- PELNI Rampungkan SisKomKap di 25 Kapal Penumpang, Konektivitas Pelayaran Lebih Optimal
- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia Timur, KKP Terjunkan 87 Surveyor
- Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur, IPC TPK Tambah Reach Stacker
24 Kapal Nelayan Dimangsa Si Jago Merah, Lanal Tegal Sigap Padamkan Kebakaran

Keterangan Gambar : 24 kapal ludes teebakar di Pelabuhan Pelindo Tegal, Jateng. Prajurit TNI AL dan stakeholder lainnya bahu membahu memadamkan kebakaran. Foto: Dispenal
24 Kapal Nelayan Dimangsa Si Jago Merah, Lanal Tegal Sigap Padamkan Kebakaran
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Sebanyak 24 kapal nelayan dimangsa si jago merah di Pelabuhan Pelindo, Tegalsari, Kota Tegal, Jumat (27/12/2024) dini hari. Prajurit Pangkalan TNI AL (Lanal) Tegal bersama berbagai unsur terkait, termasuk Polri, dan Pemerintah Kota Tegal, dengan sigap membantu memadamkan kebakaran.
Kejadian bermula ketika dini hari Lanal Tegal mendapat informasi dari penjaga kapal yang melihat kapal terbakar. Api diduga berasal dari kapal yang sandar di tengah-tengah pelabuhan Pelindo Tegal.
Baca Lainnya :
- KLM Fajar Lorena Karam 2 Orang Tewas, KPLP Evakuasi Penumpang0
- Penyelundupan Miras di Papua Tengah Digagalkan Lanal Timika0
- KMP Jagantara Bawa 370 Penumpang Kandas di Perairan Pulau Kandang Lunik Lampung0
- Desember-Januari Cuaca Ekstrem, Pengguna Kapal Laut Diingatkan Tetap Waspada0
- 2 Kapal Ikan Terbakar di Dermaga Masami, TNI AL Kerahkan Prajurit Patkamla0
Komandan Lanal Tegal, Letkol Laut (P) Rizki Purnama Putra segera memerintahkan personelnya untuk melaksanakan upaya pemadaman bersama Damkar, Polres Tegal kota dan unsur kemaritiman. Namun karena angin yang kencang api cepat membesar dan menyambar ke lebih dari 19 kapal lainnya. Hingga Jumat malam api masih belum bisa dijinakkan.
Petugas gabungan bahu membahu mengatasi kebakaran. Adapun unsur yang ikut dalam Pemadaman Damkar Kota Tegal, Lanal Tegal, Polres Tegal Kota, KSOP kelas IV Tegal, BPBD Kota Tegal, Satpol PP Kota Tegal, Pelindo Tegal, dan masyarakat nelayan. Sementara itu material yang digunakan 10 unit mobil Damkar dan water canon Polres Tegal Kota.
Dalam operasi pemadaman, Komandan Lanal Tegal Letkol Laut (P) Rizki Purnama Putra bersama Kapolres Tegal Kota, Dandim 0712 Tegal, pejabat Pemerintah Kota Tegal, serta tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Palang Merah Indonesia (PMI), dan sejumlah elemen lainnya turut hadir di lokasi untuk memantau langsung situasi.
Kerja sama lintas instansi terlihat nyata di tengah upaya pemadaman yang penuh tantangan, mengingat banyaknya kapal yang terbakar serta potensi bahaya dari bahan bakar di sekitar lokasi. Para prajurit Lanal Tegal dengan cekatan bergabung bersama tim pemadam kebakaran untuk mengendalikan kobaran api dan memastikan keselamatan di area tersebut.
"Kami dari Lanal Tegal turut mendukung penuh upaya pemadaman ini. Kolaborasi yang solid antara berbagai pihak menjadi kunci dalam mengatasi situasi darurat seperti ini," ujar Danlanal Tegal, Letkol Rizki Purnama Putra di lokasi kejadian.
Api sulit dipadamkan, namun dengan kerja sama semua pihak yang terlibat situasi dapat dikendalikan. Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian material akibat kebakaran masih dalam proses pendataan dan penyelidikan.
Prajurit Lanal Tegal terus siaga untuk mendukung pemulihan pasca-kebakaran, termasuk membantu evakuasi kapal yang terdampak serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menindaklanjuti insiden ini.
Pada kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menyampaikan kepada seluruh jajaran TNI AL untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap informasi yang diterima, terutama kehadiran TNI AL diharapkan dapat membantu kesulitan masyarakat yang mengalami musibah di sekitar wilayah kerjanya. (Bow/Oryza)











