- Operasi Ketupat dan Arus Mudik Lebaran 2026 Sukses, ASDP dan Korlantas Polri Perkuat Kolaborasi
- Pasukan Katak TNI AL Siaga Objek Vital, Antisipasi Serangan Pembajak Pesawat
- TNI AL dan Royal Australian Navy Gelar MOWG 2026, Perkuat Kerjasama Operasi dan Latihan Maritim
- Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 Bersama KRI Dorang-874: BI dan TNI AL Sasar Pulau 3T di Maluku
- Tabrakan Maut Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Menhub: Korban 106 Orang, 15 Meninggal, 91 Luka-luka
- Transformasi PELNI 74 Tahun Berlayar untuk Indonesia, Perubahan Logo hingga Peremajaan Kapal
- Tragedi Tabrakan KA di Bekasi Timur, Korban Tewas Bertambah Jadi 14 Orang, 84 Luka-luka
- Kemenhub Tngkatkan Kompetensi Teknisi Telekomunikasi Perkuat Keselamatan Pelayaran
- Presiden Prabowo Jenguk Korban Tabrakan KA di RSUD Bekasi, Pastikan Penanganan Medis Terbaik
- Standar Kesehatan Pelaut Ditingkatkan, Kemenhub Perkuat Kompetensi Dokter Pemeriksa
Pelindo Kebut Pengerjaan Tol Cibitung-Cilincing, Kejar Target November 2022 Selesai.

Keterangan Gambar : Ilustrasi Jalan Tol. Foto: Properti Of Indonesia
Indonesiamaritimenews.com ( IMN),JAKARTA: PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melalui PT Akses Pelabuhan Indonesia kini sedang mengoptimalkan pengerjaan proyek Seksi 4 jalan tol Cibitung-Cilincing (JTCC). Jalan tol sepanjang 7,29 km ditargetkan rampung pada akhir November 2022.
Direktur Utama PT Pelindo Arif Suhartono mengatakan, pengerjaan konstruksi tinggal 600 meter lagi. "Konstruksi di ruas Tarumajaya-Cilincing ini sedang kita kebut, tinggal sekitar 600 meter,” kata Arif, Senin (14/11/2022).
Jalan tol Cibitung-Cilincing sepanjang 34,77 km ini menurut Arif akan menjadi tumpuan utama arus barang dari kawasan timur Jakarta. Di wilayah tersebut banyak kawasan industri berskala besar, seperti Kawasan Industri Jababeka, MM2100 Industrial Town BFIE, dan Greenland International Industrial Center (GIIC). Lebih dari 60 persen barang ekspor melalui Tanjung Priok datang dari hinterland di timur Jakarta.
Baca Lainnya :
- Maut di Tol Cipali, 3 Orang Tewas, 7 Luka-luka0
- PT. Pertamina Gas Negara Pasok Gas Bumi dan LNG ke Turki0
- Joe Biden dan Xi Jinping Jabat Tangan di KTT G20, Mata Dunia Tertuju ke Bali0
- KTT G20 Bali, Kapal Negara Siaga di Pelabuhan Benoa0
- Jepang dan Inggris Naksir Proyek MRT Jakarta, Langsung Bikin MoU0
Sebagai catatan, hingga Oktober 2022, jalan tol tersebut sudah beroperasi sebagian. Yaitu Seksi 1, 2, dan 3 yang menghubungkan Cibitung-Tarumajaya sejauh 27,5 km.
LEBIH LANCAR
Direktur API Iwan Ridwan menambahkan, selama ini arus barang dari timur Jakarta menuju Tanjung Priok melewati tol Cikampek. Setelah itu masuk ke Jakarta Outer Ring Road (JORR) Seksi E2 dan E3 melalui Simpang Susun (Ramp) Cikunir menuju Cilincing, lalu terhubung ke Tanjung Priok via Seksi N.
Dari Ramp Cikunir hingga Tanjung Priok berjarak 18,87 km, sedangkan Cibitung-Cikunir sekitar 14 km. Dalam kondisi normal, jalur ini bisa ditempuh sekitar satu jam. "Tetapi pada jam-jam sibuk seperti sore hari, waktu tempuhnya bisa di atas dua jam,” ungkap Iwan.
Ke depan truk-truk kontainer tak perlu lagi melewati Cibitung-Cikunir-Cilincing, karena bisa berbelok ke jalan tol Cibitung-Cilincing. Meski jarak tol Cibitung-Cilincing lebih panjang sekitar 2 km, tapi aksesnya akan jauh lebih lancar.
Selain itu juga akan mengurangi beban jalan tol Cikampek-Jakarta. Karena LHR (Lalu Lintas Harian) tol ini sudah sangat tinggi. (Arry/ Oryza)











