- Setahun Danantara Indonesia, PELNI Salurkan 2.000 Paket Perlengkapan Sekolah di Maluku
- Angkutan Lebaran 2026, Pelindo Regional 2 Banten Siapkan Pelabuhan Ciwandan Layani Pemudik
- Dilepas Kasal, Ratusan Peserta Pesantren Kilat Ramadhan 2026 Berlayar Naik KRI Semarang-594
- Ketika Pelaksanaan Bongkar Muat di Pelabuhan Tak Sesuai Perencanaan Teknologi Operasi Kembaran Digital Super Cerdas Hadir Menyelesaikan
- Arus Mudik Lebaran 2026, Pelindo Perkuat Koordinasi Lintas Sektoral
- 108 Ribu Penumpang, 353 Ribu Kendaraan Diprediksi Menyeberang dari Sumatera-Jawa
- Patroli Laut KRI Siribua-859, Kodaeral XII Amankan Objek Vital Nasional di Tengah Dinamika Geopolitik
- Turun dari Kapal, Truk Bawa Puluhan Ribu Rokok Ilegal Dicegat Prajurit Lanal Mataram
- Presiden Prabowo Ajak Jadikan Al Quran Sebagai Sumber Persatuan dan Kedamaian Bangsa
- PELNI Pulangkan Hewan Endemik Papua Selundupan di KM Sinabung
Awal Tahun 2026 Bongkar Muat IPC TPK Catat Kinerja Positif

Keterangan Gambar : IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) mengawali tahun 2026 dengan mencatatkan kinerja operasional yang positif. Foto: IPC TPK
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) mengawali tahun 2026 dengan mencatatkan kinerja operasional yang positif. Hingga akhir Januari 2026, tercatat realisasi arus petikemas IPC TPK mencapai 299.891 TEUs.
Angka tersebut meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 280.743 TEUs atau tumbuh sekitar 6,82% (year-on-year). Pertumbuhan ini menjadi sinyal positif bagi aktivitas logistik dan perdagangan nasional di awal tahun, dengan peningkatan arus barang yang terjadi baik pada segmen internasional maupun domestik.
IPC TPK terus mendorong optimalisasi operasional terminal petikemas melalui peningkatan produktivitas, keandalan layanan, dan kolaborasi dengan para pemangku kepentingan guna memperkuat daya saing pelabuhan Indonesia.
"Pertumbuhan ini mencerminkan optimisme pelaku usaha dan efektivitas strategi operasional kami dalam merespons dinamika perdagangan global maupun domestik yang terus menguat. Capaian ini juga selaras dengan arah transformasi Pelindo dalam menciptakan layanan kepelabuhanan yang terintegrasi, andal, dan berdaya saing global," ujar Pramestie Wulandary, Corporate Secretary IPC TPK dalam keterangan tertulisnya, Jumat (13/2/2026).
Peningkatan kinerja IPC TPK dipengaruhi oleh pertumbuhan yang signifikan di beberapa area operasi. Area Panjang meraih peningkatan kinerja tertinggi yakni 16% dibanding tahun sebelumnya. Disusul oleh Area Tanjung Priok 1 meningkat 10,2% dan Area Tanjung Priok 2 meningkat 8%. Capaian ini menunjukkan konsistensi IPC TPK dalam memperkuat kapasitas layanan terminal sekaligus mendukung kelancaran arus logistik di wilayah operasional utama.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan nilai ekspor Indonesia mencapai US$282,91 miliar selama tahun 2025. Bila dibandingkan dengan periode yang sama sebelumnya, ekspor tumbuh 6,15%. Ekspor nonmigas yang menyokong pertumbuhan ekspor-impor Indonesia di tahun 2025 terbagi dalam tiga kelompok.
Baca Lainnya :
- Lonjakan Arus Barang Ramadan, IPC Terminal Petikemas, Optimalkan Fasilitas dan Layanan Terminal0
- IPC TPK Peringati Bulan K3 Nasional, Dorong Penerapan Defensive Driving di Lingkungan Pelabuhan0
- Berthing Window 2026 IPC TPK, Perkuat Sinergi Optimalisasi Layanan Terminal0
- Arus Petikemas IPC TPK Pontianak Dinamis Tumbuh 7,47% Sepanjang 2025, Logistik Kalbar Menggeliat0
- IPC TPK Implementasi ESG Utamakan Keselamatan Kerja, TKBM Dilatih K30
Pertama yaitu sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan berkontribusi senilai US$6,88 miliar selama Januari–Desember 2025 atau tumbuh 21,01% dari posisi yang sama pada 2024. Kedua, sektor pertambangan dan lainnya sebesar US$35,86 miliar selama tahun 2025 yang mengalami kontraksi sebesar 23%. Ketiga, industri pengolahan sebesar US$227,1 miliar selama tahun 2025 atau tumbuh sebesar 14,47%.
Hadapi Arus Perdagangan
Sejalan dengan fokus IPC TPK di tahun 2026 dalam memperkuat operational excellence, digitalisasi layanan, serta peningkatan customer experience, perusahaan terus melakukan berbagai upaya peningkatan produktivitas dan optimalisasi fasilitas terminal guna memastikan kesiapan menghadapi potensi peningkatan arus perdagangan.
"IPC TPK terus berupaya menjaga momentum tersebut di awal 2026. Kami fokus memastikan layanan terminal siap memfasilitasi kenaikan volume perdagangan, memperkuat kolaborasi dengan stakeholder, serta mendukung integrasi layanan kepelabuhanan nasional demi menjaga efisiensi rantai pasok," tutup Pramestie. (Arry/Mar)











