- ASDP Peduli Desa Adat dan Budaya Bali, Gelontorkan Bantuan Rp1 Miliar
- Pelindo Hadir Restorasi Terumbu Karang dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir di Labuan Bajo
- Moncer Trafik Petikemas IPC TPK Tembus 1,49 Juta TEUs
- Sebagai Kekuatan Sosial dan Budaya, Ketua IKANAS Erwan Rozadi Ajak Keluarga Besar Nasution Bangun Sumut
- Hanyut ke Kalbar, Kapal Ikan Malaysia Dikawal Kodaeral XII Pulang Disambut APPM di Perbatasan
- Dampak Pemadaman Listrik di Sumut, Bobby Nasution Desak PLN Beri Kompensasi
- Kadet AAL Tampil di Hari Besar Rusia 2026, Genderang Sulung Gita Jala Taruna Memukau
- KKP Bawa Kembali Produk Perikanan Budi Daya Masuk Pasar Uni Eropa
- Ketika Kekuasaan Tidak Terawasi maka Kemanusiaan akan Menjadi Korban
- Operasi Gugus Tempur Laut, KRI Imam Bonjol Amankan 10 ABK Kapal Ikan Diduga Pakai Sabu
Wujudkan Ekonomi Biru, KKP Gandeng BKKBN, Bank Mandiri dan Polri

Keterangan Gambar : Menteri Kelautan dan Perikanan Wahyu Trenggono. Foto: KKP
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Kementerian Kelautan dan Perikanan memperkuat kolaborasi dan sinergi dengan beberapa stakeholder untuk wujudkan Ekonomi Biru yang inklusif dan berkelanjutan.
Hal ini ditandai dengan penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara KKP dengan Badan Keamanan Laut (Bakamla), Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Polri, serta PT Bank Mandiri (Persero), Tbk.
Menteri Kelautan dan Perikanan dalam sambutannya mengatakan, KKP tidak bisa bekerja sendiri dengan luasan Indonesia yang begitu besar. "Ada 17.504 pulau yang tidak bisa dijangkau secara manual. Kita juga sudah memiliki teknologi satelit, tapi tidak bisa menjangkau yang lebih detail lagi karena sedang dalam tahap pembangunan yang lebih baik lagi," kata Trenggono, Senin (14/10/2024).
Baca Lainnya :
- 16 Kontainer Produk Perikanan Diekspor ke Mancanegara, Menteri Trenggono: Produk Indonesia Primadona0
- Catat! IMO Tetapkan Gili Matra dan Nusa Penida Kawasan Laut Sensitif0
- Dikejar Aparat KKP, Kapal Bawa Rp13,2 Miliar Benih Bening Lobster Kandas di Pulau0
- Program Makanan Bergizi Gratis, KKP Gandeng Pemangku Kepentingan0
- Ikan Aligator Gar Dilarang Dipelihara, Ini Kata KKP0
"Tapi kita memiliki suatu kekuatan yang bisa mendukung dalam keterbatasan-keterbatasan itu, yaitu bersinergi dan kolaborasi dengan Lembaga-lembaga terkait seperti Bakamla, Kepolisian RI, BKKBN, lalu pendukung utama kita di sektor keuangan yaitu Bank Mandiri," sambung Trenggono.
Ia mengungkapkan, KKP telah mengimplementasikan lima arah kebijakan Ekonomi Biru, yaitu memperluas kawasan konservasi laut, penangkapan ikan terukur berbasis kuota, pengembangan budi daya laut, pesisir, dan darat yang berkelanjutan, pengawasan dan pengendalian kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil, serta pembersihan sampah plastik di laut melalui gerakan partisipasi nelayan yaitu bulan cinta laut. Dalam implementasinya KKP perlu dukungan dari para stakeholder.
Kerja sama KKP dengan para mitra ini meliputi kerja sama baru dan juga kerja sama untuk melanjutkan kolaborasi yang sudah berjalan sebelumnya. Dengan Bakamla, KKP berkolaborasi terutama dalam pengamanan dan pengawasan sumber daya keluatan dan perikanan.
"KKP dan Bakamla telah menggelar patroli dan operasi bersama dalam rangka pengawasan dan pencegahan IUU Fishing serta penguatan pengawasan di laut dalam mendukung kebijakan penangkapan ikan secara terukur berbasis kuota," jelas Trenggono.
DORONG KONSUMSI IKAN
Dalam bekerja sama dengan BKKBN, kedua pihak mendorong konsumsi ikan keluarga di wilayah pesisir untuk mencegah stunting dan pelaksanaan program pengarusutamaan gender.
KKP dan Bank Mandiri juga akan berkolaborasi untuk pemanfaatan produk dan pelayanan jasa perbankan seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi masyarakat kelautan dan perikanan serta program CSR dalam mendukung program Kampung Nelayan dan Kampung Budi Daya. Sedangkan kerja sama KKP dengan Polri meliputi bantuan pengamanan dan penegakan hukum sektor kelautan dan perikanan.
Trenggono berharap dengan adanya kolaborasi dan sinergi kemitraan ini bisa mendorong potensi besar di sektor kelautan dan perikanan dapat menguasai pasar global di masa depan.
“Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada Bakamla, BKKBN, Kepolisian RI, dan Bank Mandiri. Memang membawa sesuatu itu tidak bisa instan, tapi ketika kita sudah bisa melihat itu bisa menjadi potensi besar, itulah masa depannya,” tandas Menteri Trenggono. (Riz/Oryza)











