- Pelindo Dukung Percepatan PSEL untuk Solusi Sampah Berkelanjutan, Siapkan Lahan di Bali
- Kinerja Pelindo Terminal Petikemas Tren Positif di Tengah Gejolak Global, 10 Terminal Lampaui Target
- Program Her Impact, Pelindo Group Dorong UMKM Perempuan Menuju Transformasi Digital
- Bakti PELNI untuk Sekolah Anak Jalanan, Siswa Yatim dan Panti Sosial
- Command Center Tanjung Priok Ditutup Arus Logistik Nasional Lancar
- Perkuat Budaya Integritas, Pelindo Regional 4 Gelar Program TWG Angkat Tema ISO 37001
- Tali Asih PWI Pusat untuk Keluarga Almarhum Zulmansyah Sekedang
- Tim SFQR Gagalkan Penyelundupan 5.859 Ekor Benih Bening Lobster di Cilacap
- Ekspor Jambi US$152,9 Juta, Dongkrak Pertumbuhan Arus Peti Kemas IPC TPK Jambi Tumbuh 22,5% Maret 2026
- Harapan Baru Ekosistem Laut Kepulauan Seribu Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Kick-off Konservasi Flora dan Fauna
Ini Strategi Aparat Atasi Kemacetan Mudik Lebaran 2022

Keterangan Gambar : Pintu Tol Kalimanan yang selalu padat saat mudik.Foto; Indonesiamaritimenews.com
Indonesiamaritimenews.com ( IMN),JAKARTA: Operasi Ketupat sebagai rangkaian pengamanan perayaan Hari Raya Idul Fitri akan digelar Polri.pada 28 April-9 Mei 2022.
Wakapolri Komjen Pol. Gatot Eddy Pramono mengatakan sebanyak 144.392 personel gabungan dari Polri, TNI, kementerian/ lembaga, dan pemerintah daerah akan dikerahkan.
Polisi juga akan menggelar kegiatan Operasi Cipta Kondisi selama tujuh hari sebelum dan sesudah Operasi Ketupat. “Cipta kondisi terhadap gangguan-gangguan keamanan yang mungkin muncul,” ujar Wakapolri usai melakukan rapat koordinasi bersama kementerian/ lembaga terkait di Mabes Polri, Kamis (14/4/2022).
Baca Lainnya :
- Ini Fasilitas Disiapkan Pelabuhan Tanjungpandan Hadapi Lonjakan Arus Penumpang 200%.0
- Ini Dia Strategi Pelabuhan Tanjungpandan Hadapi lonjakan Penumpang dan Arus Barang0
- Siap-siap! 23 Pintu Tol Rawan Macet Saat Arus Mudik Lebaran0
- Parah! Tol Lampung Bahaya Pengendara Bila Tak Segera Diperbaiki0
- Ngeri! Truk Kecelakaan 16 Orang Tewas, 13 Kritis0
Diungkapkan Gatot, ada beberapa potensi kerawanan. Selain gangguan keamanan, kerawanan yang muncul yaitu kemacetan lalu lintas, serta kecelakaan yang harus diantisipasi.
Untuk mengantisipasi kemacetan, kata Gatot Edyy, personil akan melakukan rekayasa manajemen lalu lintas dengan cara membuat contra flow, one way, dan ganjil genap. “Tentu disesuaikan dengan situasinya, dengan diskresinya nanti yang ada di lapangan,” ungkap Gatot.
Strategi lainnya, menyiapkan dan memindahkan jalur-jalur utama ke jalur alternatif apabila memang terjadi kemacetan. Selain itu melakukan buka tutup di rest area sesuai dengan kebutuhan yang ada ini. “Kita maksimalkan rest area. Upaya-upaya ini kita lakukan bersama-sama tidak Polri sendiri,” kata mantan Kapolda Metro Jaya ini.
MAKSIMALKAN VAKSINASI
Kegiatan lainnya yang digelar adalah dalam rangka mendukung percepatan vaksinasi. "Jabotabek ini kita berharap sudah 50 persen (booster)," kata Gatot.
Sedangkan daerah tujuan mudik khusususnya Lampung, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, DI Yogyakarta, ditargetkan 30 persen. "Ini kita lakukan bersama juga dengan Kemenkes, Satgas, teman-teman TNI, dan stake holder lainnya. Harapannya ketika masyarakat nanti pulang ke kampungnya dan kembali tidak ada lonjakan kasus covid-19,” tandas Komjen Gatot. ( Riz/ Oriz)











