- Heboh Pulau Umang di Banten Dijual Rp65 Miliar, KKP: Langsung Kami Segel
- Taklukkan Medan Sulit Samudra Atlantik, KRI Conapus-936 Sandar di Afrika Selatan
- Layanan Pelindo Masa Angkutan Lebaran 2026 Tembus 2,6 Juta Penumpang, Meningkat 24 %
- PELNI dan Meratus Line Perluas Kerja Sama Strategis Program Tol Laut
- Kapal Perang Fregat Angkatan Laut Thailand Singgah di Surabaya, Ini Kekuatannya
- Yuhuu... 441 Riders Cilik Bersaing Ketat di Kejurnas Push Bike Race Kapten Morgan Tahun 2026
- Mengapa Perencanaan Pelabuhan Selalu Berjalan Tidak Sempurna ?
- Presiden Prabowo Pamit dari Ketua Umum IPSI: Seorang Pendekar adalah Sampai Nafas Terakhir
- Hasil Survei Kepuasan Publik: ASDP Sukses Kelola Mudik Lebaran 2026
- ASDP Perkuat Layanan dan Konektivitas Tarakan–Sebawang, Berikut Daftar Tarif Setelah Penyesuaian
Tarian Prajurit TNI AL di Geladak KRI Bima Suci, Meninggalkan Kesan di Tanah Afrika

Keterangan Gambar : Prajurit Satuan Tugas Kartika Jala Krida 2023 menampilkan aneka kesenian di geladak KRI Bima Suci yang berlabuh di Afrika. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenees.com (IMM), AFRIKA: Penampilan kesenian dan budaya Indonesia yang disuguhkan oleh Prajurit Satuan Tugas Kartika Jala Krida 2023 (Satgas KJK 2023) di atas geladak KRI Bima Suci yang sedang berlabuh di Tunisia, memberi warna dan kesan tersendiri di Tanah Afrika.
Satgas KJK 2023 menggelar Cocktail Party di atas geladak utama Kapal Layar Latih kebanggaan TNI Angkatan Laut (TNI AL) KRI Bima Suci yang sedang sandar di Port of La Goulette, Tunisia pada Minggu (3/9/2023).
Prajurit KRI Bima Suci menampilkan berbagai kesenian, kebudayaan hingga hidangan khas Indonesia. Berbagai kesenian yang ditampilkan yakni Tari Piring (Sumatra Barat), Tari Gauk (Bali), Rampak Gendang (Jawa Barat), Tari Badinding (Sumatra Barat), Tari Rama dan Shinta (Jawa), Tari Nusantara, Poco Poco serta sejumlah penampilan yang diiringan oleh Bima Suci Band.
Selain disuguhi aneka budaya Nusantara yang membuat para tamu berdecak kagum, para tamu undangan juga dimanjakan dengan kelezatan berbagai macam hidangan khas yang diolah oleh juru masak kapal latih layar tiang tinggi kebanggaan Indonesia.
Acara yang juga dihadiri oleh Dubes RI LBPP Tunisia, Zuhaeri Misrawi ini berlangsung meriah. Dalam sambutannya, Dubes RI menyampaikan adalah menjadi suatu kebanggaan tersendiri. Karena bisa menyaksikan secara nyata kehadiran duta bangsa Indonesia KRI Bima Suci yang saat ini sedang dalam perbincangan dunia Internasional karena kegagahan kapalnya, keramahan para prajuritnya maupun penampilan budaya Indonesia di setiap negara yang disinggahi.
Komandan KRI Bima Suci Letkol Laut (P) M. Sati Lubis yang juga sebagai Dansatgas KJK 2023 menyampaikan ungkapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak KBRI Tunisia maupun pihak setempat atas dukungan dan penyambutan yang luar biasa pada kedatangan KRI Bima Suci di Tunisia.
Baca Lainnya :
- KTT ASEAN Hari Kedua, Presiden Jokowi dan Wapres AS Kamala Harris Lakukan Pertemuan0
- KTT ke-43 ASEAN Dimulai, Presiden Jokowi Sambut Tamu di Opening Ceremony0
- Indonesia dan Vietnam Dorong Realisasi Kerja Sama Maritim dan Perikanan0
- Semarak! Satgas MTF TNI Konga, KBRI dan WNI di Lebanon Rayakan HUT ke-78 Kemerdekaan RI0
- Jadi Tamu Kehormatan Hanse Sail 2023 di Jerman, KRI Bima Suci Disambut Hangat0
Disampaikan pula bahwa penampilan budaya yang ditampilkan prajurit KRI Bima Suci, selain untuk memperkenalkan budaya dan kesenian Indonesia juga sebagai ungkapan terima kasih atas keramah tamahan yang diberikan.
"Ini adalah bukti nyata cermin tingginya minat masyarakat internasional terhadap budaya Indonesia. Kita bangga misi Bima Suci sebagai Satgas Misi Pelayaran Diplomasi dan Duta Bangsa untuk mempromosikan Indonesia dan menjalin hubungan persaudaraan dapat terus tercipta disetiap negara yang disinggahinya", jelas Komandan KRI Bima Suci.
Pelaksanaan kegiatan ini sesuai dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali, bahwa peran serta TNI AL dalam pelayaran muhibah diplomasi merupakan implementasi dari cita-cita bangsa Indonesia untuk menciptakan persahabatan dan memperkenalkan budaya kepada dunia. “Maka dari itu para prajurit yang ditugaskan harus bangga karena merupakan bagian dari kepercayaan yang diberikan oleh negara", tegas Kasal. (Riz/Oryza)











