- Peduli Lingkungan Laut, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Konservasi Terumbu Karang di Pulau Merak Besar
- Kapal KM Nurul Salsa Angkut 70 Penumpang Tenggelam, 46 Selamat, 1 Tewas, Puluhan Hilang
- POR Angkatan Laut 2026 Ditutup, Ini Juaranya Masing-masing Cabor
- 3 Hari Berturut-turut TNI AL Gagalkan Upaya Penyelundupan Obat Terlarang di Bandara Juanda
- Indonesia dan Inggris Luncurkan 3 Instrumen Teknis Ekosistem Maritim Rendah Karbon
- Kembangkan Inovasi Ekosistem Karbon Biru, KKP Gandeng Perusahaan Amerika
- Harga BBM Khusus Kapal 30-200 GT per Liter Rp15.000, KKP: Jaga Stabilitas Produksi dan Daya Saing
- Menuju 5 Abad Jakarta, Wagub Rano Karno Ajak Insan Pers Sukseskan Anugerah Jurnalistik MHT 2026
- Tok! Harga BBM Solar Kapal Nelayan 30 GT per Liter Rp15.000, Perintah Presiden Prabowo
- Pelindo Terminal Petikemas Gondol 2 Penghargaan Green and Smart Port 2026
Pengurus Koperasi Merah Putih Kampung Nelayan Dibekali Edukasi Teknis dan Manajerial

Keterangan Gambar : Puluhan perwakilan pengurus Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) pengelola 65 lokasi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), dibekali pengetahuan teknis, manajerial, serta akses pembiayaan usaha. Foto: KKP
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Puluhan perwakilan pengurus Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) pengelola 65 lokasi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), dibekali pengetahuan teknis, manajerial, serta akses pembiayaan usaha.
“Kegiatan ini untuk memastikan terwujudnya visi misi Presiden Prabowo sekaligus mewujudkan Trisula Pembangunan nasional melalui program Kampung Nelayan Merah Putih,” ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) KKP, Andy Artha Donny Oktopura dalam siaran resmi di Jakarta, Minggu (5/7/2026).
Pembekalan perwakilan pengurus KDKMP berlangsung di Ruang Tuna Kantor KKP, Jakarta, pada awal Juli lalu.
Baca Lainnya :
- Genjot Swasembada Garam Nasional, KKP Gandeng PT Garam Kelola K-SIGN Rote Ndao0
- Percepat Program Prioritas Ketahanan Pangan, KKP Bangun Kolaborasi Nasional0
- PT Pelindo Terminal Petikemas dan TTL Salurkan Bantuan Sarana Prasarana Nelayan0
- Ocean Calculator, Pengukur Nilai Ekonomi Laut Nasional Dirilis KKP dan WRI0
- Layanan Optimal IPC TPK Capai 850 Ribu TEUs di Triwulan I 20260
Andy menjelaskan, kehadiran ragam fasilitas perikanan seperti cold storage, pabrik es, sentra kuliner, bengkel kapal, hingga kios perbekalan nelayan di lokasi KNMP, diharapkan mendorong desa-desa nelayan menjadi kawasan ekonomi produktif yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta keberlanjutan ekosistem pesisir.
Lewat program prioritas tersebut, sambungnya, pemerintah sekaligus ingin mengurai persoalan kemisikan yang selama mewarnai wajah pesisir Indonesia. "Aset yang dibangun adalah aset masyarakat untuk bisa dimanfaatkan, dijaga dan dipergunakan sebaik baiknya," katanya.
Plt Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Machmud menambahkan, KNMP harus menjadi mesin ekonomi bagi nelayan dan masyarakat pesisir. Ia mencontohkan keberadaan gudang beku sebagai sarana untuk menjaga mutu dan keamanan hasil perikanan, yang dapat meningkatkan nilai jual.
"Tugas pengurus adalah mengoperasionalkan aset tersebut agar berputar menjadi profit yang menguntungkan seluruh anggota koperasi," ujar Machmud.
Pada acara pembekalan tersebut, KKP menghadirkan seluruh ekosistem pengelolaan KNMP mulai dari para praktisi yang sudah sukses, perbankan (Himbara), Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP), dan Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi, pengelolaan aset hingga pengawakan SDM pada pembekalan tersebut.
"Kami ingin nelayan bertransformasi menjadi nelayan naik kelas, sebagai pelaku ekonomi riil yang berjiwa kewirausahaan, mandiri, dan berdaya saing tinggi," tutup Machmud. (Arry/Mar)











