- Kejurnas Karate Kasal Cup V-2026 Digelar, TNI AL Ajak Petarung dan Karateka Muda Daftar
- Terminal Teluk Lamong Tingkatkan Daya Saing Industri Nasional dan Global, Segini Target 2026
- PELNI Rampungkan SisKomKap di 25 Kapal Penumpang, Konektivitas Pelayaran Lebih Optimal
- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
Selama 3 Bulan, TNI Gagalkan Pengiriman Puluhan Imigram Gelap

Keterangan Gambar : Kurun waktu tiga bulan ini, jajaran TNI Angkatan Laut telah berhasil menggagalkan pengiriman puluhan pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal ke luar negeri.Foto;Dispenal
Selama
Indonesiamaritimenews.com (IMN),JAKARTA: Dalam kurun waktu tiga bulan ini, jajaran TNI Angkatan Laut telah berhasil menggagalkan pengiriman puluhan pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal ke luar negeri.
Puluhan PMI itu akan diberangkatkan secara ilegal melalui sejumlah wilayah jalur penyeberangan. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI I.M. Wira Hady di Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal), Cilangkap, Jakarta Timur.
Baca Lainnya :
- Hari Hidrogragi Dunia ke-102, TNI AL Gelar Donor Darah0
- Satelit SATRIA-1 Sukses Mengorbit, Internetan di 50 Ribu Titik Bakal Super Cepat 0
- Jalesveva Jayamahe, Prajurit Yonif 3 Marinir Tunaikan Tugas Negara ke Pulau Terluar0
- 8 Pati TNI AL Menyandang Pangkat dan Jabatan Baru, ini Daftarnya0
- Pimpin Sertijab Danpuspomal, Kasal: Kalian Garda Terdepan, Jaga Kredibilitas0
Tercatat, pada bulan Mei 2023 Pangkalan TNI AL (Lanal) Dumai bersama tim gabungan Lantamal I berhasil menggagalkan rencana pemberangkatan 10 orang calon pekerja illegal dan 24 orang Warga Negara Asing (WNA) terdiri 6 orang Warga Negara Bangladesh dan 18 etnis Rohingnya secara ilegal di pesisir pantai Pelintung Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai, Provinsi Riau.
Di awal Juni 2023, TNI AL kembali berhasil menggagalkan dua kasus upaya pengiriman calon PMI ilegal sebanyak 17 orang. Upaya penggagalan tersebut dilaksanakan Tim Fleet One Quick Responses (F1QR) Pangkalan Utama Angkatan Laut IV (Lantamal IV) Batam di wilayah Perairan Batam, Kepulauan Riau, yang rencananya akan bertolak dari Indonesia menuju Malaysia secara ilegal.
Lebih lanjut Kadispenal menerangkan, kasus PMI ilegal berpotensi meningkat khususnya menjelang peringatan hari besar keagamaan, tahun baru dan libur nasional. "Oleh karena itu TNI AL semakin meningkatkan frekuensi patroli, khususnya di titik - titik rawan pelanggaran, termasuk di wilayah perbatasan", tegas Laksamana Pertama TNI I Made Wira Hady.
Pada kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali menekankan kepada seluruh jajaran TNI AL untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan yang tinggi terhadap informasi yang diterima, dalam hal ini upaya penyelundupan PMI ilegal di wilayah yang berpotensi digunakan sebagai jalur penyeberangan baik yang keluar maupun masuk Indonesia. (Arry/Oryza)











