- Pascagempa Flores, ASDP Perkuat Keselamatan Kapal dan Pelabuhan
- Dorong UMKM dan Ekonomi Berkelanjutan, Ketum PWI Pusat: Modal Ventura Harus Diperkuat
- Menembus Lokasi Terisolasi di NTT, Lanal Maumere Kerahkan Rigid Buoyancy Boat
- KRI Bung Hatta-370 Salurkan 1,3 Ton Paket Bantuan untuk Korban Gempa NTT
- Rumput Laut dan Agar-agar Indonesia Bebas Tarif Tambahan Section 3 di AS
- Kampung Nelayan Merah Putih di Konawe Mulai Produktif, Kirim 8 Ton Ikan Kualitas Ekspor
- Keren! 17 Penyelam KKP, POSSI dan KABL Kibarkan Merah Putih di Bawah Laut Teluk Banten
- TNI AL Perkuat Sinergi Berantas Penyelundupan Narkoba di Perairan Kepri
- Bawa 2,6 Ton Sabu Cair, Kapal Berbendera Tanzania Dikepung Tim BNN, Bea Cukai dan Polda Kepri
- PELNI dan Pelindo Buka Posko Bersama di Tanjung Priok, Gratis Kirim Bantuan Bencana NTT
Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 Bersama KRI Dorang-874: BI dan TNI AL Sasar Pulau 3T di Maluku

Keterangan Gambar : Pelepasan Tim Ekespedisi Rupiah Berdaulat (ERB) di Dermaga Irian, Koarmada IX, Halong, Kota Ambon, Rabu (29/4/2026). Tim ERB dari Bank Indonesia dan TNI AL akan menjangkau wilayah 3T di Provinsi Maluku. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), MALUKU: Bank Indonesia kembali menggelar program Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026. Menggandeng TNI Angkatan Laut, BI mendistribusikan uang rupiah ke wilayah Terdepan, Terluar, dan Terpencil (3T) di Provinsi Maluku.
BI bersama Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Koarmada) IX mendistribusikan uang rupiah dengan menyasar enam pulau di wilayah terpencil.
Pelepasan Tim ERB 2026 dilaksanakan di Dermaga Irian, Koarmada IX, Halong, Kota Ambon, Rabu (29/4/2026). Kegiatan ini dipimpin oleh Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath, didampingi Plt Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku Dhita Aditiya Nugraha, serta Wakil Komandan Koarmada IX Laksamana Pertama TNI Dr. Muhammad Risahdi yang mewakili Panglima Koarmada IX Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas.
Baca Lainnya :
- Transformasi PELNI 74 Tahun Berlayar untuk Indonesia, Perubahan Logo hingga Peremajaan Kapal0
- Harapan Baru Ekosistem Laut Kepulauan Seribu Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Kick-off Konservasi Flora dan Fauna0
- Heboh Pulau Umang di Banten Dijual Rp65 Miliar, KKP: Langsung Kami Segel0
- Dorong Implementasi Ocean Accounting, Indonesia Prakarsai Bogor Action Plan0
- Ketegangan Geopolitik dan Ancaman El Nino, KKP Pastikan Stok Ikan Aman0
Tim ERB menggunakan KRI Dorang-874 yang dikomandani Letkol Laut (P) Eko Hadi Suwarno. Kapal tersebut membawa 15 personel Tim ERB Bank Indonesia, tim bakti sosial kesehatan Koarmada IX, serta unsur pendukung lainnya.
Selama delapan hari pelayaran, mulai 29 April hingga 6 Mei 2026, tim akan menyasar enam pulau di wilayah Maluku, yakni Pulau Kur, Pulau Teor, Pulau Kesui, Pulau Seram, Pulau Buru, dan Pulau Manipa.
Plt Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, Ditha Aditya Nugraha menyampaikan bahwa BI sebagai otoritas yang berwenang mengedarkan uang rupiah akan terus memastikan ketersediaan uang layak edar dalam jumlah yang cukup serta pecahan yang sesuai bagi masyarakat di seluruh wilayah NKRI.
Ia menambahkan, sinergi antara Bank Indonesia dan TNI AL dalam distribusi uang ke wilayah 3T telah berlangsung sejak tahun 2012 dan telah menjangkau 766 pulau di Indonesia.
“Pada tahun 2026, BI dan TNI AL bersepakat memperluas jangkauan layanan melalui 23 kegiatan ERB dengan target 115 pulau,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan ERB di Maluku meliputi penukaran uang rupiah, edukasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah, pemeriksaan kesehatan gratis, edukasi bela negara oleh TNI AL, edukasi kesiapsiagaan bencana pesisir, hingga program kemitraan edukasi bersama Duta Mainyo di setiap pulau.
Selain itu, dilakukan pula pemasangan signage ERB sebagai simbol kehadiran rupiah di seluruh pelosok negeri.
Dalam amanat Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) yang dibacakan Wakil Komandan Koarmada IX, disampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut kerja sama antara Bank Indonesia dan TNI AL dalam pendistribusian, pengamanan, serta pengawalan uang rupiah, baik antar kantor BI maupun ke wilayah 3T.
Sementara itu, Wakil Gubernur Maluku menegaskan bahwa peran TNI AL sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan negara menjadi faktor penting keberhasilan ekspedisi ini.
“Ekspedisi Rupiah Berdaulat bukan sekadar distribusi uang, tetapi simbol kehadiran negara dan komitmen untuk memastikan seluruh masyarakat, termasuk di wilayah terpencil, memiliki akses yang sama terhadap layanan keuangan,” tegasnya.
Kegiatan pelepasan tim turut dimeriahkan dengan demonstrasi Visit, Board, Search, and Seizure (VBSS) oleh prajurit Koarmada IX, serta dihadiri unsur Forkopimda, perbankan, dan tamu undangan lainnya. (Bow/Mar)











