- Tolak Kekerasan, KKP Jamin Keselamatan Awak Kapal Perikanan, Catat Nomor Pengaduan 24 Jam
- Dugaan Penyiksaan ABK, KKP Tangguhkan Izin Operasional KM Maulana 23
- Menaker: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Hadirkan Era Baru Hukum
- Dirut Pelindo Sambangi Mabes TNI AL, Ada Apa ?
- IPC TPK Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Bagikan Kacamata untuk 150 Sopir Truk Peti Kemas
- Direktur UKW PWI Pusat Aat Surya Safaat: Jaga Integritas Profesi Wartawan
- Buka UKW Angkatan ke-66 PWI Jaya, Wali Kota Jakpus: Pemprov dan Pers Bergandengan
- RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Disetujui Lanjut ke Pembicaraan Tingkat II
- Mengintip Dapur Pelabuhan! Talenta Muda Peserta MAGENTA Pelindo Tur Eksklusif di IPC TPK
- Insiden Kecelakaan KM Virgo Ttansport 8 Jangan Hanya ABK yang Bertanggung Jawab
Taklukkan Medan Sulit Samudra Atlantik, KRI Conapus-936 Sandar di Afrika Selatan

Keterangan Gambar : Kapal survei Hidro-Oseanografi terbaru TNI AL, KRI Canopus-936 (KRI CNP-936) resmi bersandar di Pelabuhan Cape Town, Afrika Selatan, Senin (13/04/2026). Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Kapal survei Hidro-Oseanografi terbaru TNI AL, KRI Canopus-936 (KRI CNP-936) resmi bersandar di Pelabuhan Cape Town, Afrika Selatan, Senin (13/04/2026).
KRI Canopus-936 berhasil yang menyelesaikan pelayaran etape ketiganya, singgah di Afrika Selatan guna rangkaian misi diplomasi maritim.
Pelayaran etape ini menjadi pembuktian ketangguhan unsur TNI AL dalam menaklukkan medan sulit. Bertolak dari Lagos, Nigeria pada Sabtu (4/4) lalu, KRI CNP-936 yang dikomandani Kolonel Laut (P) Indragiri Yani W, berhasil melintasi Samudra Atlantik Selatan sepanjang 2.600 NM dengan aman, lancar, dan tanpa kendala berarti.
Kedatangan kapal kebanggaan TNI AL tersebut disambut hangat oleh Konsul Jenderal Republik Indonesia (Konjen RI) di Cape Town, Tudiono didampingi Atase Pertahanan (Athan) RI di Pretoria beserta staf. Kehadiran unsur TNI AL di wilayah ini menjadi simbol penting penguatan hubungan bilateral antara Indonesia dan Afrika Selatan.
Komandan KRI Canopus-936, Kolonel Laut (P) Indragiri Yani W menegaskan bahwa persinggahan selama tiga hari di Cape Town selain untuk melaksanakan bekal ulang bahan bakar dan logistik, juga akan dioptimalkan untuk menjalankan peran diplomasi maritim. Hal ini sejalan dengan komitmen TNI AL untuk terus meningkatkan kehadiran dan pengaruhnya di kancah global.
Baca Lainnya :
- Kapal Perang Fregat Angkatan Laut Thailand Singgah di Surabaya, Ini Kekuatannya0
- Keren! Pesawat Presiden Prabowo Dikawal Empat F-16 dan Dua T50 Golden Eagle0
- Momen Haru Presiden Prabowo Cium Balita Anak Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon0
- Pilu, Tangis Keluarga Memeluk Peti Jenazah Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon0
- Tiga Jenazah Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Tiba di Indonesia0
"Kehadiran kami di sini adalah bagian dari misi besar untuk mempererat kerja sama maritim dan menunjukkan peran aktif diplomasi TNI AL dikancah internasional," tegas Kolonel Laut (P) Indragiri.
Hal tersebut merupakan implementasi nyata kebijakan strategis Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali kehadiran unsur TNI AL di kancah internasional bertujuan untuk dalam memperkuat Naval Diplomacy dan membangun kepercayaan antarnegara (confidence building measures). (Bow/Mar)











