Kapal Perang Fregat Kerajaan Belanda HNLMS DE RUYTER F 804 Memasuki Indonesia

By Indonesia Maritime News 14 Mei 2026, 20:21:12 WIB Hankam
Kapal Perang Fregat Kerajaan Belanda HNLMS DE RUYTER F 804 Memasuki Indonesia

Keterangan Gambar : Kapal Perang Angkatan Laut Belanda HNLMS DE RUYTER F 804 tiba di Dermaga Jamrud Utara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Kamis (14/5/2026). Foto: Dispenal


Indonesiamaritimenews.com (IMN), SURABAYA: Kapal Perang Angkatan Laut Belanda HNLMS DE RUYTER F 804 tiba di Dermaga Jamrud Utara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Kamis (14/5/2026).

Kedatangan kapal perang tersebut dalam rangka pengembangan kerja sama dan hubungan baik antara TNI AL Indonesia dengan Angkatan Laut Belanda. Kapal perang jenis fregat tersebut memiliki panjang 144,24 meter, lebar 18,8 meter, draught 7,2 meter, gross tonnage 6.050 ton, serta mampu melaju dengan kecepatan hingga 30 knots.

Penyambutan dihadiri sejumlah pejabat Kodaeral V, antara lain Asrena Dankodaeral V Kolonel Laut (P) Erwin Herdianto; Kakuwil Kodaeral V Kolonel Laut (S) Arso Bawono; Kadisharkan Kodaeral V Kolonel Laut (T) Dian Sasongko; Kadisminpers Kodaeral V Kolonel Laut (P) Moh. Hanif; serta Paban Ops Sops Kodaeral V Letkol Teguh Abiwibowo.

Baca Lainnya :

Hadir pula perwakilan Angkatan Laut Belanda dan Kedutaan Besar Belanda, di antaranya Ambassador Marc Gerritsen; Deputy Defence Attaché Cdr Patrick Stahli; Asisten Athan Retno Sukesih; serta perwakilan Netherlands Business Support Office (NBSO).

Prosesi penyambutan dilaksanakan secara tradisional dengan pengalungan bunga kepada Komandan dan ABK HNLMS DE RUYTER F 804, diiringi penampilan Tari Remong Manunggal Cipta Mandiri khas Surabaya. 

Kapal perang HNLMS DE RUYTER F 804 beserta 169 personel awak kapal dijadwalkan berada di Surabaya selama empat hari, mulai 14 hingga 17 Mei 2026. Selama berada di Surabaya, akan dilaksanakan sejumlah kegiatan kedinasan dan diplomasi militer, termasuk Courtesy Call ke Koarmada II serta kegiatan Deck Reception yang dihadiri pejabat TNI AL dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. (Bow/Mar)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook