik dan strategis di kawasan Indo-Pasifik. Acara IPRD 2025 sendiri diikuti oleh 40 peserta dari 11 negara yang merupakan para pemangku kepentingan maritim dari dalam dan luar kawasan Indo-Pasifik.
Baca Lainnya :
- Indo-Pasific Sea Power Conference di Australia, Kasal Hadir Bersama Pemimpin Angkatan Laut Dunia0
- Wakasal dan 10 Pati TNI AL Terima Brevet Kehormatan Principal Warfare Officer0
- Kapal TB Roda Mas Kalbar Mogok di Laut, ABK 2 Hari Kelaparan, KRI Bung Hatta-370 Pasok Logistik0
- Perkuat Armada Udara, Presiden Prabowo Serahkan Airbus A400M/MRTT Alpha 4001 ke TNI AU0
- Penyelam TNI AL dan Republic of Korea Navy Asah Kemampuan Bersama di Pulau Pramuka0
Peserta terdiri atas para pemimpin dan perwakilan tinggi angkatan laut negara sahabat, diplomat senior, pejabat pembuat kebijakan dari kementerian luar negeri dan pertahanan, lembaga keamanan maritim, akademisi, pakar strategis, serta lembaga penelitian yang bergerak pada isu keamanan maritim, ekonomi biru, dan kerja sama kawasan.
Kehadiran Lembaga Pendidikan tertinggi di TNI AL pada forum ini semakin menegaskan peran diplomasi TNI AL dalam menghadapi perubahan geo-strategi dan geo-politik regional maupun global.
Hal tersebut selaras dengan prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dalam memperkuat diplomasi pertahanan kawasan, serta terus menjalin persahabatan global. (Arry/Mar)











