- Penyelundupan 30.789 Ekor Benih Bening Lobster Digagalkan di Bandara Juanda, Pelaku Kabur
- Kampung Nelayan Merah Putih Mulai Menggeliat, Sudah Pasarkan 273 Ton Ikan
- Kemenhub Perkuat Budaya Keselamatan Pelayaran, Safety Training di Atas Kapal PELNI
- Pendaftaran Mitra Penyelenggara MagangHub Batch 2 Angkatan II Mulai Dibuka, Ini Syaratnya
- Patah Tulang Dioperasi di KRI dr. Soeharso, Petani Korban Gempa NTT Kini Punya Secercah Harapan
- Update Data Gempa Bumi di NTT: 87 Meninggal Dunia, 150.576 Jiwa Mengungsi
- Cetak Atlet Layar Berprestasi Dunia, Komitmen TNI AL Majukan Olahraga Air
- Bak Oase di Tengah Gurun, Rumah Sakit Apung KRI dr.Soeharso-990 Dinanti Korban Gempa NTT
- Kapal Rumah Sakit KRI dr. Soeharso-990 Sandar di Manggarai, Layani Warga Korban Gempa NTT
- Pray for NTT, Helikopter Wing Udara 2 Puspenerbal Antar Bantuan Logistik Menembus Daerah Terisolir
Gerakan Brebes ASRI, Danlanal Tegal Tanam Mangrove Bersama Menteri Lingkungan Hidup

Keterangan Gambar : Gerakan Brebes ASRI dan Penanaman Mangrove digelar di Pantai Randusanga Kulon, Kab. Brebes, Jawa Tengah, dihadiri oleh Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Mohammad Jumhur Hidayat. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), TEGAL: Gerakan Brebes ASRI dan Penanaman Mangrove digelar di Pantai Randusanga Kulon, Kab. Brebes, Jawa Tengah, dihadiri oleh Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Mohammad Jumhur Hidayat.
Kegiatan ini digelar pada Jumat (3/7/2026) dihadiri oleh para pejabat terkait serta stakeholder. Dalam pesannya, Menteri Jumhur menegaskan bahwa upaya memulihkan lingkungan hidup membutuhkan gerakan bersama yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Tegal Letkol Laut (P) Tato Taufiqurochman ikut menghadiri kegiatan tersebut. Kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam rehabilitasi kawasan pesisir. Program ini difokuskan untuk mengendalikan abrasi, memitigasi banjir rob, serta melestarikan ekosistem mangrove di wilayah Brebes.
Baca Lainnya :
- Ekspedisi Rupiah Berdaulat, KRI Beladau-643 Sambangi 5 Pulau Terpencil0
- Pengurus Koperasi Merah Putih Kampung Nelayan Dibekali Edukasi Teknis dan Manajerial0
- Genjot Swasembada Garam Nasional, KKP Gandeng PT Garam Kelola K-SIGN Rote Ndao0
- Percepat Program Prioritas Ketahanan Pangan, KKP Bangun Kolaborasi Nasional0
- PT Pelindo Terminal Petikemas dan TTL Salurkan Bantuan Sarana Prasarana Nelayan0
Aksi lingkungan ini melibatkan sekitar 500 peserta dari berbagai unsur, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, Forkopimda, TNI-Polri, instansi vertikal, komunitas lingkungan, pelajar, relawan, hingga media massa dan masyarakat setempat.
Menteri Jumhur dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya Gerakan Brebes ASRI. Ia menegaskan bahwa aksi ini adalah wujud nyata semangat gotong royong dalam memulihkan serta menjaga kelestarian lingkungan pesisir. Rehabilitasi mangrove dinilai sebagai langkah strategis dalam menghadapi ancaman perubahan iklim, menjaga keanekaragaman hayati, dan mendongkrak kesejahteraan warga pesisir.
Jumhur memaparkan, dari sekitar 3,4 juta hektare kawasan mangrove di Indonesia, terdapat 800 ribu hektare yang mengalami kerusakan dan memerlukan rehabilitasi berkelanjutan. Ia juga mengingatkan pentingnya pembenahan sistem pengelolaan sampah oleh pemerintah daerah secara menyeluruh guna menghentikan praktik open dumping yang memicu pencemaran serta emisi gas metana.
Kehadiran Lanal Tegal dalam kegiatan ini menegaskan komitmen dan dukungan penuh TNI Angkatan Laut terhadap program pemerintah dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir. Melalui sinergi yang kuat antara TNI AL, pemerintah, Polri, dan seluruh elemen masyarakat, diharapkan program ini mampu memperkuat ketahanan wilayah maritim serta menciptakan kawasan pesisir yang tangguh, hijau, dan lestari bagi generasi masa depan. (Bow/Oryza)











