- Bantu Pelindo Cegah Macet di Priok, Pemprov DKI Pinjamkan Lahan Parkir Truk Kontainer 5 Hektare
- Dilepas Kasal, Wamendag, Wamen UMKM: KRI Bima Suci Bawa Taruna AAL dan Cadet ASEAN Keliling 8 Negara
- PM Takaichi: Jepang-Indonesia Siap Perkuat Ekonomi, Maritim dan
- Wakasal Pimpin Deck Reception Taruna AAL dan ASEAN Plus Cadet Sail di Geladak KRI Bima Suci
- Gala Premiere The Hostages Hero, Kisah Nyata Heroisme Prajurit TNI AL
- Disambut Kodaeral III, 3 Kapal Perang Rusia Merapat di Tanjung Priok, Ada Apa ?
- Arus Balik Lebaran Melonjak, Sehari PELNI Layani 27 Ribu Penumpang
- Serunya HBH PWI Jaya, Potluck 50 Menu dari Bakso, Lupis, Pempek hingga Pisang Rebus Bikin Ngiler
- Geliat Angkutan Lebaran, 147,55 Juta Orang Lakukan Perjalanan, Lebih Separuh dari Jumlah Penduduk
- Arus Balik di Tol Trans Jawa Lancar, Menhub: 2,9 Juta Kendaraan Sudah Masuk Jakarta
Asyiiik... Sumenep-Madura Bisa Naik Pesawat,Bandara Trunojoyo Diresmikan

Keterangan Gambar : Peresmian Bandara Trunojoyo.Foto : Ist
Indonesiamaritimenews.com (IMN),MADURA – Bandara Trunojoyo di Kabupaten Sumenep, Pulau Madura, Jawa Timur, mulai dioperasikan setelah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo Rabu (20/4/2022).
Kehadiran Bandara ini diharapkan meningkatkan konektivitas dari dan ke Pulau Madura. Selain itu juga membuka keterisolasian pulau-pulau terpencil yang ada di sekitarnya seperti Pulau Bawean dan Pulau Pagerungan.
“Alhamdulillah Bandara Trunojoyo telah selesai dibangun dan siap untuk dimanfaatkan melayani kebutuhan masyarakat di Pulau Madura dan pulau lainnya di sekitarnya,” kata Presiden salam sambutannya.
Baca Lainnya :
- Waduh! Pemudik Siap-siap Rogoh Kocek, Tiket Pesawat Bakal Naik 20 Persen0
- Kejutan! Dirjen Kemendag dan 3 Pengusaha Jadi Tersangka Hilangnya Minyak Goreng 0
- Buruan! Tiket Kereta Api Mudik Lebaran Hampir Ludes Sudah Terjual 90 Persen8
- Ini Langkah Kemenhub Hadapi Lonjakan Arus Mudik-Balik Lebaran0
- Halo Pemudik, Jalur Bekasi-Semarang dan Merak-Bakauheni Bakal Padat 0
Dengan adanya pelayanan transportasi udara, dapat memangkas waktu tempuh perjalanan dari Madura ke pulau-pulau kecil di sekitarnya maupun sebaliknya. “Jika menggunakan kapal bisa berhari-hari. Dengan pesawat hanya satu jam saja,” jelasnya.
Turut hadir mendampingi Menteri Sekretariat Negara Pratikno, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri BUMN Erick Thohir, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Sumenep Achmad Fauzi.
PERTUMBUHAN EKONOMI
Lebih lanjut Presiden Jokowi meminta, menjelang lebaran Idul Fitri dapat diadakan pelayanan penerbangan dari Sumenep ke Surabaya PP dan Sumenep ke Jakarta PP. “Kita coba apakah akan penuh atau tidak penumpangnya. Menurut saya Insha Allah penuh,” kata Jokowi.
Ia berharap, hadirnya pelayanan transportasi udara semakin melancarkan mobilitas masyarakat, sehingga memunculkan titik-titik pertumbuhan ekonomi baru, serta usaha baru dan lapangan kerja baru.
POTENSI WISATA
Sementara itu Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan bahwa Bandara ini berpotensi untuk melayani rute-rute ke Bali, Banjarmasin dan Jakarta. “Karena banyak Masyarakat Madura yang bekerja di Kalimantan, Jakarta, dan Bali,” ucap Menhub.
Saat ini, Bandara Trunojoyo telah melayani beberapa rute yakni: Sumenep-Surabaya PP, Sumenep-Bawean PP, Sumenep-Pagerungan PP, dan Sumenep-Banyuwangi PP.
Menhub berharap, kehadiran bandara ini dapat mengembangkan potensi wisata dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat di Madura dan di Jawa Timur. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Jawa Timur, Pemkab Sumenep, dan unsur terkait lainnya yang telah membantu kelancaran pembangunan dan pengembangan Bandara Trunojoyo,” jelas Menhub.
Meski di masa Covid-19, Kemenhub tetap berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur transportasi. Sejumlah pembangunan dan pengembangan dilakukan di Bandara Trunojoyo melalui sumber pembiayaan APBN.
Sejak tahun 2018 hingga 2020, telah dibangun gedung terminal baru seluas 3.600 m2 dengan kapasitas 129 ribu penumpang per tahunnya. Pembangunan terminal baru dilakukan melalui tiga tahap, tahap pertama dilakukan pada tahun 2018 untuk pembangunan struktur bangunan terminal, tahap kedua dilakukan pada tahun 2019 untuk pembangunan gedung terminal lantai 1.
Selanjutnya tahap ketiga dilaksanakan pada tahun 2020 untuk pembangunan gedung terminal lantai 2. Bandara Trunojoyio memiliki landasan pacu (runway) sepanjang 1.600 meter x 30 meter sehingga sudah bisa didarati pesawat jenis ATR72. ( Arry/Oriz)











