- Pascagempa Flores, ASDP Perkuat Keselamatan Kapal dan Pelabuhan
- Dorong UMKM dan Ekonomi Berkelanjutan, Ketum PWI Pusat: Modal Ventura Harus Diperkuat
- Menembus Lokasi Terisolasi di NTT, Lanal Maumere Kerahkan Rigid Buoyancy Boat
- KRI Bung Hatta-370 Salurkan 1,3 Ton Paket Bantuan untuk Korban Gempa NTT
- Rumput Laut dan Agar-agar Indonesia Bebas Tarif Tambahan Section 3 di AS
- Kampung Nelayan Merah Putih di Konawe Mulai Produktif, Kirim 8 Ton Ikan Kualitas Ekspor
- Keren! 17 Penyelam KKP, POSSI dan KABL Kibarkan Merah Putih di Bawah Laut Teluk Banten
- TNI AL Perkuat Sinergi Berantas Penyelundupan Narkoba di Perairan Kepri
- Bawa 2,6 Ton Sabu Cair, Kapal Berbendera Tanzania Dikepung Tim BNN, Bea Cukai dan Polda Kepri
- PELNI dan Pelindo Buka Posko Bersama di Tanjung Priok, Gratis Kirim Bantuan Bencana NTT
Taklukkan Medan Sulit Samudra Atlantik, KRI Conapus-936 Sandar di Afrika Selatan

Keterangan Gambar : Kapal survei Hidro-Oseanografi terbaru TNI AL, KRI Canopus-936 (KRI CNP-936) resmi bersandar di Pelabuhan Cape Town, Afrika Selatan, Senin (13/04/2026). Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Kapal survei Hidro-Oseanografi terbaru TNI AL, KRI Canopus-936 (KRI CNP-936) resmi bersandar di Pelabuhan Cape Town, Afrika Selatan, Senin (13/04/2026).
KRI Canopus-936 berhasil yang menyelesaikan pelayaran etape ketiganya, singgah di Afrika Selatan guna rangkaian misi diplomasi maritim.
Pelayaran etape ini menjadi pembuktian ketangguhan unsur TNI AL dalam menaklukkan medan sulit. Bertolak dari Lagos, Nigeria pada Sabtu (4/4) lalu, KRI CNP-936 yang dikomandani Kolonel Laut (P) Indragiri Yani W, berhasil melintasi Samudra Atlantik Selatan sepanjang 2.600 NM dengan aman, lancar, dan tanpa kendala berarti.
Kedatangan kapal kebanggaan TNI AL tersebut disambut hangat oleh Konsul Jenderal Republik Indonesia (Konjen RI) di Cape Town, Tudiono didampingi Atase Pertahanan (Athan) RI di Pretoria beserta staf. Kehadiran unsur TNI AL di wilayah ini menjadi simbol penting penguatan hubungan bilateral antara Indonesia dan Afrika Selatan.
Komandan KRI Canopus-936, Kolonel Laut (P) Indragiri Yani W menegaskan bahwa persinggahan selama tiga hari di Cape Town selain untuk melaksanakan bekal ulang bahan bakar dan logistik, juga akan dioptimalkan untuk menjalankan peran diplomasi maritim. Hal ini sejalan dengan komitmen TNI AL untuk terus meningkatkan kehadiran dan pengaruhnya di kancah global.
Baca Lainnya :
- Kapal Perang Fregat Angkatan Laut Thailand Singgah di Surabaya, Ini Kekuatannya0
- Keren! Pesawat Presiden Prabowo Dikawal Empat F-16 dan Dua T50 Golden Eagle0
- Momen Haru Presiden Prabowo Cium Balita Anak Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon0
- Pilu, Tangis Keluarga Memeluk Peti Jenazah Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon0
- Tiga Jenazah Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Tiba di Indonesia0
"Kehadiran kami di sini adalah bagian dari misi besar untuk mempererat kerja sama maritim dan menunjukkan peran aktif diplomasi TNI AL dikancah internasional," tegas Kolonel Laut (P) Indragiri.
Hal tersebut merupakan implementasi nyata kebijakan strategis Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali kehadiran unsur TNI AL di kancah internasional bertujuan untuk dalam memperkuat Naval Diplomacy dan membangun kepercayaan antarnegara (confidence building measures). (Bow/Mar)











