- Presiden Prabowo Cek Langsung Karhutla di Kubu Raya, Pastikan Penanganan Optimal
- Penyelundupan 30.789 Ekor Benih Bening Lobster Digagalkan di Bandara Juanda, Pelaku Kabur
- Kampung Nelayan Merah Putih Mulai Menggeliat, Sudah Pasarkan 273 Ton Ikan
- Kemenhub Perkuat Budaya Keselamatan Pelayaran, Safety Training di Atas Kapal PELNI
- Pendaftaran Mitra Penyelenggara MagangHub Batch 2 Angkatan II Mulai Dibuka, Ini Syaratnya
- Patah Tulang Dioperasi di KRI dr. Soeharso, Petani Korban Gempa NTT Kini Punya Secercah Harapan
- Update Data Gempa Bumi di NTT: 87 Meninggal Dunia, 150.576 Jiwa Mengungsi
- Cetak Atlet Layar Berprestasi Dunia, Komitmen TNI AL Majukan Olahraga Air
- Bak Oase di Tengah Gurun, Rumah Sakit Apung KRI dr.Soeharso-990 Dinanti Korban Gempa NTT
- Kapal Rumah Sakit KRI dr. Soeharso-990 Sandar di Manggarai, Layani Warga Korban Gempa NTT
Kasal : TNI AL Siap Bersinergi Wujudkan Keamanan Laut

Keterangan Gambar : Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali saat menerima kunjungan dari Kepala Bakamla RI, Laksamana Madya TNI Aan Kurnia.Foto: Kadispenal
Indonesiamaritomenews.com (IMN) JAKARTA: TNI AL akan siap untuk bersinergi, terlebih terkait keamanan laut Republik Indonesia. Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali saat menerima kunjungan dari Kepala Bakamla RI, Laksamana Madya TNI Aan Kurnia.
Kasal menerima Kepala Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Kabakamla RI) Laksamana Madya TNI Aan Kurnia dan Wakil Ketua DPD RI Letjen TNI Mar (Purn) Nono Sampono, di Gedung Utama Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal), Cilangkap, Jakarta Timur, Jum’at (10/3/2023).
Upaya peningkatan sinergitas dan kombinasi patroli bersama dengan unsur-unsur maritim lain sangat diperlukan langkah komprehensif. Mengingat penyelenggaraan keamanan di laut dibutuhkan peran dan interoperabilitas dari setiap stakeholder kemaritiman. Hal ini perlu program berkelanjutan yang harus dijalankan antara institusi tersebut.
Baca Lainnya :
- Koesni Harningsih, Istri Moeldoko Meninggal Dunia Dimakamkan di TMP Bahagia Tangsel0
- TNI AL Latih Selam Scuba Kepada Pramuka Saka Bahari0
- Pemudik Lebaran 2023 Diprediksi Melonjak, Menhub Tinjau Kesiapan Pelabuhan Merak.0
- Kunjungan Siswa SMA Nusantara, Panglima Kolinlamil: Kalian Harus Sukses0
- Kasal Membuka Latihan Nasional Majelis Sabuk Hitam Karate Gokasi Tahun 20230
Pada kesempatan itu, Letjen TNI (Purn) Dr. Nono Sampono menyampaikan pentingnya perubahan penatalaksanaan sistem keamanan laut melalui revisi terbatas UU No. 32 Tahun 2014 tentang Kelautan.
“Saat ini Indonesia dihadapkan oleh ancaman Kamla mulai dari aspek tradisional sampai dengan aspek pertahanan. Namun pengelolaan di bidang Kamla masih belum efektif, khususnya dalam hal sinergitas dan kewenangan pada Bakamla yang dalam menjalankan tugasnya begitu besar”, ungkap Letjen TNI (Purn) Nono Sampono.
“TNI AL akan selalu siap untuk bersinergi dan mendukung segala kebijakan yang dikeluarkan pemerintah”, tandas Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali menanggapi hal tersebut. (RIZ/Oryza)











