Kapal KM Nurul Salsa Angkut 70 Penumpang Tenggelam, 46 Selamat, 1 Tewas, Puluhan Hilang

By Indonesia Maritime News 16 Jul 2026, 14:26:55 WIB News
Kapal KM Nurul Salsa Angkut 70 Penumpang Tenggelam, 46 Selamat, 1 Tewas, Puluhan Hilang

Keterangan Gambar : Tim SAR gabungan dari Basarnas dan unsur lainnya masih melakukan pencarian terhadap korban KM Nurul Salsa yang tenggelam di perairan Kepulauan Selayar, Kamis (16/7/2026). Foto: Basarnas Makassar


Indonesiamaritimenews.com (IMN), MAKASSAR: Kapal penumpang KM Nurul Salsa tenggelam di perairan Selayar, sebelah barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Kamis (16/7/2026).

Sebanyak 47 penumpang ditemukan, 1 di antaranya meninggal dunia. Diperkirakan puluhan penumpang lainnya masih hilang. Jumlah total penumpang di kapal itu belum bisa dipastikan.

Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar melaksanakan operasi SAR melakukan pencarian koran bersama unsur lainnya.

Baca Lainnya :

Informasi yang dihimpun, kapal tersebut berlayar dari Pulau Jampea menuju Pelabuhan Benteng Selayar pada Rabu (15/7) sekitar pukul 05.00 WITA. Di tengah perjalanan, kapal mengalami mati mesin kemudian tenggelam di perairan sekitar 43 nautical mile (NM) dari Pelabuhan Benteng Selayar.

Kepala Kantor Basarnas Makassar, Muhammad Arif Anwar, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan tim SAR gabungan setelah menerima laporan kejadian.  "Begitu menerima informasi terkait KM Nurul Salsa yang mengalami mati mesin di perairan Selayar, kami segera menggerakkan unsur SAR untuk melakukan pencarian dan evakuasi terhadap seluruh penumpang serta awak kapal," jelas Arif.

Salah satu kapal yang ikut memberi  bantuan adalah KM Harapan Kita yang bergerak dari Pulau Jampea. Kapal ini berhasil menemukan dan mengevakuasi 41 penumpang KM Nurul Salsa termasuk awak kapal pada Kamis (16/7) sekitar pukul 04.00 WITA sekitar 18 NM dari titik kejadian. Sementara itu, enam orang lainnya berhasil diselamatkan kapal nelayan yang berada di sekitar lokasi kejadian, lalu dievakuasi menuju Pulau Polassi.

Arif menegaskan bahwa seluruh unsur SAR gabungan akan terus melakukan upaya pencarian secara maksimal sesuai dengan prosedur operasi SAR. Pihaknya meminta doa agar tim SAR dapat segera menemukan korban secepatnya.

Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur SAR gabungan, di antaranya Tim Rescue Pos SAR Selayar, Tim Rescue Kantor Basarnas Makassar, TNI AL, ABK KRI Marlin 877, ABK KM Harapan Kita, BPBD Selayar, Syahbandar, SROP Selayar, Polair, serta kapal nelayan yang turut membantu proses evakuasi.

Data sementara, total korban yang telah dievakuasi mencapai 47 orang, terdiri atas 46 orang selamat dan satu meninggal dunia. Data jumlah penumpang sendiri masih simpang siur dan belum valid.

Dikatakan Arif, data awal menyebutkan jumlah penumpang sebanyak 50 orang. "Namun setelah dilakukan verifikasi ulang bersama pihak terkait, jumlah keseluruhan orang di kapal mencapai 70 orang. Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan," jelas Arif. (Bow/Mar)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook