- KRI Selar-879 TNI AL dan Philippine Navy Siaga Jaga Perbatasan Indonesia dan Filipina
- Update Gempa di NTT, Korban Meninggal Dunia 111 Orang, 21.552 Warga Masih Mengungsi
- Dorong Koperasi Nelayan Merah Putih Kembangkan Usaha Berbasis Data, KKP Gandeng ASPPENDO
- KKP Ringkus Kapal Komplotan Pelaku Bom Ikan di Kepulauan Spermonde
- Jelajahi Medan Ekstrem via Darat, Prajurit Jalasena Tembus Lokasi Terisolir Korban Gempa NTT
- Layanan Kesehatan dan Trauma Healing Obati Luka Psikologis Korban Bencana di Manggarai NTT
- Tim Layar Kodaeral IV Berjaya di Kejurnas Series II, Sabet Lima Medali
- Presiden Prabowo Terima Panglima Jilah, Bahas Penanganan Karhutla dan Peran Masyarakat Adat
- Gelar Voice of Customer, Pelindo Regional 2 Banten Perkuat Kolaborasi dengan Pengguna Jasa
- Menembus Wilayah Terisolir Lewat Udara, 2 Helikopter TNI AL Bagikan 1,2 Ton Bantuan Logistik di NTT
KRI Selar-879 TNI AL dan Philippine Navy Siaga Jaga Perbatasan Indonesia dan Filipina

Keterangan Gambar : KRI Selar-879 di Bawah Kendali Operasi (BKO) Guspurla Koarmada II bersama BRP Artemio Ricarte (PS-37) Philippine Navy melaksanakan rangkaian Serial Latihan dalam rangka 3rd Leg Coordinated Patrol (CORPAT) PHILINDO 2026, Kamis (27/8/2026). Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: KRI Selar-879 di Bawah Kendali Operasi (BKO) Guspurla Koarmada II bersama BRP Artemio Ricarte (PS-37) Philippine Navy siaga patroli menjaga keamanan perbatasan.
Kesiapan Angkatan Laut kedua negara diwujudkan dengan melaksanakan rangkaian Serial Latihan dalam rangka 3rd Leg Coordinated Patrol (CORPAT) PHILINDO 2026, Kamis (27/8/2026).
Rangkaian kegiatan diawali dengan Commcheck, Publication Exercise, dan TACMAN Non-Maneuvering, dilanjutkan dengan penyampaian speech oleh Commanding Officer BRP Artemio Ricarte (PS-37) serta Komandan KRI Selar-879.
Baca Lainnya :
- Rapim Pembinaan Saka Bahari Nasional 2026, Wujudkan Pertahanan Negara di Laut0
- Menembus Lokasi Terisolasi di NTT, Lanal Maumere Kerahkan Rigid Buoyancy Boat0
- Lewat Jalur Udara, TNI AL Percepat Distribusi Bantuan Logistik untuk Masyarakat NTT0
- Lagi, TNI AL Gagalkan Penyelundupan 75,7 Ton Pasir Timah di Bangka Belitung0
- Pasukan Katak TNI AL dan US Navy Seal Team One Adu Kemampuan0
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan patroli bersama di area perbatasan sebagai bentuk koordinasi operasional antara TNI Angkatan Laut dan Philippine Navy.
Komandan Gugus Tempur Laut Koarmada II, Laksamana Pertama TNI Endra Hartono, menyampaikan bahwa patroli bersama tersebut merupakan wujud nyata komitmen kedua negara dalam menjaga stabilitas dan keamanan kawasan perairan perbatasan Indonesia dan Filipina.
"Patroli bersama ini merupakan wujud nyata dari komitmen bersama dalam menjaga stabilitas dan keamanan kawasan perairan perbatasan Indonesia dan Filipina," ujarnya.
Pelaksanaan 3rd Leg CORPAT PHILINDO 2026 sekaligus menjadi bentuk diplomasi maritim yang positif antara Indonesia dan Filipina. Selain mempererat hubungan dan kerja sama kedua Angkatan Laut, kegiatan ini juga memperkuat kesiapsiagaan operasional serta profesionalisme prajurit TNI AL dan Philippine Navy dalam menjaga keamanan, stabilitas, dan kedaulatan wilayah perbatasan laut kedua negara. (Bow/Mar)











