- Tol Laut Dinilai Belum Berhasil,Muatan Tak Seimbang Kapal Balik Muatan Minim
- Dua Kapal Perang TNI AL Perkuat Keamanan Laut Timur Indonesia
- Tarif 0% Ekspor Tuna ke Jepang, KKP Siap Fasilitasi Unit Pengolah Ikan, Ini Tata Caranya
- Tugboat Equator 10 Bocor di Laut Jawa, KM Kelimutu Bantu Evakuasi 8 Awak Kapal
- Kecelakaan di Laut Arafuru, KRI Banjarmasin-592 Selamatkan 12 ABK KM Putra Kwantan
- Timba Ilmu Bahari: Taruna TNI, Akpol dan Mahasiswa Unhan Berlayar Naik KRI Radjiman Wedyodiningrat
- Hari Dharma Samudera, Tabur Bunga dan Bakti Sosial di Bangka Belitung
- Presiden Prabowo Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia–Inggris
- IPC TPK Mantapkan Arah Strategis 2026, Ini Strateginya
- TPK Bagendang Catatkan Kinerja Solid, Arus Peti Kemas Tumbuh Positif
Libur Nataru 2023-2024 Diprediski 3 Juta Orang Menyeberang Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk

Keterangan Gambar : Pelabuhan Bakauheni. Foto: property of indonesiamaritimenews.com
Indonesiamaritimenews.com (IMN),JAKARTA: Lonjakan penumpang kapal pada liburan Nataru 2023-2024 diperkirakan mencapai 3 juta orang. Mengantisipasi hal tersebut, PT ASDP mengoptimalkan sarana prasarana khususnya lintasan utama penyeberangan Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk.
Sarana prasarana penyeberangan dan pelabuhan perlu disiapkan demi menunjang kelancaran dan ketertiban layanan pengguna jasa. Diprediksi, jumlah penumpang kapal mencapai lebih dari 3 juta orang. Sedangkan jumlah kendaraan yang menyeberang diperkirakan lebih dari 700 ribu unit.
Baca Lainnya :
- Indonesia Gandeng Arab Saudi Tanam Investasi Bandara Haji dan Umroh0
- Gandeng Arab Saudi, Brunei dan IALA, Ini Bentuk Kerjasama Maritim yang Dijalin Kemenhub0
- Top! Tampil di Ajang Word Architecture Festival, Desain Pelabuhan Sanur Mendunia0
- Difasilitasi Ditjen Hubla, ABK Meninggal di Kapal MV Cahaya Mustika Laut Dapat Santunan Rp 100 Juta0
- Pertemuan Bilateral dengan Pejabat Maritim Korea, Ini yang Dibahas Dirjen Hubla Kemenhub0
Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin mengatakan peningkatan fasilitas pelabuhan serta akselerasi digitalisasi menjadi salah satu fokus utama ASDP dalam menunjang kelancaran arus libur Nataru 2023/2024 ini.
"Optimalisasi layanan ini tentunya untuk mengantisipasi proyeksi produksi angkutan Nataru atau mobilisisasi penumpang di Pelabuhan utama yakni Merak, Bakauheni, Ketapang, dan Gilimanuk yang diperkirakan naik sekitar 15% untuk periode H-8 hingga H+10," jelas Shelvy dalam keterangan tertulis dikutip Rabu (6/12/2023).
Ia menambahkan, ASDP bersama stakeholder terkait akan memastikan kapasitas angkut dan fasilitas pelayanan memadai, baik dari sarana prasarana maupun kesiapan alur lalu lintas kendaraan.
ASDP memprediksi puncak jumlah kendaraan kecil atau mobil pribadi pada Nataru 2023/2024 diperkirakan akan meningkat kurang lebih 7%, atau sekitar 16.014 unit di Pelabuhan Merak, 7,5% atau 13.583 unit di Pelabuhan Bakuheni, dan 6% atau 8.596 unit di Pelabuhan Ketapang.
Mengantisipasi lonjakan tersebut ASDP telah menyiapkan 49 unit kapal siap operasi dan 7 pasang dermaga di Lintas Ketapang-Gilimanuk dalam rangka mengantisipasi lonjakan penumpang. Rinciannya, Pelabuhan Ketapang dengan 3 MB, 1 Ponton dan 3 Plengsengan; Pelabuhan Gilimanuk dengan 3 MB, 1 Ponton dan 3 Plengsengan. (Arry/Oryza)











