- Diskon Tiket PELNI Disambut Antusias, Kuota Terserap 96 Persen
- Paus Bungkuk Terdampar di Pantai Perancak Bali, Tak Kuat Bertahan Hidup
- Penyelundupan 10,9 Ton Pasir dan Balok Timah Rp1,7 M Dibongkar TNI AL di Jakarta Utara
- Penyelundupan 1,9 Ton Pasir Timah ke Malaysia digagalkan Kodaeral IV di Perairan Karimun
- GM Pelindo Regional 2 Panjang: Tren Operasional Semester I Tahun 2026 Positif, Optimistis Kinerja Tumbuh Hingga Akhir Tahun
- Buntut Ucapan Lu Punya Otak Nggak, PWI Seret Hotman Paris ke Jalur Hukum
- Sentil Pernyataan Hotman Paris, PWI Pusat: Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers
- Dikejar TNI AL, Mafia Internasional Buang Tas Isi Liqiuid Vape Yakuza ke Laut
- Bangun Budaya Keselamatan Pelayaran, Kemenhub Bagikan 150 Life Jacket ke Nelayan
- Peduli Lingkungan Laut, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Konservasi Terumbu Karang di Pulau Merak Besar
Mendarat di Pantai Banongan, Tank Amfibi Korps Marinir TNI AL Turunkan Pasukan Infanteri

Keterangan Gambar : Kendaraan tempur Kavaleri Korps Marinir TNI AL medarat di Pantai Banongan Situbondo. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), SITUBONDO: Kendaraan tempur Kavaleri Korps Marinir TNI AL bersama Japan Ground Self-Defense Force (JGSDF), United States Marine Corps (USMC) dan Singapore Army serta unsur-unsur tempur yang tergabung, melakukan serbuan operasi pendaratan amfibi di Pantai Banongan, Asembagus, Situbondo, Jawa Timur. Minggu (10/9/2023).
Serbuan ini menjadi salah satu bagian dalam rangka Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) tahun 2023.
Baca Lainnya :
- Semarak Panggung Prajurit HUT TNI AL, Bergoyang Bersama Keluarga Besar Kolinlamil0
- Tiba di Banjarmasin, Tim Putih Ekspedisi Maritim Gelar Baksos dan Ziarah Makam0
- Tim Putih Ekspedisi Maritim TNI AL 2023 Bergerak dari Pontianak0
- Ekspedisi Maritim 2023, TNI AL Lepas Tim Merah dari Tarakan0
- TNI AL Gelar Program Kali Bersih Nusantara, Kasal: Wujudkan Visi Indonesia Emas0
Mendarat gelombang pertama unsur Tank amfibi kendaraan tempur Tank BMP 3F, disusul mendarat gelombang ke dua unsur kendaraan pendarat amfibi LVT-7 A1 mendaratkan pasukan Infanteri. Pendaratan ini guna menguasai pantai yang dikuasai oleh musuh dan KAPA K61 mengangkut Meriam Howitzer 105 mm ke pantai pendaratan.
Puncak dari Latihan Gabungan Bersama Super Garuda Shield tahun 2023 yaitu mengaplikasikan operasi pendaratan amfibi antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Komando Indo-Pasifik AS (INDOPACOM) serta melibatkan negara-negara satu kawasan.
Komandan Resimen Kavaleri 2 Marinir Kolonel Mar Muhammad Rizal mengatakan, latihan gabungan bersama ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme prajurit Korps Marinir TNI AL. "Diharapkan latihan inj dapat meningkatkan kerja sama bilateral antara militer dan membangun hubungan militer yang positif," kata Kolonel Rizal.
“Selain itu bertujuan untuk mengembangkan kemampuan dan melaksanakan fungsi gabungan, prosedur staf memanfaatkan kemampuan kodal dari fungsi gabungan antar matra Angkatan Darat, Laut, Udara dan Koopssus TNI,” pungkasnya. (Riz/Oryza)











