- Terminal Teluk Lamong Tingkatkan Daya Saing Industri Nasional dan Global, Segini Target 2026
- PELNI Rampungkan SisKomKap di 25 Kapal Penumpang, Konektivitas Pelayaran Lebih Optimal
- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia Timur, KKP Terjunkan 87 Surveyor
Hii... Mantan Gubernur Banten Wahidin Halim Diteror Sekarung Kobra Jelang Kunjungan Anies

Keterangan Gambar : Sekarung ular kobra dilempar OTK didepan rumah Wahidin Halim. Foto: ist
Indonesiamaritimenews.com (IMN),BANTEN: Sekarung ular kobra dilempar oleh orang tak dikenal (OTK) di depan rumah Wahidin Halim, mantan Gubernur Banten menjelang kedatangan Anies Baswedan.
Teror sekarung kobra terjadi sebelum Anies Baswedan datang pada Rabu (25/1/2023) sekitar pukul 03.31. Ular cobra yang dilempar dimasukkan ke dalam karung plastik biru yang tidak diikat.
Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku pelemparan adalah dua pria mengendarai motor merah tanpa.plat nopol. Asisten pribadi Wahidin Halim, Darma Nurjaya Halim, pelemparan terjadi pada pukul 03.31 WIB.
Baca Lainnya :
- Akhirnya Diusung Nasdem Sebagai Capres 2024, Anies Baswedan: Bismillah0
- Tolak Kenaikan BBM, Ribuan Buruh Geruduk Gedung DPR0
- Kenakan Pakaian Adat Bangka Belitung, Presiden Jokowi Sampaikan Pidato di Gedung DPR/MPR0
- Prabowo Subianto Pede Tarung Lagi di Pilpres 20240
- Bupati Pemalang Kena OTT KPK, 34 Orang Diangkut 0
"Awalnya ada dua orang boncengan, pas kita masih banyak pasang spanduk, dia lari. (Naik) motor NMAX tanpa pelat nomor, pakaian rapet, pakai masker, pakai helm. Dia datang lagi, lewat belakang, ngelempar pas pintu gerbang," kata Darma kepada wartawan.
Karung berisi ular dilempar di depan pintu gerbang. Fadlin Akbar, putra Wahidin Halim memgatakan ular-ular berbisa tersebut tidak sempat keluar dari karung. Karena posisi mukut karung terlipat ke bawah.
"Alhamdulillah walaupun karung berisi ular yang dilempar dalam keadaan terbuka, tidak terikat, tetapi posisi lubang karung terlipat ke bawah, jadi ular-ular tersebut tidak sempat keluar," kata Fadlin.
Kejadian ini baru diungkap Wahidin ketika acara silaturahmi dengan Anies dimulai sekitar pukul 09.00. Di depan ratusan hadirin yang datang, saat memberi sambutan Wahidin mengajak semuanya supaya istigfar. Karena rumahnya baru saja dilempar sekarung ular.
Kasus ini sudah dilaporkan ke Polres Metro Tangerang. Rasyid Hidayat, pengacara Wahidin Halim mengatakan polisi sudah melakukan oleh TKP dan memeriksa CCTV. "Mudah-mudahan semuanya lancar," kata Rasyid Hidayat. (Riz/Oryza)











