- Indonesia Tuan Rumah Regional Marpolex 2026, Gandeng Filipina dan Jepang Tanggulangi Pencemaran Laut
- Dukung Konektivitas Nasional, PELNI dan BPH Migas Perkuat Tata Kelola JBT
- Presiden Prabowo Luncurkan 11 Proyek Hilirisasi dan Lepas Perdana Ekspor Baterai Kendaraan Listrik
- 800 Pati TNI dan Polri Dikumpulkan di Istana, Ini Taklimat Presiden Prabowo Soal Keadaan Negara
- PELNI Tebar Ribuan Life Jacket, Peduli Keselamatan Masyarakat Pesisir
- Operasi Penyergapan Tengah Malam, Penyelundupan 8,8 Ton Pasir Timah Ilegal Digagalkan TNI AL
- 5 Bulan Disandera Perompak Somalia, 4 ABK Kapal MT Honour 25 Selamat Bisa Kembali ke Indonesia
- Tok! DPR Sahkan UU Ketenagakerjaan, Ini 13 Poin Aturan Baru Lindungi Pekerja
- Tolak Kekerasan, KKP Jamin Keselamatan Awak Kapal Perikanan, Catat Nomor Pengaduan 24 Jam
- Dugaan Penyiksaan ABK, KKP Tangguhkan Izin Operasional KM Maulana 23
Tasyakuran Hardik TNI AL, Kasal Tekankan Pentingnya Bangun Prajurit Jalasena Unggul dan Profesional

Keterangan Gambar : Peringatan Hari Pendidikan TNI Angkatan Laut (Hardikal) ke-80 Tahun 2026 di Gedung Samudera Bumimoro (GSB) Kodiklatal, Surabaya, Selasa (12/5/2026). Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), SURABAYA: Prajurit TNI AL harus memiliki kemampuan, disiplin, serta penguasaan teknologi modern yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Fondasi utama prajurit Jalasena tercermin melalui integritas, loyalitas, jiwa patriotisme, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
Hal ini ditegaskan oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali pada peringatan Hari Pendidikan TNI Angkatan Laut (Hardikal) ke-80 Tahun 2026, yang berlangsung di Gedung Samudera Bumimoro (GSB) Kodiklatal, Surabaya, Selasa (12/5/2026).
Kasal juga menegaskan, Peringatan Hari Pendidikan TNI Angkatan Laut merupakan momentum penting dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan profesional. Menurutnya, prajurit TNI AL harus memiliki kemampuan, disiplin, serta penguasaan teknologi modern yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Baca Lainnya :
- Delegasi TNI AL Tinjau Industri Penerbangan di Italia, Lirik Pesawat A-Viator0
- Kapal Survei dan Pemetaan Canggih, KRI Canopus-936 Siap Wujudkan Indonesia Poros Maritim Dunia0
- KRI Bima Suci Sandar di Vietnam, Atraksi Genderang Suling Gita Jala Taruna Bikin Pengunjung Terpukau0
- Kunjungi Pulau Terluar, Dankodaeral VII Tegaskan Komitmen TNI AL Jaga Kedaulatan dan Keamanan Perbatasan NKRI0
- Siaga Hadapi Ancaman Udara, KRI Teluk Sibolga-536 Satfib Koarmada I Asah Kemampuan Tempur0
Lebih lanjut, Kasal menekankan bahwa karakter menjadi fondasi utama seorang prajurit Jalasena, yang tercermin melalui integritas, loyalitas, jiwa patriotisme, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Nilai-nilai tersebut menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan TNI Angkatan Laut yang profesional, modern, dan tangguh menghadapi tantangan masa depan.
Suasana penuh kebersamaan dan rasa syukur mewarnai peringatan delapan dekade pengabdian lembaga pendidikan TNI Angkatan Laut dalam mencetak prajurit-prajurit terbaik bangsa. Hadir pula Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) V Laksda TNI Ali Triswanto, didampingi Ketua Daerah V Gabungan Jalasenastri Koarmada RI Ny. Sandya Ali Triswanto.
Momentum tasyakuran ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Kasal Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali didampingi Ketua Umum Jalasenastri Ny. Fera Muhammad Ali sebagai simbol rasa syukur dan harapan untuk kemajuan pendidikan TNI AL ke depan. Potongan tumpeng pertama diberikan kepada perwakilan Dosen Terbaik dan Taruni Akademi Angkatan Laut (AAL) sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi, prestasi, dan semangat pengabdian dalam dunia pendidikan TNI AL.
Sementara itu Komandan Kodiklatal (Dankodiklatal) Letjen TNI Marinir Nur Alamsyah dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Hardikal ke-80 menjadi momentum refleksi sekaligus rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berbagai capaian dan prestasi lembaga pendidikan TNI Angkatan Laut selama 80 tahun mengabdi kepada bangsa dan negara.
“Mengusung tema ‘Mendidik Prajurit Samudera yang Profesional dan Berkarakter’, mari kita jadikan momentum ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan peran dan kontribusi lembaga pendidikan TNI AL dalam membentuk prajurit Jalasena yang profesional dan berkarakter,” ujar Dankodiklatal.
Acara tasyakuran berlangsung meriah dengan penampilan teatrikal sejarah Pendidikan TNI Angkatan Laut dan penampilan lagu medley serta tarian dari berbagai daerah di Indonesia. Ragam pertunjukan budaya tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mencerminkan semangat persatuan, keberagaman, serta kecintaan terhadap budaya Nusantara yang terus dijaga di lingkungan TNI Angkatan Laut. (Arry/Mar)











