- Presiden Prabowo Lantik Kepala BNPB, Kepala-Wakil Kepala BPGMN dan 4 Wakil Menteri
- Teken MoU, PWI-Lemhannas Komitmen Jaga Ketahanan Nasional
- Tukar Jabatan, Maruli Simanjuntak Jabat Wakil Panglima TNI, Tandyo Budi Revita Jadi KSAD
- Kemnaker Buka Pendaftaran Seleksi Administratif Calon Hakim Ad Hoc PHI, Catat Tanggal dan Syaratnya
- Aksi Sosial Lintas Benua, Satgas Port Visit 2026 Kerja Bakti Gotong Royong di Republik Fiji
- Satgas Terpadu Port Visit 226 Hadiri Hari Kemerdekaan Fiji
- Kunjungi SMA Pesantren Unggul Al Bayan Sukabumi, Ini 5 Bekal Menaker untuk Generasi Muda
- Sertifikasi Pemeriksa Kecelakaan Kapal Kemenhub, Perkuat Profesionalitas SDM
- Ini Kesepakatan Kemenhub dan Pelindo, Alur-Pelayaran Pulau Baai Tahap II, Keselamatan dan Kelancaran Logistik Jadi Prioritas
- Diplomasi Indonesia Berhasil, Kuota Tangkapan Tuna Sirip Biru Selatan Naik 25 Persen
Go Internasional, TNI Jadi Pembicara di Forum Indo-Pacific Regional Dialogue India

Keterangan Gambar : Kepala Pusat Pengkajian Maritim (Kapusjianmar) Seskoal Laksamana Pertama TNI Salim, hadir di National Maritime Foundation (NMF) India dan menjadi pembicara pada kegiatan The Indo-Pacific Regional Dialogue (IPRD) 2025. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), INDIA: Kepala Pusat Pengkajian Maritim (Kapusjianmar) Seskoal Laksamana Pertama TNI Salim, hadir di National Maritime Foundation (NMF) India dan menjadi pembicara pada kegiatan The Indo-Pacific Regional Dialogue (IPRD) 2025.
Forum internasional tersebut diselenggarakan pada 28 hingga 30 Oktober 2025 di Manekshaw Centre, New Delhi, India. NMF merupakan lembaga kajian strategis (think tank) milik Pemerintah India yang didirikan pada tahun 2005 oleh Angkatan Laut India dan berfokus pada pengembangan kajian maritim strategis, keamanan kawasan, dan kerja sama internasional.
Dalam siaran pers TNI AL dijelaskan, kehadiran Kapusjianmar pada forum ini menjadi wujud penguatan diplomasi maritim Indonesia serta kontribusi dalam memperkuat jejaring akademik dan strategis di kawasan Indo-Pasifik. Acara IPRD 2025 sendiri diikuti oleh 40 peserta dari 11 negara yang merupakan para pemangku kepentingan maritim dari dalam dan luar kawasan Indo-Pasifik.
Baca Lainnya :
- Indo-Pasific Sea Power Conference di Australia, Kasal Hadir Bersama Pemimpin Angkatan Laut Dunia0
- Wakasal dan 10 Pati TNI AL Terima Brevet Kehormatan Principal Warfare Officer0
- Kapal TB Roda Mas Kalbar Mogok di Laut, ABK 2 Hari Kelaparan, KRI Bung Hatta-370 Pasok Logistik0
- Perkuat Armada Udara, Presiden Prabowo Serahkan Airbus A400M/MRTT Alpha 4001 ke TNI AU0
- Penyelam TNI AL dan Republic of Korea Navy Asah Kemampuan Bersama di Pulau Pramuka0
Peserta terdiri atas para pemimpin dan perwakilan tinggi angkatan laut negara sahabat, diplomat senior, pejabat pembuat kebijakan dari kementerian luar negeri dan pertahanan, lembaga keamanan maritim, akademisi, pakar strategis, serta lembaga penelitian yang bergerak pada isu keamanan maritim, ekonomi biru, dan kerja sama kawasan.
Kehadiran Lembaga Pendidikan tertinggi di TNI AL pada forum ini semakin menegaskan peran diplomasi TNI AL dalam menghadapi perubahan geo-strategi dan geo-politik regional maupun global.
Hal tersebut selaras dengan prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dalam memperkuat diplomasi pertahanan kawasan, serta terus menjalin persahabatan global. (Arry/Mar)











