- Buka Peluang Kerja Baru Kemnaker Gandeng TikTok, Dorong Talenta Ekonomi Digital
- Petikemas Internasional Dongkrak Kinerja Terminal Teluk Lamong 4,5%
- Transformasi Terminal Dongkrak Arus Peti Kemas di TPK Sorong 10% Pada Triwulan I 2026
- KRI Bima Suci Bawa Taruna AAL dan Cadet Asean Tiba di Colombo, Misi Diplomasi Kartika Jala Krida 2026
- Heboh Pulau Umang di Banten Dijual Rp65 Miliar, KKP: Langsung Kami Segel
- Taklukkan Medan Sulit Samudra Atlantik, KRI Conapus-936 Sandar di Afrika Selatan
- Layanan Pelindo Masa Angkutan Lebaran 2026 Tembus 2,6 Juta Penumpang, Meningkat 24 %
- PELNI dan Meratus Line Perluas Kerja Sama Strategis Program Tol Laut
- Kapal Perang Fregat Angkatan Laut Thailand Singgah di Surabaya, Ini Kekuatannya
- Yuhuu... 441 Riders Cilik Bersaing Ketat di Kejurnas Push Bike Race Kapten Morgan Tahun 2026
Waduh! 25 Turis Kecebur ke Laut Gegara Jembatan Dermaga Nusa Penida Bali Roboh, Kemenhub Minta Maaf

Keterangan Gambar : Foto: dok. Polres Klukung
Indonesiamaritimenews.com ( IMN)BALI: Insiden menimpa 25 turis asing di Bali. Mereka kecebur di laut gegara jembatan di Dermaga Nusa Penida Klukung roboh. Kementerian Perhubungan pun minta maaf.
Jembatan dermaga tempat wisatawan naik speed boat roboh pada Kamis (15/12/2022). Pelabuhan itu baru dibangun dan telah diserahterimakan pada UPT Unit Pengelola Nusa Penida pada 5 Desember 2022.
Insiden terjadi pada Kamis (15/12/2022) sekitar pukul 16.45 WITA ketika puluhan penumpang antre mau masuk ke kapal. Mereka hendak menyeberang ke Pelabuhan Sanur, Denpasar, Bali. Braak! Tiba-tiba jembatan itu roboh dan puluhan wisatawan yang ada di atasnya kecebur ke laut.
Baca Lainnya :
- Empat Penerbangan Umroh dari Bandara Kertajati November 2022 Dibuka0
- Kijing Didorong Melangkah ke Pasar Dunia, & Untuk Meningkatkan Pemasukan Negara0
- Produktivitas Pelabuhan Kuala Tanjung, 10 Pabrik Bakal Dibangun di KEK Sei Mangkei0
- Terminal Amplas Direvitalisasi Mirip Bandara Internasional0
- Tinjau Terminal Amplas Medan, Menhub Minta Terminal Bayangan Ditertibkan0
"Kontur jembatan yang tidak memungkinkan untuk dilintasi (orang) sebanyak itu," kata Kasi Humas Polres Klungkung Iptu Agus Widiono kepada wartawan.
MINTA MAAF
Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melalui Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Nusa Penida, meminta maaf atas insiden tersebut.
"(Saya) menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang terjadi kemarin sore dan mengajak para operator kapal dan juga penumpang kapal untuk menaati peraturan keselamatan yang ada," kata Kepala Kantor UPP Kelas II Nusa Penida, I Ketut Gede Sudarma dalam keterangan tertulis Jumat (16/12/2022).
Sudarma mengatakan, akibat kejadian tersebut 25 orang turis tercebur ke laut.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sedangkan Fast Boat Semabu Hills yang mengangkut penumpang tersebut juga tetap diberangkatkan saat itu juga menuju Pelabuhan Sanur, Denpasar, Bali.
Sudarma menduga insiden terjadi karena jembatan penghubung menuju fast boat tersebut kelebihan muatan. Ia menjelaskan beberapa langkah akan dilakukan.
Pihaknya telah menyiapkan beberapa langkah antara lain akan dilakukan penguatan Movable Bridge, dan dilakukan pembatasan jumlah debarkasi embarkasi penumpang yang melalui Movable Bridge.
Menurut Sudarma, aktivitas penyeberangan padat pada sore hari. Oleh karena itu setiap fast boat harus memastikan jumlah penumpang sudah siap berangkat dan melapor ke Syahbandar.
Insiden ini membuat Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta bereaksi. "Ini menjadi pelajaran bagi pengelola dan operator speedboat agar di pelabuhan itu tidak terjadi penumpukan penumpang. Karena di pelabuhan itu kan orang bergerak terus enggak boleh diam atau lama-lama di pelabuhan nanti numpuk jadi satu," tandasnya. (Arru/Oryza)











