- Ladokgi TNI AL Peduli Kesehatan Lansia
- Setetes Darah untuk Kehidupan, Bakes Lanudal Jakarta di HUT ke-70 Penerbangan TNI AL
- Atraksi Budaya Nusantara Tim KJK 2026 di KRI Bima Suci Memukau Pejabat di Busan Korea Selatan
- 6 Pati TNI AL Berganti Jabatan
- Hari Lingkungan Hidup, PELNI Gelar Penghijauan dan Daur Ulang Limbah
- KRI Bima Suci Bawa Taruna AAL Tiba di Busan, Bawa Misi Diplomasi Maritim Indonesia
- KKP Tegaskan Komitmen Perkuat Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan
- KKP Sergap Kapal Asing MV Silver Island, Bawa 1,2 Ton Ikan Napoleon Ilegal
- Jelang Libur Sekolah 2026 Kemenhub Uji Petik Kelaiklautan Kapal di Pelabuhan Ternate
- Amanah Jabatan dan Rasa Malu
Innalillahi... 4 Jenazah Guru Ditemukan di Mobil Al-Azhar Tertimbun Longsor Cianjur

Keterangan Gambar : Sejumlah bangunan di Cianjur, Jabar, lukuh lantak digantam gempa. Foto. Dok. BNPB
Indonesiamaritimenees.com (?IMN),CIANJUR: Tim SAR gabungan menemukan mobil Al-Azhar yang membawa rombongan guru dan tertimbun longsor di Jalan Raya Cianjur-Puncak akibat dihantam gempa. Di dalam mobil tersebut ditemukan 4 jenazah, Jumat (25/11/2022).
Keempat korban ditemukan di dalam mobil yang tertimbun longsoran di Jalan Raya Cianjur-Puncak, tepatnya di Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur. Diduga korban adalah rombongan guru yang baru pulang mengikuti acara PKBM yang dihadiri Bupati Cianjur di Sarongge Valley, Puncak.
Koordinator SAR Basarnas Spesial Grup (BSG) Jakarta, mengatakan jenazah yang dievakuasi dari dalam mobil Al-Azhar semuanya perempuan. "Empat jenazah tersebut ditemukan di satu titik, ada yang tertimbun tanah. Semua tertimbun di dalam mobil,” jelas Fajar.
Baca Lainnya :
- Di Hadapan Anggota DPR, Menhub Optimistis Target Penyerapan Anggaran Akhir Tahun 2022 Tercapai0
- Presiden Kunjungi Lagi Lokasi Gempa Cianjur, Ingin Pastikan Distribusi Bantuan0
- KPLP Ditjen Hubla Kemenhub Salurkan Bansos Buat Korban Gempa Cianjur 0
- Duka Gempa Cianjur, PM Inggris: Baru Seminggu Lalu Saya Rasakan Kebaikan Orang Indonesia0
- Update Terkini Gempa Cianjur, 271 Orang Tewas, 40 Masih Hilang0
Keempat korban dievakuasi mulai pukul 07.25 WIB, 07.32 WIB, 07.38 WIB dan 07.55 WIB. Jenazah dibawa petugas ke RSUD Sayang Cianjur, selanjutnya akan diidentifikasi oleh tim DVI Polri.
Informasi yang dihimpun indonesiamaritimenews.com keempat korban diduga bagian rombongan yang menumpang mobil Al-Azhar. Rombongan ini berjumlah lima orang masing-masing:
1. Jubaedah warga Kelurahan Bojongherang
2. Hj Yayah warga Kelurahan Solokpandan
3. Yanti Mandasari warga Desa Benjot
4. Qinanti warga Desa Benjot
5. Ilis Nurhaeni warga Desa Cikaroya
6. Andika Sulaiman warga Desa Karangtengah
7. Yeni Siti Rubaeni warga Kp. Selakopi Kelurahan Pamoyanan,
8. Tati Rohayati warga Gg Bali V No 39 A Kelurahan Bojongherang yang tinggal di BTN Bumi Mas.
Sementara itu Kepala Kantor SAR Bandung, Jumaril mengatakan, pencarian pada hari kelima akan fokus di tiga titik lokasi pencarian.
"Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan pencarian terhadap 39 warga terdampak gempa bumi di Cianjur, hari ini tim dibagi menjadi 3 worksite," kata Jumaril.
Tiga worksite atau titik pencarian tersebut yaitu Warung Sate Sinta, kemudian di RT 03 RW 01 Desa Cijendil, Kecamatan Cugenang serta di Kampung Cicadas, Desa Cijendil, Kecamatan Cugenang.
Jumlah personel yang terlibat pada operasi SAR hari kelima 1.408 orang gabungan dari 192 instansi/organisasi. Total potensi terbagi menjadi SAR: 1.349 personel, logistik: 32 personel, medis: 27 personel (6 dokter & 21 tenaga kesehatan), ambulans: 61 unit (35 ambulans medis dan 16 ambulan jenazah)
Sedangkan peralatan utama yang digunakan yaitu: 7 unit truk personel, 3 unit rescue truck, 4 unit rescue compartment, 6 unit rescue car double cabin, 2 unit ekskavator PUPR, 4 unit motor trail, 1 unit drone, 5 unit peralatan SAR ekstrikasi, 4 set Palsar CSSR, 2 set Alkom, 3 set alat evakuasi, 2 unit tenda posko, 1 unit tenda peralatan, 1 unit tenda medis dan 1 pnit peralatan medis.
Data terakhir yang dilansir Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), korban yang tewas akibat gempa di Cianjur berjumlah 272 orang, dan yang hilang 39 orang. Seperti diketahui, gempa berkekuatan 5,6 magnitudo mengguncang Kabupaten Cianjur, Senin (21/11/2022) siang. Gempa juga terasa di Jakarta. (Arry/Orya)











