- Tol Laut Dinilai Belum Berhasil,Muatan Tak Seimbang Kapal Balik Muatan Minim
- Dua Kapal Perang TNI AL Perkuat Keamanan Laut Timur Indonesia
- Tarif 0% Ekspor Tuna ke Jepang, KKP Siap Fasilitasi Unit Pengolah Ikan, Ini Tata Caranya
- Tugboat Equator 10 Bocor di Laut Jawa, KM Kelimutu Bantu Evakuasi 8 Awak Kapal
- Kecelakaan di Laut Arafuru, KRI Banjarmasin-592 Selamatkan 12 ABK KM Putra Kwantan
- Timba Ilmu Bahari: Taruna TNI, Akpol dan Mahasiswa Unhan Berlayar Naik KRI Radjiman Wedyodiningrat
- Hari Dharma Samudera, Tabur Bunga dan Bakti Sosial di Bangka Belitung
- Presiden Prabowo Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia–Inggris
- IPC TPK Mantapkan Arah Strategis 2026, Ini Strateginya
- TPK Bagendang Catatkan Kinerja Solid, Arus Peti Kemas Tumbuh Positif
Menhub dan Menko PMK Pantau Lalu Lintas Libur Nataru di Pos Gadog Puncak

Keterangan Gambar : Menko PMK Muhadjir Effendy. Foto: dok. Kemenhub
Indonesiamaritimenews.com (IMN),BOGOR :Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy, Jumat (30/12/2022), meninjau penanganan arus lalu lintas kendaraan di Gadog, Puncak, Bogor, Jawa Barat.
Keduanya mengunjungi pos pelayanan terpadu di Gadog, yang memiliki sejumlah fasilitas untuk memonitor situasi dan kondisi pergerakan lalu lintas kendaraan.
Sejumlah pejabat yang ikut meninjau yaitu, Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Umar Aris, Dirlantas Polda Jawa Barat Kombes Pol Romin Thoyib, dan Dirut Jasa Raharja Rivan Achmad Purwanto.
Baca Lainnya :
- 1 Juta Penumpang Naik Kereta Api Selama Libur Nataru, Melonjak 204 Persen 0
- Truk ODOL Dilarang Naik Kapal, Kalau Nekat Usir Saja0
- Cuaca Ekstrem, Kemenhub Gandeng BMKG, BRIN dan BNPB Antisipasi Dampak Buruk0
- Truk Bawa 24 Ton Semen Kecebur ke Laut di Pelabuhan Merak0
- Pelindo Multi Terminal Lancarkan Pelayanan Nataru Tambah Peralatan dan SDM di Lapangan0
Muhadjir menilai pergerakan lalu lintas di gadog ke arah Puncak masih relatif lancar terkendali. Tahun ini terjadi lonjakan pergerakan kendaraan sebesar 25% dibandingkan tahun lalu yang lebih rendah karena ada pembatasan perjalanan akibat pandemi Covid-19.
Dia meminta para pemilik bus, khususnya bus pariwisata agar memastikan armadanya memenuhi aspek keselamatan. "Tidak boleh ada bus wisata yang tidak layak dan dipaksakan jalan. Saya minta petugas di lapangan untuk mengawasi dengan baik,” kata Menko Muhadjir.
REKAYASA LALU LINTAS
Sementara itu Menhub Budi Karya menjelaskan, pergerakan kendaraan di Gadog masih terkendali karena belum mencapai puncaknya. “Diprediksi akan mulai padat malam ini (Jumat malam) dan besok saat perayaan malam tahun baru. Untuk itu saya minta petugas selain melakukan pengendalian lalu lintas juga menjaga keamanan dan ketertibannya,” kata Budi Karya.
Menhub juga meminta petugas kepolisian di lapangan untuk mengantisipasi terjadinya arus balik kendaraan dengan menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas yang diperlukan. Seperti: one way, contra flow, atau kebijakan diskresi lainnya yang menjadi kewenangan petugas kepolisian di lapangan. Selain itu, juga melakukan pengaturan di tempat istirahat (rest area), dan titik-titik lainnya yang berpotensi terjadi kepadatan.
“Saya juga mengingatkan kepada masyarakat tentang cuaca ekstrem yang terjadi di akhir tahun. Agar tetap waspada dan mengutamakan keselamatan,” pesan Budi Karya.
Mengantisipasi lonjakan kendaraan di malam pergantian tahun di wilayah Puncak Bogor, antisipasi telah disiapkan kepolisian.
Langkah yang dilakukan polisi yakni: mengerahkan petugas kepolisian di sejumlah titik krusial di jalur Puncak karena jumlah kendaraan meningkat dibandingkan hari biasa, dan menerapkan malam bebas kendaraan atau Car Free Night (CFN) pada saat malam mulai 31 Desember 2022 pukul 18.00 WIB hingga 1 Januari 2023 pukul 06.00 WIB. (Riz/Oryza)











