- 1,3 Ton Ketamin Hasil Tangkapan KRI Kerambit-627 Dimusnahkan
- Korban Kebakaran KMP Putri Yasmin Dievakuasi 212 Orang, Data Manifest 131 Penumpang
- KMP Putri Yasmin Terbakar, Menhub: Kondisi Kapal Laik Laut, Tunggu Investigasi KNKT
- KMP Putri Yasmin Terbakar, Situasi Mencekam Saat Penumpang Terombang-ambing di Laut
- KMP Putri Yasmin Terbakar, TNI AL Kerahkan 2 Kapal, 17 Korban Dievakuasi
- KMP Putri Yasmin Terbakar di Selat Lombok, Bawa 131 Penumpang
- 1.286 Telur Penyu Diselamatkan di Sambas, KKP: Dukung Kelestarian Ekosistem Laut
- FIFA ASEAN Cup 2026, Polri Siapkan Pengamanan Ketat
- Jalasenastri Run 2026, Ribuan Peserta Disuguhi Pemandangan Kapal Perang Koarmada II
- 46.160 Peserta MagangHub Angkatan II Batch 1 Mulai Bekerja
Indonesia Gandeng Arab Saudi Tanam Investasi Bandara Haji dan Umroh

Keterangan Gambar : Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bertemu dengan Chief Executive Officer (CEO) Port Projects Management & Development Co. Ltd (PPMDC) Adnan M.T Al-Saggaf, di Jeddah, Arab Saudi. Foto: Kemenhub
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JEDDAH: Kementerian Perhubungan menawarkan Arab Saudi untuk kerjasama investasi di sejumlah bandara di Indonesia dalam melayani penerbangan haji dan umroh.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bertemu dengan Chief Executive Officer (CEO) Port Projects Management & Development Co. Ltd (PPMDC) Adnan M.T Al-Saggaf, dalam kunjungan kerjanya ke Jeddah, Arab Saudi, Sabtu (2/12/2023).
Baca Lainnya :
- Gandeng Arab Saudi, Brunei dan IALA, Ini Bentuk Kerjasama Maritim yang Dijalin Kemenhub0
- Top! Tampil di Ajang Word Architecture Festival, Desain Pelabuhan Sanur Mendunia0
- Difasilitasi Ditjen Hubla, ABK Meninggal di Kapal MV Cahaya Mustika Laut Dapat Santunan Rp 100 Juta0
- Pertemuan Bilateral dengan Pejabat Maritim Korea, Ini yang Dibahas Dirjen Hubla Kemenhub0
- Gerbang Utama Transportasi Laut, Alur Masuk Pelabuhan Molawe Segera Ditetapkan0
PPMDC merupakan operator bandara pertama di Arab Saudi, yang kini mengoperasikan Bandara Haji King Abdul Aziz, Jeddah.
“Kami tawarkan investasi dengan membentuk joint venture bersama dengan operator bandara di Indonesia, dalam rangka mengembangkan bandara-bandara di Indonesia. Serta meningkatkan konektivitas antara bandara haji dan umroh di Indonesia dengan Bandara di Jeddah dan Madinah,” ujar Menhub Budi Karya dalam keterangan tertulis, Minggu (3/12/2023).
Saat ini di Indonesia terdapat sejumlah bandara yang melayani penerbangan haji dan umroh. "Ada beberapa bandara embarkasi haji dan umroh di Indonesia yang dapat dikerjasamakan,” ucap Budi Karya.
ARAB TERTARIK
Sementara itu, CEO PPMDC, Adnan M.T. Al-Saggaf, menyatakan ketertarikannya untuk segera melakukan investasi di bandara-bandara haji dan umroh di Indonesia.
“Dengan pengalaman lebih dari 17 tahun dan sebagai pengelola bandara haji di Jeddah, Arab Saudi, PPMDC yakin dapat memberikan yang terbaik bagi pengelolaan bandara haji dan umroh di Indonesia,” tuturnya.
Sebagai informasi, PPMDC sudah memiliki kerjasama berupa Memorandum of Understanding (MoU) dengan Angkasa Pura 2 (AP 2), untuk penjajakan kerjasama pengoperasian dan pengembangan terminal haji dan umroh. (Arry/Oryza)











