TNI AL dan Royal Australian Navy Gelar MOWG 2026, Perkuat Kerjasama Operasi dan Latihan Maritim

By Indonesia Maritime News 30 Apr 2026, 04:35:49 WIB Hankam
TNI AL dan Royal Australian Navy Gelar MOWG 2026, Perkuat Kerjasama Operasi dan Latihan Maritim

Keterangan Gambar : TNI AL dan Royal Australian Navy (RAN) menggelar Maritime Operations Working Group (MOWG) Tahun 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kerja sama operasi dan latihan maritim. Foto: Dispenal



Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: TNI AL dan Royal Australian Navy (RAN) menggelar Maritime Operations Working Group (MOWG) Tahun 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kerja sama operasi dan latihan maritim.

Kegiatan ini juga  bertujuan memperkuat kerja sama bilateral di bidang operasi dan latihan antar angkatan laut kedua negara. Kedua delegasi melaksanakan pertemuan di Gedung Neptunus, Markas Besar TNI AL, Jakarta, Selasa (29/4/2026).

Dalam pertemuan tersebut, delegasi TNI AL dipimpin oleh Wakil Asisten Operasi (Waasops) Kasal Laksamana Pertama TNI Mochammad Riza dan didampingi oleh Paban III Lat Sopsal Kolonel Laut (P) Ludfy. Sedangkan delegasi RAN dipimpin oleh Joint Force Maritime Component Commander Commodore Troy Van Tienhoven dan didampingi oleh Atase Laut Captain Mark Daly, Staf Pertahanan Australia Captain Rod Griffiths serta Asisten Atase Laut CPO Matthew Dunt.

Baca Lainnya :

Forum MOWG Tahun 2026 ini menjadi wadah penting bagi kedua angkatan laut dalam membahas rencana kegiatan bersama, peningkatan interoperabilitas, serta penguatan kerja sama maritim di kawasan Indo-Pasifik. Kegiatan berlangsung secara hybrid dengan menggabungkan pertemuan tatap muka (face-to-face) di Jakarta dan video conference untuk menjangkau peserta jarak jauh.

Melalui forum ini, TNI AL dan RAN menegaskan komitmen untuk terus mempererat hubungan profesional dan memperkuat stabilitas keamanan maritim, sesuai dengan penekanan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali agar seluruh prajurit Jalasena agar senantiasa meningkatkan kemampuannya guna mewujudkan prajurit yang profesional, modern, dan berdaya saing global. (Arry/Mar)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook