- Lanal Lampung Bekali Materi Bela Negara, Tanamkan Displin Siswa SMAN 11 Bandar Lampung
- TPK Koja Pastikan Operasional dan Pelayanan Terminal Tetap Lancar dan Terjaga Saat Pekerja Sampaikan Aspirasi
- 13 Hari Hilang di Laut, Rachmad Ditemukan Terdampar di Pulau Republik Palau
- Menteri Trenggono Pastikan 6 Program Prioritas Bawa Manfaat bagi Masyarakat, Apa Saja ?
- Perangi Narkoba, Pelindo Regional 2 dan BNN Jakarta Utara Gelar Sobat Ananda Bersinar di SMAN 80 Jakarta
- 3 Bayi Buaya Langka Sinyulong Diamankan KKP dari Permukiman Nelayan, Ini Penampakannya
- Latma DIVEX 2026, Pasukan Katak TNI AL dan Republic of Korea Navy Asah Kemampuan Operasi Bawah Air
- KRI Hiu-634 Angkut Bantuan Kejati NTT, Disalurkan ke Maumere dan Reo
- BKPRMI Jakarta Gelar Pelatihan Pemilahan dan Pengelolaan Sampah di Pulau Pramuka
- KRI Selar-879 TNI AL dan Philippine Navy Siaga Jaga Perbatasan Indonesia dan Filipina
TNI AL Perkuat Kolaborasi Keamanan Laut Kawasan Regional

Keterangan Gambar : Kepala Staf Koarmada I Laksma TNI Arif Badrudin mewakili Pangkoarmada I menjadi pemateri pada forum diskusi internasional bertajuk “Maintaining Regional Maritime Stability: Challenges and Opportunities” di Lagoi, Bintan, Jumat (31/10/2025). Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), BINTAN: TNI AL terus memperkuat komitmen dalam menjaga stabilitas keamanan maritim di kawasan, dengan meningkatkan sinergi dalam penanganan isu-isu keamanan laut.
Hal ini ditegaskan melalui keikutsertaan Kepala Staf Koarmada I Laksma TNI Arif Badrudin mewakili Pangkoarmada I sebagai pemateri pada forum diskusi internasional bertajuk “Maintaining Regional Maritime Stability: Challenges and Opportunities” di Lagoi, Bintan, Jumat (31/10/2025).
Kegiatan yang diinisiasi oleh KBRI Singapura tersebut menghadirkan para pemangku kepentingan dari Indonesia dan Singapura, dengan fokus memperkuat sinergi dalam penanganan isu-isu keamanan laut.
Baca Lainnya :
- TNI AL Sambut Kunjungan Kehormatan Kepala Angkatan Laut Spanyol0
- Wah... Kodaeral VI Panen Rumput Laut di Punaga Takalar0
- Uji Coba Penembakan Torpedo Kapal Selam Otonomous, Menhan: 100 Persen Desain Anak Bangsa0
- Program Ketahanan Pangan TNI AL di Lampung, Panen Cabe, Terong hingga Telur Ayam0
- TNI AL Panen Kedelai Varietas Garuda Merah Putih di Lampung, Dihadiri Menhan dan Mentan0
Dalam paparannya, Kaskoarmada I menyampaikan materi berjudul “The Multi-Faceted Threats in the Straits of Malacca and Singapore (SOMS)” yang menyoroti tantangan keamanan non-tradisional di perairan strategis, antara lain perompakan, penyelundupan, perdagangan ilegal, hingga pencemaran laut.
TNI AL menegaskan bahwa keamanan maritim tidak dapat dijalankan secara unilateral. Diperlukan kerja sama lintas negara, berbagi informasi intelijen, mekanisme komunikasi yang efektif, hingga pelaksanaan patroli terkoordinasi agar setiap potensi ancaman dapat ditangani secara cepat dan tepat.
Melalui forum ini, TNI AL berharap hubungan dan koordinasi antara Indonesia dan Singapura semakin solid, khususnya dalam menjaga situasi keamanan di Selat Malaka dan kawasan perairan terdekat.
Upaya kolaboratif yang berkelanjutan ini sesuai dengan perintah Kepala Stag Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali agar TNI AL mampu mewujudkan lingkungan maritim yang aman, stabil, dan kondusif bagi kepentingan regional dan internasional. (Bow/Mar)











