- Latma Orruda 2026 di Rusia Dimulai, Uji Ketangguhan dan Kesiapan Tempur Prajurit Jalasena
- Edukasi Maritim, PELNI Gelar Lomba Menggambar dan Mewarnai Diikuti 250 Anak-anak
- Perkuat Diplomasi Maritim, Kasal Tinjau Exercise Orruda 2026 di Rusia
- KKP dan BP Batam Kawal Mutu Perikanan di Zona Perdagangan Bebas
- Pelaut Meninggal Dunia di Singapura, Kemenhub Fasilitasi Penyerahan Asuransi ke Ahli Waris
- KKP Pamerkan Kampung Nelayan Merah Putih Lateng ke Delegasi ASEAN-ID Blue
- Perayaan Hari Puisi Indonesia 2026 Dimeriahkan Tokoh Lintas Generasi dan Negeri, Menteri Kebudayaan Fadli Zon Siap Orasi Budaya
- Pelindo Regional 2 Banten Catat Tren Pertumbuhan Operasional Positif Sepanjang Semester I 2026
- Pelabuhan Patimban Layani Impor Peti Kemas Internasional Perdana, Terima Bongkar Muat MV. MSC CARLA III
- KPK Suvervisi Tata Kelola BBM PELNI, Pastikan Transparansi dan Cegah Korupsi
Hii... Mantan Gubernur Banten Wahidin Halim Diteror Sekarung Kobra Jelang Kunjungan Anies

Keterangan Gambar : Sekarung ular kobra dilempar OTK didepan rumah Wahidin Halim. Foto: ist
Indonesiamaritimenews.com (IMN),BANTEN: Sekarung ular kobra dilempar oleh orang tak dikenal (OTK) di depan rumah Wahidin Halim, mantan Gubernur Banten menjelang kedatangan Anies Baswedan.
Teror sekarung kobra terjadi sebelum Anies Baswedan datang pada Rabu (25/1/2023) sekitar pukul 03.31. Ular cobra yang dilempar dimasukkan ke dalam karung plastik biru yang tidak diikat.
Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku pelemparan adalah dua pria mengendarai motor merah tanpa.plat nopol. Asisten pribadi Wahidin Halim, Darma Nurjaya Halim, pelemparan terjadi pada pukul 03.31 WIB.
Baca Lainnya :
- Akhirnya Diusung Nasdem Sebagai Capres 2024, Anies Baswedan: Bismillah0
- Tolak Kenaikan BBM, Ribuan Buruh Geruduk Gedung DPR0
- Kenakan Pakaian Adat Bangka Belitung, Presiden Jokowi Sampaikan Pidato di Gedung DPR/MPR0
- Prabowo Subianto Pede Tarung Lagi di Pilpres 20240
- Bupati Pemalang Kena OTT KPK, 34 Orang Diangkut 0
"Awalnya ada dua orang boncengan, pas kita masih banyak pasang spanduk, dia lari. (Naik) motor NMAX tanpa pelat nomor, pakaian rapet, pakai masker, pakai helm. Dia datang lagi, lewat belakang, ngelempar pas pintu gerbang," kata Darma kepada wartawan.
Karung berisi ular dilempar di depan pintu gerbang. Fadlin Akbar, putra Wahidin Halim memgatakan ular-ular berbisa tersebut tidak sempat keluar dari karung. Karena posisi mukut karung terlipat ke bawah.
"Alhamdulillah walaupun karung berisi ular yang dilempar dalam keadaan terbuka, tidak terikat, tetapi posisi lubang karung terlipat ke bawah, jadi ular-ular tersebut tidak sempat keluar," kata Fadlin.
Kejadian ini baru diungkap Wahidin ketika acara silaturahmi dengan Anies dimulai sekitar pukul 09.00. Di depan ratusan hadirin yang datang, saat memberi sambutan Wahidin mengajak semuanya supaya istigfar. Karena rumahnya baru saja dilempar sekarung ular.
Kasus ini sudah dilaporkan ke Polres Metro Tangerang. Rasyid Hidayat, pengacara Wahidin Halim mengatakan polisi sudah melakukan oleh TKP dan memeriksa CCTV. "Mudah-mudahan semuanya lancar," kata Rasyid Hidayat. (Riz/Oryza)











