- Lebaran 2026, IPC TPK Berangkatkan 500 Pemudik Tujuan Semarang
- Dorong Pertumbuhan Industri, Pelindo Tambah 4 Quay Container Crane di Terminal Peti Kemas Semarang
- Pelindo Group Berangkatkan 7.570 Peserta Mudik Gratis 2026, Dirut: Tradisi Satukan Bangsa
- Penyesuaian Sistem Gate Pass Pelayanan Terminal Peti Kemas Tanjung Priok Berjalan Normal
- Edan! H-7 Lebaran Merak-Bakauheni Ditempuh 5 Jam, Buka Puasa Cuma Minum Air
- Ini Langkah Pelindo Multi Terminal Perkuat Implementasi Safety Culture di Seluruh Terminal Nonpetikemas
- Pesantren Kilat di Kapal Perang TNI AL Selesai, Ratusan Pelajar Peroleh Ilmu Agama dan Perkuat Karakter
- Setahun Danantara Indonesia, Presiden Prabowo Tekankan Integritas dan Tata Kelola Jangka Panjang
- Mudik Nyaman Bersama PELNI, 1.230 Pemudik Naik Kapal Gratis Balikpapan-Surabaya
- PELNI Ajak Pejabat BP BUMN dan Kemenhub ke Tanjung Priok Pantau Langsung Arus Mudik Lebaran 2026
Waduh! Kapal Berbendera Malaysia Nekat Selundupkan Minyak Sawit

Keterangan Gambar : Salah satu ABK diinterogasi anggota TNI AL. Foto: Lanal Dumai
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA : Satu kapal tunda dan satu kapal tongkang berbendera Malaysia, ditangkap TNI AL di perairan Utara Pulau Bengkalis, Riau. Kedua kapal itu nekat berupaya menyelundupkan minyak sawit ke Malaysia.
Pangkoarmada I, Laksamana Muda TNI Arsyad Abdullah mengatakan, kapal tunda TB Ever Sunrise dan tongkang TK Ever Carrier awalnya memuat minyak sawit dari Dumai menuju Malaysia. Namun mereka berangkat tanpa dilengkapi dokumen yang sah, dan sudah kadaluarsa.
Dalam kapal tersebut, petugas menemukan 1.799,956 MT Palm Acid Oil atau minyak sawit kotor yang akan diselundupkan para pelaku dari Riau.
Baca Lainnya :
- Wuiih... Indonesia Kembangkan Induk Udang Vaname Unggul, Memenuhi Target Nasional 2 Juta Ton 0
- Ini Janji DPR Kepada Mahasiswa Saat Demo di Senayan0
- Waduuuh...Jatah Mudik Gratis Cuma 10.500 Orang0
- Catat! 69 Kapal Ferry Merak-Bakauheni Layani Mudik Lebaran 2022 Jawa-Sumatera0
- Pemudik Melonjak 85,5 Juta Orang Terbanyak Lewat Darat0
"KRI Sigurot-864 yang sedang patroli di perairan Selat Malaka langsung melakukan pengejaran dan penangkapan pada Minggu, 4 April sekitar pukul 14.00 WIB. Ditemukan tanda-tanda kapal berada di Perairan Utara Pulau Bengkalis, Riau," kata Arsyad dalam keterangan tertulis yang dikutip Rabu (13/4/2022).
Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas mendapati kapal tunda TB Ever Sunrise sedang menarik tongkang TK Ever Carrier. Di kapal itu ada enam WNI dan empat WNI di kapal itu.
Para ABK mengaku muatan minyak sawit kotor 1.799,959 MT diangkut dari Dumai tujuan Johor, Malaysia. Namun, dokumen yang mereka kantongi sudah kadaluarsa. Beberapa dokumen yang tidak ada yakni nota pelayanan ekspor, dokumen pemberitahuan ekspor barang dan ijin bongkar muat barang khusus berbahaya.
Sementara surat persetujuan keagenan kapal asing dan sertifikat anti-fouling internasional telah kadaluarsa. Petugas mengamankan 10 ABK untuk.diproses lebih lanjut.( (Riz/ Oriz)











