- Pasukan Katak TNI AL Siaga Objek Vital, Antisipasi Serangan Pembajak Pesawat
- TNI AL dan Royal Australian Navy Gelar MOWG 2026, Perkuat Kerjasama Operasi dan Latihan Maritim
- Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 Bersama KRI Dorang-874: BI dan TNI AL Sasar Pulau 3T di Maluku
- Tabrakan Maut Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Menhub: Korban 106 Orang, 15 Meninggal, 91 Luka-luka
- Transformasi PELNI 74 Tahun Berlayar untuk Indonesia, Perubahan Logo hingga Peremajaan Kapal
- Tragedi Tabrakan KA di Bekasi Timur, Korban Tewas Bertambah Jadi 14 Orang, 84 Luka-luka
- Kemenhub Tngkatkan Kompetensi Teknisi Telekomunikasi Perkuat Keselamatan Pelayaran
- Presiden Prabowo Jenguk Korban Tabrakan KA di RSUD Bekasi, Pastikan Penanganan Medis Terbaik
- Standar Kesehatan Pelaut Ditingkatkan, Kemenhub Perkuat Kompetensi Dokter Pemeriksa
- Korban Tewas Diperkirakan Lebih 5 Orang, Banyak Terjepit di Dalam Gerbong
Pasukan Katak TNI AL Siaga Objek Vital, Antisipasi Serangan Pembajak Pesawat

Keterangan Gambar : Komando Pasukan Katak TNI AL siaga mengantisipasi ancaman pembajakan pesawat. Kewaspadaan harus ditingkatkan terutama pada titik-titik Objek Vital Nasional (Obvitnas).
Indonesiamaritimenews.com (IMN), SURABAYA: Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL siaga mengantisipasi ancaman pembajakan pesawat. Kewaspadaan harus ditingkatkan terutama pada titik-titik Objek Vital Nasional (Obvitnas).
Latihan yang berlangsung selama 14 hari yang dimulai sejak tanggal 15 s.d. 28 April 2026 ini berada dibawah kendali Dansat Kopaska Koarmada II, Kolonel Laut (P) Wido Dwi Nugraha di Bandara Juanda, Surabaya.
Latihan tersebut digelar dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan unsur Kopaska dalam penanganan ancaman dan pembajakan pesawat di lingkungan Bandara Internasional Juanda yang merupakan objek vital nasional di wilayah kerja TNI AL
Baca Lainnya :
- TNI AL dan Royal Australian Navy Gelar MOWG 2026, Perkuat Kerjasama Operasi dan Latihan Maritim0
- KRI Bima Suci Bawa Taruna AAL dan Cadet Asean Tiba di Colombo, Misi Diplomasi Kartika Jala Krida 20260
- Taklukkan Medan Sulit Samudra Atlantik, KRI Conapus-936 Sandar di Afrika Selatan0
- Kapal Perang Fregat Angkatan Laut Thailand Singgah di Surabaya, Ini Kekuatannya0
- Keren! Pesawat Presiden Prabowo Dikawal Empat F-16 dan Dua T50 Golden Eagle0
Skenario latihan ini disimulasikan sebuah pesawat yang sedang dibajak dipaksa mendarat di Bandara Juanda, kemudian Tim Kopaska merebut kembali pesawat dari tangan pembajak.
Namun dalam penanganannya, ditemukan IED (Improvised Explisived Device), selanjutnya Tim EOD (Explosive Ordnance Disposal) Kopaska melaksanakan identifikasi, evakuasi dan disposal di lokasi steril yang aman menggunakan peralatan EOD Kopaska.
"Dalam situasi sekarang ini latihan menjadi hal yang sangat mahal, namun tidak menyurutkan semangat Kopaska untuk tetap berlatih," demikian disampaikan Komandan Kopaska Koarmada RI Laksma TNI Sadarianto di akhir kegiatan FMP (Full Mission Profile) sekaligus penutupan latihan di Lanudal Juanda.
Kegiatan tersebut merupakan implementasi dari perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali yang menekankan untuk meningkatkan kewaspadaan serta kesiapan TNI AL terutama pada titik-titik Objek Vital Nasional (Obvitnas). (Arry/Mar)











