- Heboh Pulau Umang di Banten Dijual Rp65 Miliar, KKP: Langsung Kami Segel
- Taklukkan Medan Sulit Samudra Atlantik, KRI Conapus-936 Sandar di Afrika Selatan
- Layanan Pelindo Masa Angkutan Lebaran 2026 Tembus 2,6 Juta Penumpang, Meningkat 24 %
- PELNI dan Meratus Line Perluas Kerja Sama Strategis Program Tol Laut
- Kapal Perang Fregat Angkatan Laut Thailand Singgah di Surabaya, Ini Kekuatannya
- Yuhuu... 441 Riders Cilik Bersaing Ketat di Kejurnas Push Bike Race Kapten Morgan Tahun 2026
- Mengapa Perencanaan Pelabuhan Selalu Berjalan Tidak Sempurna ?
- Presiden Prabowo Pamit dari Ketua Umum IPSI: Seorang Pendekar adalah Sampai Nafas Terakhir
- Hasil Survei Kepuasan Publik: ASDP Sukses Kelola Mudik Lebaran 2026
- ASDP Perkuat Layanan dan Konektivitas Tarakan–Sebawang, Berikut Daftar Tarif Setelah Penyesuaian
TNI AL Gelar Latihan Gabungan dengan Angkatan Laut Amerika dan Singapura di Laut Jawa

Keterangan Gambar : TNI AL Gelar Latihan Gabungan dengan Angkatan Laut Amerika dan Singapura di Laut Jawa. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), SURABAYA: Dalam Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) 2023, unsur-unsur dari TNI AL bersama Angkatan Laut Amerika dan Singapura melakukan berbagai serial latihan saat melaksanakan operasi laut gabungan di Laut Jawa tepatnya perairan utara Pulau Madura, Sabtu (9/9/2023).
Latihan yang dilaksanakan antara lain adalah Photo Exercise (Photoex) yaitu pengambilan foto menggunakan Heli Panther dari Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) yang onboard di KRI Hasanuddin-366 saat unsur kapal perang sedang melaksanakan manuver dalam formasi Garuda Shield.
Baca Lainnya :
- Ekspedisi Rupiah Selesai, KRI Dr. Wahidin Sudiro Husodo-991 Sandar di Ambon0
- KKP Siap Dukung Implementasi ASEAN Blue Economy Framework0
- Gugah Kesadaran Keselamatan Pelayaran, Kemenhub Bagikan Life Jacket0
- Transaksi Bisnis Transportasi Laut dan Perusahaan Pelayaran Wajib Gunakan Rupiah0
- Buron 4 Bulan, Pengusaha Dito Mahendra Dibekuk Bareskrim Polri di Bali0
Unsur yang melaksanakan formasi dari TNI AL tersebut adalah: KRI Surabaya-591 (KRI SBY-591), KRI I Gusti Ngurah Rai-32 (KRI GNR-332), KRI Teluk Banten-516 (KRI TBT-516) dan KRI Sultan Hasanuddin-366 (KRI SHN-366).
Sedangkan dari Amerika adalah USS Greenbay-20 (USS GBY-20) dan dari Singapura adalah RSS Endeavour-210 (RSS ENV-210) dan RSS Vigour-92 (RSS VGR-92).
Setelah pelaksanaan Photoex, dilaksanakan latihan Intelligence Surveillance and Reconnaissance (ISR) yaitu latihan mendeteksi kapal permukaan yang dilakukan oleh KRI SHN-366, KRI GNR-332, RSS ENV-210 dan RSS VGR-92, dengan sasaran latihannya adalah KRI Tombak-629 (KRI TOK-629) yang posisinya berada di balik cakrawala.
Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) SGS 2023 ini memainkan skenario latihan yang lebih komplek, dengan meningkatkan interoperabilitas dari seluruh elemen yang berkontribusi pada SGS 2023.
Latihan dilanjutkan dengan serial latihan Gun Exercise (Gunex) yang dilaksanakan oleh KRI SHN-366, KRI GNR-332, RSS ENV-210 dan RSS VGR-92 menggunakan meriam utama dari masing-masing kapal dengan sasaran Tomato Killer yang berada dijarak 4 NM dari kapal penembak.
Setelah seluruh serial latihan pada hari kedua selesai dilaksanakan, konvoi kapal bergerak menuju daerah pantai pendaratan yang berada di Pantai Banongan, Asembagus, Situbando, sebagai sasaran operasi amfibi yang akan direbut keesokan harinya pada hari Minggu dini hari (10/09).
Dalam kesempatan terpisah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali menyampaikan bahwa keterlibatan TNI AL dalam Latgabma SGS 2023, selain untuk meningkatkan, pengetahuan dan pengalaman prajurit TNI AL dalam melaksanakan latihan gabungan bersama, juga untuk menjalin hubungan diplomasi dan kerjasama militer dengan negara-negara sahabat. (ARRY/Oryza)











