- ASDP Peduli Desa Adat dan Budaya Bali, Gelontorkan Bantuan Rp1 Miliar
- Pelindo Hadir Restorasi Terumbu Karang dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir di Labuan Bajo
- Moncer Trafik Petikemas IPC TPK Tembus 1,49 Juta TEUs
- Sebagai Kekuatan Sosial dan Budaya, Ketua IKANAS Erwan Rozadi Ajak Keluarga Besar Nasution Bangun Sumut
- Hanyut ke Kalbar, Kapal Ikan Malaysia Dikawal Kodaeral XII Pulang Disambut APPM di Perbatasan
- Dampak Pemadaman Listrik di Sumut, Bobby Nasution Desak PLN Beri Kompensasi
- Kadet AAL Tampil di Hari Besar Rusia 2026, Genderang Sulung Gita Jala Taruna Memukau
- KKP Bawa Kembali Produk Perikanan Budi Daya Masuk Pasar Uni Eropa
- Ketika Kekuasaan Tidak Terawasi maka Kemanusiaan akan Menjadi Korban
- Operasi Gugus Tempur Laut, KRI Imam Bonjol Amankan 10 ABK Kapal Ikan Diduga Pakai Sabu
TNI AL Gelar Latihan Gabungan dengan Angkatan Laut Amerika dan Singapura di Laut Jawa

Keterangan Gambar : TNI AL Gelar Latihan Gabungan dengan Angkatan Laut Amerika dan Singapura di Laut Jawa. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), SURABAYA: Dalam Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) 2023, unsur-unsur dari TNI AL bersama Angkatan Laut Amerika dan Singapura melakukan berbagai serial latihan saat melaksanakan operasi laut gabungan di Laut Jawa tepatnya perairan utara Pulau Madura, Sabtu (9/9/2023).
Latihan yang dilaksanakan antara lain adalah Photo Exercise (Photoex) yaitu pengambilan foto menggunakan Heli Panther dari Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) yang onboard di KRI Hasanuddin-366 saat unsur kapal perang sedang melaksanakan manuver dalam formasi Garuda Shield.
Baca Lainnya :
- Ekspedisi Rupiah Selesai, KRI Dr. Wahidin Sudiro Husodo-991 Sandar di Ambon0
- KKP Siap Dukung Implementasi ASEAN Blue Economy Framework0
- Gugah Kesadaran Keselamatan Pelayaran, Kemenhub Bagikan Life Jacket0
- Transaksi Bisnis Transportasi Laut dan Perusahaan Pelayaran Wajib Gunakan Rupiah0
- Buron 4 Bulan, Pengusaha Dito Mahendra Dibekuk Bareskrim Polri di Bali0
Unsur yang melaksanakan formasi dari TNI AL tersebut adalah: KRI Surabaya-591 (KRI SBY-591), KRI I Gusti Ngurah Rai-32 (KRI GNR-332), KRI Teluk Banten-516 (KRI TBT-516) dan KRI Sultan Hasanuddin-366 (KRI SHN-366).
Sedangkan dari Amerika adalah USS Greenbay-20 (USS GBY-20) dan dari Singapura adalah RSS Endeavour-210 (RSS ENV-210) dan RSS Vigour-92 (RSS VGR-92).
Setelah pelaksanaan Photoex, dilaksanakan latihan Intelligence Surveillance and Reconnaissance (ISR) yaitu latihan mendeteksi kapal permukaan yang dilakukan oleh KRI SHN-366, KRI GNR-332, RSS ENV-210 dan RSS VGR-92, dengan sasaran latihannya adalah KRI Tombak-629 (KRI TOK-629) yang posisinya berada di balik cakrawala.
Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) SGS 2023 ini memainkan skenario latihan yang lebih komplek, dengan meningkatkan interoperabilitas dari seluruh elemen yang berkontribusi pada SGS 2023.
Latihan dilanjutkan dengan serial latihan Gun Exercise (Gunex) yang dilaksanakan oleh KRI SHN-366, KRI GNR-332, RSS ENV-210 dan RSS VGR-92 menggunakan meriam utama dari masing-masing kapal dengan sasaran Tomato Killer yang berada dijarak 4 NM dari kapal penembak.
Setelah seluruh serial latihan pada hari kedua selesai dilaksanakan, konvoi kapal bergerak menuju daerah pantai pendaratan yang berada di Pantai Banongan, Asembagus, Situbando, sebagai sasaran operasi amfibi yang akan direbut keesokan harinya pada hari Minggu dini hari (10/09).
Dalam kesempatan terpisah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali menyampaikan bahwa keterlibatan TNI AL dalam Latgabma SGS 2023, selain untuk meningkatkan, pengetahuan dan pengalaman prajurit TNI AL dalam melaksanakan latihan gabungan bersama, juga untuk menjalin hubungan diplomasi dan kerjasama militer dengan negara-negara sahabat. (ARRY/Oryza)











