- Upacara HUT ke-81 RI di Istana, Ini Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Monas-Dukuh Atas
- Pasukan Katak TNI AL dan US Navy Seal Team One Adu Kemampuan
- KRI Bung Hatta-370 Kirim Bantuan Logistik ke Lokasi Gempa NTT
- PELNI Buka Posko Logistik Bantuan Korban Gempa NTT Bebas Biaya Kirim, Ini Syaratnya
- Pray for NTT, TNI AL Kerahkan 3 KRI dan Helikopter
- Gempa di NTT, Prajurit TNI AL Evakuasi Ribuan Warga Mengungsi
- TNI AL dan Tim Gabungan Terjun di Lokasi Terdampak Gempa di Pelabuhan Say Maumere NTT
- BMKG: 235 Kali Aktivitas Gempa Susulan di NTT
- Terminal Kijing PTP Nonpetikemas Bukukan Total Throughput 3,27 juta ton, Tumbuh 88,25%
- IPC TPK Salurkan Gerobak Sampah, Perkuat Kebersihan Palembang
Perkuat Armada Udara, Presiden Prabowo Serahkan Airbus A400M/MRTT Alpha 4001 ke TNI AU

Keterangan Gambar : Presiden Prabowo Subianto menyerahkan pesawat Airbus A400M/MRTT Alpha 4001 kepada TNI untuk memperkuat alat utama sistem persenjataan (alutsista) Indonesia. Penyerahan dilakukan di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (3/11/2025). Foto: BPMI Setpres
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Pesawat Airbus A400M telah tiba di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Pesawat ini adalah pesawat angkut terbesar yang dimiliki TNI Angkatan Udara (AU)
Secara simbolis, Presiden Prabowo Subianto menyerahkan pesawat Airbus A400M/MRTT Alpha 4001 kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk memperkuat alat utama sistem persenjataan (alutsista) Indonesia khususnya dalam mobilitas udara strategis nasional.
Acara penyerahan digelar di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Senin (3/11/2025) pagi. Presiden Prabowo mengawali prosesi penyerahan dengan melepas tirai logo Skadron Udara 31 di bagian depan badan pesawat. Pelepasan tirai secara simbolis ini menandai pengukuhan pesawat Airbus A400M/MRTT Alpha 4001 sebagai bagian dari kekuatan udara strategis Indonesia.
Baca Lainnya :
- Penyelam TNI AL dan Republic of Korea Navy Asah Kemampuan Bersama di Pulau Pramuka0
- TNI AL Perkuat Kolaborasi Keamanan Laut Kawasan Regional0
- TNI AL Sambut Kunjungan Kehormatan Kepala Angkatan Laut Spanyol0
- Wah... Kodaeral VI Panen Rumput Laut di Punaga Takalar0
- Uji Coba Penembakan Torpedo Kapal Selam Otonomous, Menhan: 100 Persen Desain Anak Bangsa0
Selanjutnya, Presiden melakukan prosesi penyiraman air ke bagian roda depan pesawat. Rangkaian prosesi penyerahan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan kunci pesawat secara simbolis oleh Presiden Prabowo kepada Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Setelahnya, Panglima TNI menyerahkan kunci tersebut kepada Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono.
Presiden Bersyukur
Selanjutnya Presiden langsung meninjau kokpit dan interior dalam pesawat. Dalam keterangannya usai peninjauan, Kepala Negara menyampaikan rasa syukur atas kedatangan pesawat Airbus A400M yang akan memperkuat kemampuan TNI Angkatan Udara dalam berbagai operasi, termasuk misi kemanusiaan.
“Untuk C-130 kita sudah punya kontainer ambulans udara. Saya perintahkan kita segera pesan modul ambulans udara untuk A400. Dan juga saya sudah instruksikan untuk diperlengkapi dengan alat-alat untuk menghadapi kebakaran hutan. Jadi ini nanti menambah kekuatan kita,” ucap Presiden.
Airbus A400M/MRTT merupakan pesawat angkut militer yang dapat beroperasi pada berbagai kondisi dan mampu beroperasi di landasan tidak beraspal maupun lapangan udara semi-permanen.
Pesawat ini memiliki kemampuan sebagai pesawat multi role tanker transport (MRTT) untuk melakukan pengisian bahan bakar udara ke udara (air-to-air refuelling) dengan pesawat tempur. Dengan kapasitas angkut hingga 37 ton, pesawat ini mampu melakukan penerbangan dengan daya jelajah selama 8 jam tanpa melakukan pengisian bahan bakar.
Selain itu, pesawat Airbus A400M/MRTT memiliki sistem terintegrasi canggih yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran situasional dan kinerja dalam setiap penerbangan. Dengan kemampuan multirole yang mumpuni, pesawat ini tidak hanya akan memperkuat kesiapan operasional angkatan udara dalam menghadapi berbagai tantangan strategis, tetapi juga memperluas jangkauan Indonesia dalam misi kemanusiaan dan tanggap darurat di kawasan.
Turut hadir dalam acara penyerahan tersebut yakni para duta besar negara sahabat, para Atase Pertahanan negara sahabat, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, dan para kepala staf angkatan. (Arry/Mar)











