- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia Timur, KKP Terjunkan 87 Surveyor
- Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur, IPC TPK Tambah Reach Stacker
- PELNI Sambut Mudik Lebaran 2026: Layanan Berkualitas, Penumpang Nyaman, Ada Sarapan Nusantara
Ini Instruksi Menhub Soal Kapal Navigasi Hadapi Arus Balik Lebaran

Keterangan Gambar : Kapal Ferry siap-siap muat kendaraan .Foto: Indonesiamaritimenews.com
Indonesiamaritimenews.com ( IMN),JAKARTA : Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menginstruksikan kapal Navigasi dan KPLP, siaga di titik-titik perairan yang krusial saat arus balik Lebaran 2022. Tujuannya agar siap bila terjadi sesuatu.
Hal ini disampaikan Budi Karya, Sabtu (7/5/2022) atau H+4 Lebaran 2022 saat mengecek penanganan arus balik di Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang, Jateng.
“Kapal-kapal negara, kapal navigasi dan kapal KSOP bersiaga di semua tempat titik. Apakah di Madura, Selayar, Banjarmasin, Samarinda, Belawan. Semua teman-teman di navigasi dan KSOP siap mem-backup apabila terjadi sesuatu,” kata Budi Karya.
Baca Lainnya :
- Hindari Horor Macet di Pelabuhan Bakauheni, Pemudik Diimbau Menyeberang Setelah 8 Mei0
- Arus Balik Lebaran 2022 Pelabuhan Bakauheni Membludak, Pelabuhan Panjang Mulai Diserbu1
- Antre Berjam-jam di Pelabuhan Bakauheni, Sopir Truk Logistik Naik Darah2
- Kapal Sabuk Nusantara 91 Kandas, Begini Nasib 434 Penumpang0
- Ini Dia Jadwal dan Lokasi Penerapan Ganjil Genap Arus Balik Lebaran 20220
Dia menyebut pemerintah telah menyiapkan dengan cermat dan hati-hati, dalam rangka mengantisipasi lonjakan arus mudik maupun balik yang terjadi di angkutan laut.
Berdasarkan survei Balitbanghub, pada tahun ini sekitar 1,4 juta orang mudik menggunakan kapal laut. Kemenhub telah meminta operator pelayaran untuk mengantisipasi daerah-daerah yang berpotensi mengalami lonjakan penumpang yang signifikan, dengan melakukan re-routing kapal-kapal ke daerah yang penumpangnya padat.
"Sehingga diharapkan dapat mencegah terjadinya kelebihan muatan kapal yang dapat membahayakan keselamatan," kata Menhub.
Sebelumnya, Menhub melepas rombongan arus balik Lebaran berangkat naik KM. Dharma Kartika VII tujuan Pontianak. "Saya hari ini gembira sekali bisa hadir di Pelabuhan Tanjung Mas, melepas masyarakat pada arus balik. Mereka ini akan kembali ke asalnya. Ada yang ke Pontianak sekitar 700 orang dan mereka bawa motor, mobil dan logistik,” kata Menhub. Menteri juga sempat berbincang-bincang dengan penumpang kapal.( Riz/ Oriz)











