- Pascagempa Flores, ASDP Perkuat Keselamatan Kapal dan Pelabuhan
- Dorong UMKM dan Ekonomi Berkelanjutan, Ketum PWI Pusat: Modal Ventura Harus Diperkuat
- Menembus Lokasi Terisolasi di NTT, Lanal Maumere Kerahkan Rigid Buoyancy Boat
- KRI Bung Hatta-370 Salurkan 1,3 Ton Paket Bantuan untuk Korban Gempa NTT
- Rumput Laut dan Agar-agar Indonesia Bebas Tarif Tambahan Section 3 di AS
- Kampung Nelayan Merah Putih di Konawe Mulai Produktif, Kirim 8 Ton Ikan Kualitas Ekspor
- Keren! 17 Penyelam KKP, POSSI dan KABL Kibarkan Merah Putih di Bawah Laut Teluk Banten
- TNI AL Perkuat Sinergi Berantas Penyelundupan Narkoba di Perairan Kepri
- Bawa 2,6 Ton Sabu Cair, Kapal Berbendera Tanzania Dikepung Tim BNN, Bea Cukai dan Polda Kepri
- PELNI dan Pelindo Buka Posko Bersama di Tanjung Priok, Gratis Kirim Bantuan Bencana NTT
Pelindo Kebut Pengerjaan Tol Cibitung-Cilincing, Kejar Target November 2022 Selesai.

Keterangan Gambar : Ilustrasi Jalan Tol. Foto: Properti Of Indonesia
Indonesiamaritimenews.com ( IMN),JAKARTA: PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melalui PT Akses Pelabuhan Indonesia kini sedang mengoptimalkan pengerjaan proyek Seksi 4 jalan tol Cibitung-Cilincing (JTCC). Jalan tol sepanjang 7,29 km ditargetkan rampung pada akhir November 2022.
Direktur Utama PT Pelindo Arif Suhartono mengatakan, pengerjaan konstruksi tinggal 600 meter lagi. "Konstruksi di ruas Tarumajaya-Cilincing ini sedang kita kebut, tinggal sekitar 600 meter,” kata Arif, Senin (14/11/2022).
Jalan tol Cibitung-Cilincing sepanjang 34,77 km ini menurut Arif akan menjadi tumpuan utama arus barang dari kawasan timur Jakarta. Di wilayah tersebut banyak kawasan industri berskala besar, seperti Kawasan Industri Jababeka, MM2100 Industrial Town BFIE, dan Greenland International Industrial Center (GIIC). Lebih dari 60 persen barang ekspor melalui Tanjung Priok datang dari hinterland di timur Jakarta.
Baca Lainnya :
- Maut di Tol Cipali, 3 Orang Tewas, 7 Luka-luka0
- PT. Pertamina Gas Negara Pasok Gas Bumi dan LNG ke Turki0
- Joe Biden dan Xi Jinping Jabat Tangan di KTT G20, Mata Dunia Tertuju ke Bali0
- KTT G20 Bali, Kapal Negara Siaga di Pelabuhan Benoa0
- Jepang dan Inggris Naksir Proyek MRT Jakarta, Langsung Bikin MoU0
Sebagai catatan, hingga Oktober 2022, jalan tol tersebut sudah beroperasi sebagian. Yaitu Seksi 1, 2, dan 3 yang menghubungkan Cibitung-Tarumajaya sejauh 27,5 km.
LEBIH LANCAR
Direktur API Iwan Ridwan menambahkan, selama ini arus barang dari timur Jakarta menuju Tanjung Priok melewati tol Cikampek. Setelah itu masuk ke Jakarta Outer Ring Road (JORR) Seksi E2 dan E3 melalui Simpang Susun (Ramp) Cikunir menuju Cilincing, lalu terhubung ke Tanjung Priok via Seksi N.
Dari Ramp Cikunir hingga Tanjung Priok berjarak 18,87 km, sedangkan Cibitung-Cikunir sekitar 14 km. Dalam kondisi normal, jalur ini bisa ditempuh sekitar satu jam. "Tetapi pada jam-jam sibuk seperti sore hari, waktu tempuhnya bisa di atas dua jam,” ungkap Iwan.
Ke depan truk-truk kontainer tak perlu lagi melewati Cibitung-Cikunir-Cilincing, karena bisa berbelok ke jalan tol Cibitung-Cilincing. Meski jarak tol Cibitung-Cilincing lebih panjang sekitar 2 km, tapi aksesnya akan jauh lebih lancar.
Selain itu juga akan mengurangi beban jalan tol Cikampek-Jakarta. Karena LHR (Lalu Lintas Harian) tol ini sudah sangat tinggi. (Arry/ Oryza)











