- Kapal KM Nurul Salsa Angkut 70 Penumpang Tenggelam, 46 Selamat, 1 Tewas, Puluhan Hilang
- POR Angkatan Laut 2026 Ditutup, Ini Juaranya Masing-masing Cabor
- 3 Hari Berturut-turut TNI AL Gagalkan Upaya Penyelundupan Obat Terlarang di Bandara Juanda
- Indonesia dan Inggris Luncurkan 3 Instrumen Teknis Ekosistem Maritim Rendah Karbon
- Kembangkan Inovasi Ekosistem Karbon Biru, KKP Gandeng Perusahaan Amerika
- Harga BBM Khusus Kapal 30-200 GT per Liter Rp15.000, KKP: Jaga Stabilitas Produksi dan Daya Saing
- Menuju 5 Abad Jakarta, Wagub Rano Karno Ajak Insan Pers Sukseskan Anugerah Jurnalistik MHT 2026
- Tok! Harga BBM Solar Kapal Nelayan 30 GT per Liter Rp15.000, Perintah Presiden Prabowo
- Pelindo Terminal Petikemas Gondol 2 Penghargaan Green and Smart Port 2026
- 1.101 Sarjana Penggerak Pembangunan Kampung Nelayan Timba Ilmu Maritim di Koarmada II
TNI AL Perkuat Kolaborasi Keamanan Laut Kawasan Regional

Keterangan Gambar : Kepala Staf Koarmada I Laksma TNI Arif Badrudin mewakili Pangkoarmada I menjadi pemateri pada forum diskusi internasional bertajuk “Maintaining Regional Maritime Stability: Challenges and Opportunities” di Lagoi, Bintan, Jumat (31/10/2025). Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), BINTAN: TNI AL terus memperkuat komitmen dalam menjaga stabilitas keamanan maritim di kawasan, dengan meningkatkan sinergi dalam penanganan isu-isu keamanan laut.
Hal ini ditegaskan melalui keikutsertaan Kepala Staf Koarmada I Laksma TNI Arif Badrudin mewakili Pangkoarmada I sebagai pemateri pada forum diskusi internasional bertajuk “Maintaining Regional Maritime Stability: Challenges and Opportunities” di Lagoi, Bintan, Jumat (31/10/2025).
Kegiatan yang diinisiasi oleh KBRI Singapura tersebut menghadirkan para pemangku kepentingan dari Indonesia dan Singapura, dengan fokus memperkuat sinergi dalam penanganan isu-isu keamanan laut.
Baca Lainnya :
- TNI AL Sambut Kunjungan Kehormatan Kepala Angkatan Laut Spanyol0
- Wah... Kodaeral VI Panen Rumput Laut di Punaga Takalar0
- Uji Coba Penembakan Torpedo Kapal Selam Otonomous, Menhan: 100 Persen Desain Anak Bangsa0
- Program Ketahanan Pangan TNI AL di Lampung, Panen Cabe, Terong hingga Telur Ayam0
- TNI AL Panen Kedelai Varietas Garuda Merah Putih di Lampung, Dihadiri Menhan dan Mentan0
Dalam paparannya, Kaskoarmada I menyampaikan materi berjudul “The Multi-Faceted Threats in the Straits of Malacca and Singapore (SOMS)” yang menyoroti tantangan keamanan non-tradisional di perairan strategis, antara lain perompakan, penyelundupan, perdagangan ilegal, hingga pencemaran laut.
TNI AL menegaskan bahwa keamanan maritim tidak dapat dijalankan secara unilateral. Diperlukan kerja sama lintas negara, berbagi informasi intelijen, mekanisme komunikasi yang efektif, hingga pelaksanaan patroli terkoordinasi agar setiap potensi ancaman dapat ditangani secara cepat dan tepat.
Melalui forum ini, TNI AL berharap hubungan dan koordinasi antara Indonesia dan Singapura semakin solid, khususnya dalam menjaga situasi keamanan di Selat Malaka dan kawasan perairan terdekat.
Upaya kolaboratif yang berkelanjutan ini sesuai dengan perintah Kepala Stag Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali agar TNI AL mampu mewujudkan lingkungan maritim yang aman, stabil, dan kondusif bagi kepentingan regional dan internasional. (Bow/Mar)











