- Lanal Lampung Bekali Materi Bela Negara, Tanamkan Displin Siswa SMAN 11 Bandar Lampung
- TPK Koja Pastikan Operasional dan Pelayanan Terminal Tetap Lancar dan Terjaga Saat Pekerja Sampaikan Aspirasi
- 13 Hari Hilang di Laut, Rachmad Ditemukan Terdampar di Pulau Republik Palau
- Menteri Trenggono Pastikan 6 Program Prioritas Bawa Manfaat bagi Masyarakat, Apa Saja ?
- Perangi Narkoba, Pelindo Regional 2 dan BNN Jakarta Utara Gelar Sobat Ananda Bersinar di SMAN 80 Jakarta
- 3 Bayi Buaya Langka Sinyulong Diamankan KKP dari Permukiman Nelayan, Ini Penampakannya
- Latma DIVEX 2026, Pasukan Katak TNI AL dan Republic of Korea Navy Asah Kemampuan Operasi Bawah Air
- KRI Hiu-634 Angkut Bantuan Kejati NTT, Disalurkan ke Maumere dan Reo
- BKPRMI Jakarta Gelar Pelatihan Pemilahan dan Pengelolaan Sampah di Pulau Pramuka
- KRI Selar-879 TNI AL dan Philippine Navy Siaga Jaga Perbatasan Indonesia dan Filipina
Uji Coba Penembakan Torpedo Kapal Selam Otonomous, Menhan: 100 Persen Desain Anak Bangsa

Keterangan Gambar : Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menyaksikan langsung peluncuran dan uji coba penembakan torpedo Kapal Selam Otonomous (KSOT) di Koarmada II, Surabaya, Kamis (30/10/2025). Foto: Kemhan
Indonesiamaritimenews.com (IMN), SURABAYA: Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menyaksikan langsung peluncuran dan uji coba penembakan torpedo Kapal Selam Otonomous (KSOT) di Koarmada II, Surabaya, Kamis (30/10/2025).
Uji coba ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan teknologi pertahanan bawah laut hasil karya industri pertahanan dalam negeri yang diproduksi oleh PT PAL Indonesia.
KSOT merupakan inovasi strategis yang dikembangkan atas mandat Kementerian Pertahanan (Kemhan) untuk menghadirkan sistem pertahanan tanpa awak dengan efek gempur tinggi.
Baca Lainnya :
- Program Ketahanan Pangan TNI AL di Lampung, Panen Cabe, Terong hingga Telur Ayam0
- TNI AL Panen Kedelai Varietas Garuda Merah Putih di Lampung, Dihadiri Menhan dan Mentan0
- KRI Belati-622, Kapal Cepat Rudal Multifungsi Resmi Perkuat Armada TNI AL0
- Kapal Perang KRI Jhon Lie-358 Sukses Jalani Misi Latgab di Samudra Hindia0
- Pimpin Serah Terima 4 Jabatan Strategis, Kasal: Amanah Dijawab dengan Pengabdian0
Dalam keterangan resmi Kementerian Pertahanan dijelaskan, kapal selam ini dirancang untuk memberikan solusi cepat, efisien, dan efektif dalam memperkuat kemampuan tempur laut Indonesia, sekaligus menjadi pelengkap armada kapal selam berawak yang sudah dimiliki TNI Angkatan Laut.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengikuti langsung proses perencanaan dan pelaksanaan uji coba melalui teknologi komunikasi dari Jakarta.
Menhan Sjafrie menyampaikan bahwa TNI Angkatan Laut dan PT PAL terus mengadakan evaluasi penyempurnaan agar supaya produk ini bisa lebih sempurna penampilannya dan juga akan lebih bermanfaat penggunaannya.
“Kita adalah negara keempat di dunia yang memproduksi Kapal Selam Otonomous atau KSOT setelah Amerika, Rusia, dan Cina. Ini adalah kebanggaan kita bahwa anak bangsa bisa memproduksi alutsista yang setara dengan negara-negara global di bidang teknologi militer,” ujar Menhan.
“Ini adalah kerja keras kita semuanya. Ini 100% desain anak Indonesia,” tambah Menhan Sjafrie.
Pelaksanaan uji coba KSOT ini menjadi bukti nyata kemajuan industri pertahanan nasional dalam menghadirkan teknologi maritim modern yang mendukung kemandirian dan kesiapan tempur pertahanan Indonesia di bawah laut.
Turut hadir dalam kegiatan ini yaitu Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali, Direktur Utama PT PAL Indonesia, dan Kabaloghan Kemhan. (Bow/Mar)











