- Tim SFQR Gagalkan Penyelundupan 5.859 Ekor Benih Bening Lobster di Cilacap
- Ekspor Jambi US$152,9 Juta, Dongkrak Pertumbuhan Arus Peti Kemas IPC TPK Jambi Tumbuh 22,5% Maret 2026
- Harapan Baru Ekosistem Laut Kepulauan Seribu Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Kick-off Konservasi Flora dan Fauna
- Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia, Dunia Pers Indonesia Berduka
- Buka Peluang Kerja Baru Kemnaker Gandeng TikTok, Dorong Talenta Ekonomi Digital
- Petikemas Internasional Dongkrak Kinerja Terminal Teluk Lamong 4,5%
- Transformasi Terminal Dongkrak Arus Peti Kemas di TPK Sorong 10% Pada Triwulan I 2026
- KRI Bima Suci Bawa Taruna AAL dan Cadet Asean Tiba di Colombo, Misi Diplomasi Kartika Jala Krida 2026
- Heboh Pulau Umang di Banten Dijual Rp65 Miliar, KKP: Langsung Kami Segel
- Taklukkan Medan Sulit Samudra Atlantik, KRI Conapus-936 Sandar di Afrika Selatan
Semakin Andal Armada Pertamina International Shipping
Aplikasi EDTP Ditingkatkan Automasi Tanker Monitoring Dikembangkan

Keterangan Gambar : Kapal Tanker Pertamina International shipping.Foto:Ist
Indonesiamaritimenews.com (IMN),JAKARTA: Membuat armada lebih andal tak bisa hanya berdiam diri dan berhayal. Inovasi dan transformasi terus dilakukan. Inilah agaknya yang dilakukan PT Pertamina International Shipping (PIS) yang terus meningkatkan versi digital aplikasi Enhanced Daily Tanker Position (EDTP) sebagai program pengembangan automasi tanker monitoring
Apa yang dilakukan PIS? EDTP perusahaan plat merah ini, ditingkatkan menjadi 3.0 dengan peningkatan kualitas fitur-fitur dan formula untuk diterapkan di rangkaian monitoring Supply & Distribution di seluruh wilayah Indonesia. Aplikasi ini dapat mengetahui posisi real time armada kapal PIS yang berlayar di perairan internasional, dari Control Room Pertamina Command Center (PCC) sebagai Pusat Pengendali.
Baca Lainnya :
- Damri Jadikan sirkuit Mandalika Rute Strategis KSPN, 15 Angkutan Dikerahkan Lancarkan MotoGP0
- Pelabuhan Patimban tahun 2022 Ditargetkan Layani 160 Ribu Kendaraan0
- Edy Rahmayadi: Kawal Saya, Sehingga Kelak Kita Sama-sama Masuk Surga0
- Akikah Ameena Atta Halilintar-Aurel Bagikan 222 Kg Daging, Ini Kata Syekh Muhammad Jaber0
- Upaya Transformasi KAI Terapkan 5 Pilar Struktur INDI 4.0 0
“Aplikasi ini sangat berperan dalam upaya efektivitas pengelolaan kapal untuk efisiensi biaya operasi operasional, sekaligus menjawab tantangan transformasi digital,” papar Corporate Secretary PIS Arief Sukmara, Rabu (2/3/2022).
Beberapa fitur tambahan sebagai hasil pengembangan di EDTP 3.0, lanjut Arief, adalah; fitur Login dengan Idaman untuk meningkatkan keamanan aplikasi, vessel tracking, monitoring, layering (untuk cuaca, potensi tsunami, dan gempa), navigasi, dashboard untuk mempemudah monitoring dan reporting, CCTV dan sistem alert pada kondisi anomali untuk peningkatan kewaspadaan dan keamanan distribusi kargo, bookmark, dan laporan operasional.
Data yang dihimpun Indonesiamaritimenews.com sebelumnya, PIS juga menggandeng DNV, perusahaan klasifikasi kelas dunia, untuk mengimplementasikan aplikasi technical module ShipManager. Aplikasi ini diterapkan dari proses perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi kegiatan maintenance, QHSE (Quality, Health, Safety, Environment System) dan Crewing System.
Aplikasi lain yang juga sudah diterapkan oleh PIS adalah Fleet Management Dashboard dan Fleet Digital Control Room untuk memantau pengelolaan kapal secara fleksibel sehingga operasional perkapalan bisa lebih efektif dan efisien.
Fleet Management Dashboard diaplikasikan untuk mengetahui ship management secara real time. Sementara, Fleet Digital Control Room untuk memantau kapal milik dan membangun serta mengelola aplikasi yang bisa termonitor melalui mobile phone.
PIS juga meluncurkan aplikasi digital bernama PEKA yang artinya Pengamatan Keselamatan Kerja.
“Aplikasi ini diharapkan dapat digunakan untuk membantu pelaksanaan pengamatan keselamatan kerja di lingkungan PIS,” ujar Arief.
Sisi lain, aplikasi PEKA juga diharapkan
mampu memitigasi bahaya dan risiko HSSE sebelum terjadinya insiden dan membantu
akselerasi pencapaian HSSE generatif. Apalagi, dengan masih berlangsungnya
pandemi Covid-19 dan kehadiran varian baru Omicron, fungsi HSSE di mana salah
satunya adalah kondisi kesehatan seluruh pekerja dapat diberikan upaya
perlindungan paling optimal. (Arry/Oriz/Mar)











