- Amanah Jabatan dan Rasa Malu
- Dermaga Penajam Direhabilitasi, ASDP Pastikan Layanan Penyeberangan Berjalan Aman dan Optimal
- PELNI Raih 7 Sertifikat ISO Terintegrasi, Perkuat Tata Kelola dan Keunggulan Operasional
- Asyik.. PELNI Diskon Tiket Lagi, Sambut Liburan Sekolah 2026
- Tentara Cilik Serbu Kapal Perang di Markas Kodaeral XII
- Optimalisasi TBS, Terminal Teluk Lamong dan Aptrindo Perkuat Kolaborasi Lancarkan Arus Logistik
- Kontribusi Kemanusian dan Kesehatan, TPK Koja Selenggarakan Donor Darah
- TTL Sambut Maiden Voyage MV WANTAI,Rutin Setiap Minggu,Perkuat Akses Surabaya-Tiongkok
- Optimisme Masyarakat, Kabupaten Garut Utara Segera Menjadi Prioritas Nasional Otonomi Daerah
- Libur Panjang Aman & Lancar, ASDP Menyeberangkan 804 Ribu Penumpang dan 215 Ribu Kendaraan
Longsor di Kota Batam, Prajurit TNI AL Menggelar Aksi Tanggap Darurat

Keterangan Gambar : Prajurit Yonmarharlan IV Batam bersama Basarnas dan stakeholder lainnya membantu masyarakat korban bencana tanah longsor di Kepulauan Riau. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Bencana alam tanah longsor melanda wilayah Tiban Koperasi, Kota Batam, Kepulauan Riau. Prajurit TNI AL dari Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) IV Batam bersinergi dengan Basarnas dan masyarakat setempat bahu membahu melaksanakan SAR.
Prajurit Yonmarhanlan IV Batam bergotong royong bersama instansi terkait dengan masyarakat setempat menyingkirkan puing-puing bangunan yang hancur akibat tanah longsor serta membersihkan lumpur yang masuk ke dalam rumah warga pada Selasa (14/1/2025).
Baca Lainnya :
- Tegas! 600 Prajurit TNI AL dan Masyarakat Pesisir Bongkar Patok Pagar Laut 30 Km di Tangerang0
- Perahu Tenggelam, 2 Nelayan Terombang-ambing di Selat Riau Diselamatkan KRI Silas Papare-3860
- Kru Kapal Asing Sakit di Perairan Berau Dievakuasi TNI AL, Basarnas dan Polair0
- Cilegon Banjir, Satgas Siaga Bencana Lanal Banten Kerahkan Bantuan0
- 24 Kapal Nelayan Dimangsa Si Jago Merah, Lanal Tegal Sigap Padamkan Kebakaran0
Komandan Yonmarhanlan IV Batam Mayor Marinir Andi Arif Mangkubumi mengatakan, tanah longsor terjadi akibat guyuran hujan deras selama tiga hari berturut-turut di wilayah Kota Batam. Selain mengakibatkan genangan air di beberapa tempat, hujan deras juga menimbulkan tanah longsor di wilayah Tiban Koperasi.
"Yonmarhanlan IV Batam sudah menyiapkan Ton Siaga Kemanusiaan untuk mengantisipasi bencana yang mungkin terjadi mengingat kondisi cuaca ekstrim di wilayah Kepri beberapa waktu ini," Mayor Andi Arif.
"Hal ini sebagai wujud kesigapan dalam menghadapi bencana alam dan memastikan masyarakat yang terdampak bencana mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat," ungkapnya.
Bencana alam tanah longsor ini jiga mengakibatkan lima rumah warga mengalami kerusakan parah dan menelan korban jiwa. Empat warga meninggal dunia tertimpa bangunan ambruk akibat longsor.
Dua orang korban jiwa sudah dikebumikan di TPU Temiang Batu Aji dan dua korban jiwa lainnya saat ini sudah dibawa ke RS Otorita Batam untuk dilakukan otopsi.
Aksi cepat tanggap dalam bencana tanah longsor ini merupakan bentuk komitmen TNI AL dalam mendukung penanggulangan bencana sesuai dengan perintah harian Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali yaitu TNI AL tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan pertahanan perairan nusantara, tetapi juga berperan dalam berbagai kegiatan kemanusiaan termasuk penanggulangan bencana alam.
Sebagai catatan, bencana longsor terjadi di Perumahan Tiban Koperasi Kpta Batam, Kepulauan Riau, pada Senin dini hari (13/1). Peristiwa ini mengakibatkan 5 rumah warga roboh dan mengakibatkan 9 korban, 4 di antaranya meninggal dunia. (Riz/Oryza)











