Tabrakan Maut Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Menhub: Korban 106 Orang, 15 Meninggal, 91 Luka-luka

By Indonesia Maritime News 29 Apr 2026, 11:35:48 WIB Sorot
Tabrakan Maut Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Menhub: Korban 106 Orang, 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Keterangan Gambar : Rangkaian gerbong 10 KRL commuter line ringsek dan terjungkal.setelah ditabrak oleh kereta jarak jauh Argo Bromo Anggrek. Foto: ist



Indonesiamaritimenews.com (IMN), BEKASI: Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengungkapkan, data terbaru jumlah korban kecelakaan kereta di Bekasi yakni 106 penumpang, 15 orang di antaranya meninggal dunia.

jumlah total korban kecelakaan kereta api yang melibatkan Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat pada Senin (27/4/2026) malam, mencapai 106 orang.

"Jumlah penumpang yang menjadi korban baik yang meninggal maupun luka-luka adalah sejumlah 106 penumpang," jelas Dudy dalam keterangab pers, Rabu (29/4/2026).

Baca Lainnya :

"Dari 106 orang yang menjadi korban, 15 meninggal dunia, dan puluhan lainnya mengalami luka-luka. "Kemudian dari 91 penumpang yang luka-luka, 38 penumpang sudah kembali," ungkap Dudy.

"Nah, harapan kami sisanya insyaallah mudah-mudahan bisa diberikan kesembuhan dan bisa kembali ke rumah berkumpul bersama keluarga," sambung Dudy.

"Berkaitan dengan penyelenggaraan KRL hari ini insya Allah apabila.telah diberikan clearance oleh KNKT, siang ini kami akan membuka kembali layanan KRL Jabodetabek yang dari Cikarang dan Bekasi Timur untuk bisa beroperasi lagi.

Menhub menekankan, aspek keselamatan menjadi penekanan kepada PT KAI bila akan membuka kembali operasional Stasiun Bekasi Timur.

Seperti diketahui, kecelakaan maut antara  KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek terjadi di kawasan Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam sekitar pukul 20.55 WIB. Sebelum tragedi ini terjadi, ada sebuah taksi yang mogok di perlintasan sebidang di daerah Ampera, Bekasi Timur. Taksi tersebut kemudian tertabrak KRL arah Jakarta.

Buntut dari kejadian tersebut, kereta lainnya yakni rangkaian KRL arah Cikarang yang membawa 10 gerbong menjadi terhenti di Stasiun Bekasi Timur. Tak lama berselang datang dari belakang KA Argo Bromo Anggrek menyeruduk KRL hingga gerbong 10 terbelah dan terpental keluar dari lintasan. (Arry/Mar)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook