- ASDP Peduli Desa Adat dan Budaya Bali, Gelontorkan Bantuan Rp1 Miliar
- Pelindo Hadir Restorasi Terumbu Karang dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir di Labuan Bajo
- Moncer Trafik Petikemas IPC TPK Tembus 1,49 Juta TEUs
- Sebagai Kekuatan Sosial dan Budaya, Ketua IKANAS Erwan Rozadi Ajak Keluarga Besar Nasution Bangun Sumut
- Hanyut ke Kalbar, Kapal Ikan Malaysia Dikawal Kodaeral XII Pulang Disambut APPM di Perbatasan
- Dampak Pemadaman Listrik di Sumut, Bobby Nasution Desak PLN Beri Kompensasi
- Kadet AAL Tampil di Hari Besar Rusia 2026, Genderang Sulung Gita Jala Taruna Memukau
- KKP Bawa Kembali Produk Perikanan Budi Daya Masuk Pasar Uni Eropa
- Ketika Kekuasaan Tidak Terawasi maka Kemanusiaan akan Menjadi Korban
- Operasi Gugus Tempur Laut, KRI Imam Bonjol Amankan 10 ABK Kapal Ikan Diduga Pakai Sabu
Ekspedisi Rupiah Selesai, KRI Dr. Wahidin Sudiro Husodo-991 Sandar di Ambon

Keterangan Gambar : Komandan KRI dr. Wahidin Sudiro Husodo-991 menyematkan Pin ERB kepada anggota Tim Ekspedisi Rupoah Berdaulat. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), AMBON: Setelah selesai melaksanakan Ekspedisi Rupiah Berdaulat/ ERB yang digelar Bank Indonesia (BI), KRI dr. Wahidin Sudiro Husodo-991 milik Koarmada III sebagai pendukung kegiatan tersebut akhirnya sandar di Dermaga Tawiri Ambon, Jumat (08/09/23).
Seperti diketahui, BI bekerjasama dengan TNI Angkatan Laut melaksanakan Ekspedisi Rupiah dengan sasaran 5 daerah kepulauan Terdepan, Terluar, dan Terpencil (3T) di wilayah Provinsi Maluku.
Baca Lainnya :
- KKP Siap Dukung Implementasi ASEAN Blue Economy Framework0
- Gugah Kesadaran Keselamatan Pelayaran, Kemenhub Bagikan Life Jacket0
- Transaksi Bisnis Transportasi Laut dan Perusahaan Pelayaran Wajib Gunakan Rupiah0
- Buron 4 Bulan, Pengusaha Dito Mahendra Dibekuk Bareskrim Polri di Bali0
- Tiba di Banjarmasin, Tim Putih Ekspedisi Maritim Gelar Baksos dan Ziarah Makam0
Ekspedisi Rupiah Berdaulat dapat terlaksana dengan aman dan lancar, dan telah singgah di beberapa Pulau Terpencil, Terluar dan Terdepan diantaranya Pulau Banda, Pulau Kei, Dobo, Pulau Larat dan Adaut,
Di akhir pelayaran Ekpedisi Rupiah Berdaulat/ ERB tersebut, Kolonel Laut (P) Anang Setioko, S.H., MTr. Hanla., M.M. Komandan KRI dr. Wahidin Sudiro Husodo-991 menyematan Pin ERB (Ekspedisi Rupiah Berdaulat) kepada 26 orang dari Tim ERB, 20 orang perwakilan BI dari seluruh Indonesia, 3 orang dari media masa, 1 orang dari Baznas, serta 2 orang dari Lantamal IX Ambon.
Dikatakan Komandan KRI dr. Wahidin Sudiro Husodo-991, ia diberikan kehormatan untuk menyematkan Pin ERB tersebut kepada Tim ERB yang terlibat dalam ekspedisi tersebut. Sejak tahun 2023 ini, setiap peserta diberikan Pin ERB dari Bank Indonesia sebagai tanda bahwa mereka terlibat dalam Ekspedisi Rupiah Berdaulat ke pulau-pulau Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T).
Adapun pelayaran ekspedisi tersebut menggunakan kapal perang dari Satuan Kapal Bantu/Satban Koarmada III bertujuan mendistribusikan mata uang rupiah Rp17 miliar. Kegiatan ini yang berlangsung selama 7 hari, sejak diberangkatkan dari Dermaga Tawiri, Kota Ambon pada Jumat 1 September 2023 yang lalu.
Saat itu tim dilepas oleh Gubernur Maluku Murad Ismail, serta dihadiri Forkopimda Provinsi Maluku. Tim ekspedisi tersebut berjumlah 68 orang, dimana dalam ekspedisi kali ini turut serta Deputi Gubernur BI Doni P Joewono dan Waasops Kasal Laksamana Pertama TNI Ariantyo Condrowibowo.
Pada bagian lain di tempat terpisah, Pangkoarmada IIl Laksamana Muda TNI Rachmad Jayadi mengatakan bahwa dukungan kegiatan ini sejalan dengan perintah Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali, untuk terus memberi manfaat dan membantu kesulitan masyarakat.
Untuk itu Koarmada III siap mendukung dan mensukseskan Program Pemerintah dalam mempercepat pembangunan serta peningkatan perekonomian di daerah terdepan, terluar dan terpencil, pungkas Panglima. (Arry/Oryza)











