- Kasal Apresiasi Prajurit Marinir, Raih Juara I Lomba Video Pendek dan Konten Kreatif
- Nataru 2025/2026 Arus Kapal dan Penumpang Meningkat, Pelindo Regional 4 Catat Kinerja Positif
- KKP Indentifikasi 30 Ribu Ha Tambak di Aceh Hancur Dihantam Banjir Bandang
- Throughput IPC Terminal Petikemas Tembus 3,6 Juta TEUs, Tumbuh 13,2%
- Buka Tahun 2026, PELNI Lepas Pelayaran Perdana Tol Laut KM Nusantara 3
- Arus Petikemas Naik 6% Teluk Lamong Bukukan 2,8 Juta TEUs Tahun 2025
- Pemprov Banten dan Panitia Matangkan Persiapan HPN 2026
- Dorong Restorasi Pesisir, TPS Bawa Harapan Baru bagi Petani Mangrove
- Jelang Retret Wartawan, PWI Pusat dan Kemenhan Gelar Rapat Khusus
- Solidaritas Sosial Akabri 1989 untuk Korban Bencana Sumatera, Salurkan Bantuan Besar-besaran
Pusat Perikanan Internasional Dibangun di Jembrana Bali, Rp891 Miliar Digelontorkan

Keterangan Gambar : Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono meninjau lokasi pembangunan Pusat Perikanan Internasional. Foto: dok. KKP
Indonesiamaritimenews.com (IMN),BALI: Provinsi Bali tepatnya Kabupaten Jembrana, akan memiliki Pusat Perikanan Internasional. Mega proyek senilai Rp891 miliar tersebut tahun ini mulai dibangun.
Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono mengatakan Kabupaten Jembrana di ujung barat Pulau Bali, tepatnya di Desa Pangembangan, dipilih menjadi lokasi pembangunan Pusat Perikanan Internasional karena lokasinya strategis Selain itu berhubungan langsung dengan laut internasional dan memiliki potensi perikanan yang sangat besar.
Di PPN (Pusat Perikanan Nusantara) Pengambengan, adalah wilayah perairan yang memiliki hasil laut melimpah dan potensi ikan sangat besar. Mulai dari ikan tuna, ikan lemuru, serta ikan pelagis lainnya, jadi sangat strategis," kata Sakti Wahyu Trenggono, Senin (23/1/2023).
Baca Lainnya :
- Catat! Potensi Gelombang 7 Hari Kedepan dan Sebaran Hujan0
- Gunung Anak Krakatau Menggeliat Lagi, Masyarakat Diimbau Waspada0
- TNI AL dan US Navy Chaplain Tukar Pengalaman Soal Membina Mental Prajurit0
- Pesawat SAM Air Bawa 11 Penumpang Tergelincir di Papua, Ban Pecah Sayap Patah 0
- 340.411 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Liburan Imlek 20230
Menurut Sakti, lokasi strategis yang dekat dengan Surabaya dan menyambung Laut Banda, sangat cocok jadi lokasi pembangunan mega proyek tersebut. "Saya kira ini akan menjadi pelabuhan perikanan modern, apalagi lokasinya sangat strategis dan langsung berhubungan dengan laut internasional," sambung Sakti.
Selain itu, lahan PPN Pengambengan juga akan diperluas, dengan tambahan lahan darat dan kolam labuh. Dengan perluasan ini semua fasilitas pendukung Pusat Perikanan Internasional bisa lebih maksimal.
Sebelumnya, luas lahan PPN pengambengan i 13,5 hektar dan kolam labuh 25 hektar. "Nah ini diperluas lagi sekitar 88,5 hektar," kata Sakti.
Pembangunan mega proyek di Jembrana tersebut diharapkan melibatkan seluruh tokoh masyarakat dalam pengawasan, sehingga dapat berjalan lancar dan sesuai apa yang direncanakan.
Diharapkan juga, tempat ini tidak hanya pusat perikanan, namun juga akan dimanfaatkan sebagai kawasan wisata. Karena akan dibuatkan port yacht atau pelabuhan mini tempat berlabuh kapal pesiar yang rencananya akan terintegrasi dengan Sircuit All In One. (Riz/Oryza)











