Ini Langkah Kemenhub Hadapi Lonjakan Arus Mudik-Balik Lebaran

By Indonesia Maritime News 17 Apr 2022, 15:06:15 WIB Perhubungan
Ini Langkah  Kemenhub  Hadapi   Lonjakan Arus Mudik-Balik Lebaran

Keterangan Gambar : Apel Kesiagaan Pos Koordinasi (Posko) Penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran Tahun 2022 (1443 H).Foto: Ist


Indonesiamaritimenews.com ( IMN),JAKARTA:Kepala Kantor Kesyahbandaran dikumpulkan  di  Pelabuhan Tanjung Priok mengikuti apel  siaga menghadapi lonjakan penumpang pada arus mudik dan arus balik Lebaran 2022 dan kembali diingatkan  keselamatan dan kesehatan penumpang serta awak kapal, menjadi prioritas yang harus diperhatikan. 

Untuk memastikan kesiapan para stakeholder, Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menggelar ‘Apel Kesiagaan Pos Koordinasi (Posko) Penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran Tahun 2022 (1443 H)’. 

Apel digelar di Dermaga Terminal Penumpang Nusantara Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara, Minggu (17/4/2022) diikuti oleh 105 orang perwakilan dari instansi terkait. Tujuannya, memastikan kesiapan petugas, instansi terkait dan penyedia jasa yang terlibat langsung dalam Pelaksanaan Angkutan Laut Lebaran Tahun 2022 (1443 H) mendatang.

Baca Lainnya :

Bertindak sebagai inspektur  upacara Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama (KSU) Pelabuhan Tanjung Priok, Andi Hartono, mewakili PLT Direktur Jenderal Perhubungan Laut. Dalam sambutannya menyatakan kegiatan mudik Lebaran tetap dilaksanakan meski pandemi masih berlangsung.

“Direktorat Jenderal Perhubungan Laut turut berperan aktif dalam mempersiapkan angkutan mudik Lebaran tahun 2022,” kata Andi Hartono.


STRATEGI YANG DILAKUKAN

Menurut Andi, pemerintah berupaya menjamin  keselamatan dan kesehatan penumpang, awak kapal, dan petugas pelabuhan, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dalam rangka mengurangi risiko penyebaran Covid-19.

Guna memastikan seluruh armada kapal dalam keadaan laiklaut, para Kepala Kantor Kesyahbandaran, Kepala KSOP Khusus Batam, Kepala KSOP Kelas I s/d IV dan Kepala UPP Kelas I s/d III diinstrusikan untuk melaksanakan uji kelaiklautan di wilayah kerjanya.

Andi Hartono menyatakan pihaknya juga memberikan perhatian yang tinggi pada keadaan cuaca yang terjadi saat keberangkatan kapal. “Agar  kapal yang beroperasi bisa beroperasi dengan lancar di perairan terkait kondisi cuaca,” kata Andi Hartono seusai acara.

JUMLAH PENUMPANG

Sementara itu, Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan (OP) Tanjung Priok, Capt. Wisnu Handoko menyatakan jumlah penumpang yang melalui terminal penumpang Pelabuhan Tanjung Priok diperkirakan mencapai 40 sampai 50 ribu orang. Puncak  mudik Lebaran diprediksi pada tanggal 28 dan 29  April.

“Kepadatan pada masa puncak, yaitu penumpang ruas trayek Tanjung Priok tujuan Makassar, dan Tanjung Priok tujuan Belawan,” jelas Wisnu. Jumlah kapal yang tersedia, menurut Wisnu dapat dilayani oleh armada yang tersedia.

Sedangkan soal mudik gratis menggunakan kapal laut, Wisnu menyatakan kegiatan tersebut program Sinergi BUMN. Dari Pelabuhan Tanjung Priok juga disediakan dua kapal gratis yang difasilitasi PT Pelni, yakni KM  Dobonsolo tujuan Semarang dan KM Ciremai dengan tujuan Surabaya.

“Mudik gratis dengan kapal laut disediakan untuk melayani pemudik yang menggunakan kendaraan bermotor,” ungkap Wisnu.

Ditegaskan Wisnu,  salah satu poin yang menjadi prioritas sesuai instruksi Menteri Perhubungan adalah penerapan protokol kesehatan Covid-19 serta pelaksanaan vaksin booster bagi para penumpang. (Arry/Oriz)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook