- Aksi Sosial Lintas Benua, Satgas Port Visit 2026 Kerja Bakti Gotong Royong di Republik Fiji
- Satgas Terpadu Port Visit 226 Hadiri Hari Kemerdekaan Fiji
- Kunjungi SMA Pesantren Unggul Al Bayan Sukabumi, Ini 5 Bekal Menaker untuk Generasi Muda
- Sertifikasi Pemeriksa Kecelakaan Kapal Kemenhub, Perkuat Profesionalitas SDM
- Ini Kesepakatan Kemenhub dan Pelindo, Alur-Pelayaran Pulau Baai Tahap II, Keselamatan dan Kelancaran Logistik Jadi Prioritas
- Diplomasi Indonesia Berhasil, Kuota Tangkapan Tuna Sirip Biru Selatan Naik 25 Persen
- Ikan Lele dan Nila Hasil Budi Daya Tematik Diolah Jadi Produk Siap Masak
- Indonesia–Mesir Perluas Kerja Sama Pendidikan dan Riset, Al-Azhar siap Sambut Ribuan Mahasiswa
- Pasar Meluas, IPC TPK Buka Direct Call Penghubung RI, Tiongkok, dan Thailand
- Kemnaker Luncurkan Pelatihan Kerja di Sukabumi, Paket Vokasi 1.600 Calon Peserta
Update Gempa di NTT, Korban Meninggal Dunia 111 Orang, 21.552 Warga Masih Mengungsi

Keterangan Gambar : Personel TNI AL dan instansi terkait mengecek bangunan yang hancur akibat diguncang gempa di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Foto: dok. Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan, korban meninggal dunia akibat gempa berkekuatan M 7.7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) berjumlah 111 orang.
BNPB menyebut tidak ada lagi tambahan angka korban meninggal selama dua hari terakhir atau sejak 26 Agustus 2026. Sedangkan jumlah pengungsi tercatat meningkat menjadi 21.552 orang.
Baca Lainnya :
- Jelajahi Medan Ekstrem via Darat, Prajurit Jalasena Tembus Lokasi Terisolir Korban Gempa NTT0
- Presiden Prabowo Terima Panglima Jilah, Bahas Penanganan Karhutla dan Peran Masyarakat Adat0
- Menembus Wilayah Terisolir Lewat Udara, 2 Helikopter TNI AL Bagikan 1,2 Ton Bantuan Logistik di NTT0
- KRI Teluk Palu-523 Gelar Baksos di Permukiman Terdampak Kebakaran di Kalimantan0
- TNI AL dan Bank Indonesia Peduli Warga Terdampak Gempa, Salurkan Bantuan ke Waiwerang NTT0
BNPB mencatat gempa susulan sudah terjadi 9.278 kali sejak gempa utama berkekuatan Magnitudo 7,7 pada 15 Agustus 2026. Gempa susulan terbesar terjadi dengan keluatan magnitudo 6,2. "Paling kecil satu, dan yang dirasakan oleh masyarakat ada 153 kali," tandas Berton. (Bow/Mar)











