- Seminar Nasional HPN 2026: Peran Strategis Pelabuhan Banten dalam Sistem Logistik Nasional
- Seminar Nasiona HPN 2026: Pelabuhan Ciwandan Simpul Logistik Berdampak Nyata Bagi Masyarakat Banten
- Seminar Nasional HPN 2026 Membangun Infrastruktur Pelabuhan Ciwandan Go Internasional untuk Banten
- Bantu Petambak Garam Genjot Produksi, KKP Terapkan Teknologi SWSO
- Presiden Prabowo dan PM Albanese Tandatangani Traktat Keamanan Bersama
- Baharkam Polri dan Prancis Jajaki Kerja Sama Teknologi Alutsista Modern
- IPC TPK Dorong Budaya Sadar Keselamatan Warakas Nuansa K3 Nasional 2026
- Seminar Nasional HPN 2026: Bangun Infrastruktur, Transportasi dan Pelabuhan Ciwandan untuk Banten
- Arus Petikemas IPC TPK Pontianak Dinamis Tumbuh 7,47% Sepanjang 2025, Logistik Kalbar Menggeliat
- IPC TPK Implementasi ESG Utamakan Keselamatan Kerja, TKBM Dilatih K3
Di Laut Mediterania, Helikopter TNI AL Unjuk Kemampuan Kirim Barang ke Kapal Perang

Keterangan Gambar : Kru Helikopter HS-135 TNI AL unjuk kemampuan mengirim barang dari Dermaga Beirut ke KRI Diponegoro-365 di perairan Laut Mediterania. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Helikopter HS-1305 TNI AL unjuk kemampuan mengirim barang dari dermaga Beirut terbang ke posisi KRI Diponegoro-365 di laut Mediterania. Selanjutnya Heli hovering di atas geladak untuk menurunkan barang menggunakan hoist.
Kegiatan ini dilakukan Crew Helikopter HS-1305 dan KRI Diponegoro-365 (KRI DPN-365) yang tergabung dalam Satgas MTF TNI KONGA XXVIII-O UNIFIL dalam simulasi pengiriman barang menggunakan helikopter atau yang dikenal sebagai Vertical Replenishment (Vertrep) di perairan Laut Mediterania, Lebanon, pada Kamis (25/4/2024).
Baca Lainnya :
- Evakuasi Medis Udara di Lebanon, Heli HS-1305 Siaga Kondisi Darurat0
- Mitra Indonesia dan Australia Bangun Kerja Sama Transformasi Digital 0
- Top! KRI Diponegoro-365 Terpilih Wakili MTF 448 Ikuti Tripartite Exercise di AMO Laut Mediterania0
- Jamin Ketersediaan Rupiah di Pelosok Negeri, TNI AL Dukung BI Lewat Ekspedisi Rupiah Berdaulat0
- Misi Bantuan untuk Gaza dan Ibadah Umrah Selesai, KRI RJW-992 Berlayar Kembali ke Tanah Air0
Simulasi latihan yang digelar diskenariokan tentang prosedur pengiriman suatu barang ketika kapal berada di tengah laut, dimana helikopter tidak dapat mendarat sehingga untuk menurunkan barang tersebut harus menggunakan peralatan hoist yang ada di helikopter.
Vertrep merupakan suatu metode dalam pembekalan di laut atau Replenishment At Sea (RAS) dengan menggunakan sarana kemampuan helikopter, dimana dalam pembekalan tersebut Heli tidak landing di kapal.
Helikopter AS 565 MBe HS-1305 di bawah binaan Skuadron Udara 100, Wing Udara 2, Puspenerbal, Juanda yang diawaki oleh Kapten Laut (P) Rangga Birawa selaku Captain Pilot dan Copilot Lettu Laut (P) Michelle, take off dari dermaga Beirut terbang menuju ke posisi KRI. Selanjutnya Heli hovering di atas geladak Heli untuk menurunkan barang dengan menggunakan hoist.
Komandan KRI DPN-365 yang sekaligus Dansatgas MTF TNI KONGA XXVIII-O UNIFIL, Letkol Laut (P) Wirastyo Haprabu menyampaikan bahwa latihan vertrep ini jarang dilaksanakan, sehingga dengan adanya kesempatan latihan ini diharapkan dapat mengasah dan meningkatkan kemampuan Prajurit Satgas MTF TNI KONGA XXVIII-O UNIFIL dalam melaksanakan pembekalan di laut.
"Latihan ini juga untuk meningkatkan koordinasi, soliditas dan prosedur komunikasi antara Heli dengan KRI", pungkas Letkol Wirastyo.
Dalam berbagai kesempatan, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menyampaikan kepada seluruh prajurit Jalasena yang tengah menjalankan misi perdamaian untuk senantiasa mengasah kemampuan dalam bidangnya guna menghadapi tantangan ke depan yang semakin kompleks. (Arry/Oryza)











