Nyantri di KRI Semarang-594, 500 Pelajar Dapat Pengetahuan Soal Kapal Perang

By Indonesia Maritime News 30 Mar 2024, 14:12:20 WIB Religi
Nyantri di KRI Semarang-594, 500 Pelajar Dapat Pengetahuan Soal Kapal Perang

Keterangan Gambar : Sebanyak 500 pelajar peserta pesantren kilat di KRI Semarang-594 memperoleh pengetahuan tentang kapal perang. Foto: Dispenal



Indonesiamaritimenews.com (IMN),JAKARTA: Sebanyak 500 peserta yang mengikuti pesantren kilat hari pertama di atas KRI Semarang-594 banyak menimba ilmu. Selain mengasah keimanan dan ketaqwaan, mereka juga menerima pembekalan seputar dunia kapal perang.

Seperti diketahui, ratusan pelajar yang 'nyantri' mengikuti pesantren kilat di kapal perang, dilepas oleh Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali di Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara, Kamis (28/3/2024).

Baca Lainnya :

Hari pertama mereka mendapat pembekalan dari Prajurit TNI AL, yakni Letda Laut (T) Hafizh Zaki. Peserta menerima pengetahuan tentang pengenalan kapal perang, meliputi pengetahuan tentang jenis-jenis kapal perang dan peran-peran di kapal perang, serta aturan yang berlaku saat layar maupun sandar.

Dengan demikian, wawasan peserta akan dunia kemaritiman khususnya TNI AL akan semakin bertambah. Selain itu, peserta juga dibekali dengan ilmu-ilmu agama, agar dalam menjalankan ibadah puasa di Bulan Ramadhan ini.

Hal ini penting karena dapat dijadikan bekal bagi generasi muda dalam mencintai negara yang dilandasi akhlak mulia, sehingga menghadirkan generasi emas Indonesia yang berbudi luhur.

Diberitakan indonesiamaritimenews.com sebelumnya, sebanyak 500 peserta yang terdiri dari siswa/siswi di wilayah Jakarta mengikuti kegiatan pesantren kilat di atas kapal perang. Program tersebut dilaksanakan selama 3 hari dimulai tanggal 28 Maret hingga 30 Maret 2024. Pada tanggal 29 April 2024 KRI Semarang-594 berlayar menuju Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, Jakarta.

Pelaksanaan kegiatan Pesantren Kilat selaras dengan program prioritas Kasal seputar peningkatan Sumber Daya Manusia untuk Indonesia Maju. (Fat/Oryza)





Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook