Laksamana Malahayati dalam Pentas Teatrikal Jalasena di TIM

By Indonesia Maritime News 10 Sep 2023, 19:51:06 WIB Seni & Budaya
Laksamana Malahayati dalam Pentas Teatrikal Jalasena di TIM

Keterangan Gambar : Pentas Teatrikal Jalasena Laksamana Malahayati di TIM. Foto: Dispenal




Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Pahlawan kebanggaan Indonesia, Laksamana Malahayati adalah perempuan pertama di dunia yang menjadi Panglima Angkatan Laut. Dia adalah wanita dari Kesultanan Aceh Darussalam pada abad 16 yang gagah berani dalam melawan penjajahan. 

Falam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke 78 TNI Angkatan Laut, pentas seni teater tentang Laksamana Malahayati ditampilkan di Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta.

Baca Lainnya :

TNI Angkatan Laut mempersembahkan seni teatrikal Jalasena Laksamana Malahayati, yang merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam menyambut HIT ke-78 TNI Angkatan Laut yang jatuh pada 10 September. Pentas seni teater ini digelar di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Jumat (8/9/2023).  

Kisah ini menceritakan sosok Malahayati sebagai Panglima Armada Laut perempuan pertama di dunia dari Kesultanan Aceh Darussalam pada abad 16 dalam melawan penjajahan. 

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali mengatakan, bahwa lewat kisah hidup dan sejarah Laksamana Malahayati telah menjadi inspirasi bagi wanita Indonesia. Selain itu juga dalam membangun kekuatan maritim, di mana negara ini merupakan salah satu negara kepulauan terbesar di dunia. 

Seperti yang telah diketahui, Laksamana Malahayati bersama Laskar Inong Balee, sebuah kesatuan yang berisikan lebih dari 2.000 prajurit perempuan terdiri dari para janda pejuang tanah Aceh, berjuang dalam mengusir bangsa asing dari Tanah Rencong, bahkan hingga berhasil menewaskan tokoh Belanda Cornelis de Houtman. 

Senada dengan itu, Panglima TNI Laksmana TNI Yudo Margono yang hadir untuk menyaksikan pertunjukan tersebut menyampaikan apresiasinya atas pagelaran ini. Diharapkan jiwa patriotisme, keberanian maupun nasionalisme yang ditunjukkan oleh Laksamana Malahayati dapat diwariskan serta menginspirasi para generasi penerus bangsa. 

ARTIS PAPAN ATAS

Dalam pertunjukan ini, TNI AL sebagai eksekutif produser menggandeng sejumlah nama besar di dunia seni pertunjukan. Artis Marcella Zalianty yang bertindak produser sekaligus sebagai pemeran utama, Arswendi Bening sebagai Sultan Aceh, Cut Mini yang memerankan sosok ibu Laksamana Malahayati, dan Teuku Rifnu Wikana sebagai suami Malahayati, serta Aulia Sarah yang memerankan Cut Limpah. 

Pentas ini disutradarai oleh Iswandi Pratama dibantu Jay Soebijakto selaku penata artistik, dan Toro Arto sebagai pimpinan produksi. Ikut dilibatkan Nya Ina Raseuki atau Ubiet sebagai pelantun lamen dan koreografer senior Hartati sebagai penata gerak, dan penata musik dipercayakan kepada Indra Perkasa. 

Banyak hal menarik disajikan pada pementasan teaterikal Laksamana Malahayati. Selain adegan pertempuran kolosal yang menggambarkan prajurit Inong Balee dengan serdadu asing, juga ditampilkannya replika kapal perang ke atas panggung pertunjukan.

Jay Soebijakto selaku penata artistik mengatakan replika itu dibuat berdasarkan riset yang telah dilakukan.

"Replika kapal perang merupakan hasil riset selama beberapa waktu dan dihasilkan sebuah bentuk kapal terbuat dari rangka baja yang dapat dibongkar pasang (knock-down) berukuran tinggi 3,5 meter dan panjang 10 meter," kata Jay yang merupakan anak dari KSAL pertama, Laksamana R. Soebijakto yang memimpin TNI AL pada 1948.

Sejumlah pejabat tinggi negara dan TNI - Polri turut hadir menyaksikan teatrikal Jalasena Laksamana Malahayati. Para tokoh yang hadir di antaranya Wapres RI Ke-11 Boediono, Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali, Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.

Hadir pula Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Agus Subianto, Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono, serta sejumlah pejabat tinggi lainnya. (Arry/Oryza)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook