- PWI Pusat Kecam Penahanan Jurnalis Indonesia Oleh Israel
- Kapal Perang Belanda HNLMS DE RUYTER Pamit Tinggalkan Indonesia, Dilepas Kodaeral V
- Penyelundupan 110 Koli Ballpress di Sumatera Utara Digulung Kodaeral I dan Aparat Gabungan
- KMP Mutiara Persada III Mogok Bawa 144 Penumpang, Kapal KPLP KN Damaru Sigap Kawal hingga Pelabuhan Panjang
- KMP Mutiara Persada III Mogok di Selat Sunda, KPLP Tanjung Priok Evakuasi 28 Penumpang
- Ini Kesepakatan Bipartit MTI, Manajemen dan Serikat Pekerja Berkomitmen Tingkatkan Produktivitas & Dukung Merger BUMN Logistik
- Perkuat Bisnis Komersial, PELNI Angkut Perdana 55 Ribu Ton Batubara
- PELNI Sukses Layani Keagenan Kapal Pesiar MV Odyssey Berbendera Bahamas
- Burung Langka Dimasukkan ke Botol Air Mineral, Mau Diselundupkan Digagalkan Patroli TNI AL di KM Dempo
- KSP Dudung Abdurachman Tinjau Langsung Pelindo & Dukung Penguatan Tata Kelola Pelabuhan Nasional
Heli HS-1306 Phanter dan KRI Sultan Iskandar Muda-367 Unjuk Kemampuan di Laut Mediterania

Keterangan Gambar : Alutsiasta kebanggan TNI AL, yaitu Heli AS 565 MBe Panther HS-1306 dan KRI Sultan Iskandar Muda-367 (KRI SIM-367) yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Maritime Task Force (MTF) XXVIII-P/UNIFIL unjuk kemampuan di Lebanon. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com.LEBANON: Dua Alutsista kebanggaan TNI AL, yaitu Heli AS 565 MBe Panther HS-1306 dan KRI Sultan Iskandar Muda-367 (KRI SIM-367) yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Maritime Task Force (MTF) XXVIII-P/UNIFIL unjuk kemampuan di Lebanon.
Kedua Alutsista tersebut menggelar
Latihan Helicopter Operations dengan Kapal Perang Jerman FGS Baden Wuerttemberg F-222 di Laut Mediterania, Lebanon, Sabtu (8/3/2025).
Dalam kegiatan tersebut, Heli TNI AL HS-1306 melaksanakan serial latihan Deck Landing Practice (DLP), Vertical Replenishment (Vertrep) dan Ship Control Approach (SCA) bersama dengan FGS BWG F-222.
Baca Lainnya :
- Rapim TNI-Polri 2025, Presiden Prabowo: Rakyat yang Memberi Makan Tentara dan Polisi...0
- Presiden Prabowo Jajaki Pembelian Rudal BrahMos US$ 450 Juta dari India, Ini Spesifikasinya0
- Kasal Kunjungi Pabrik Rudal BrahMos di India, Peluru Jelajah Mampu Jangkau 450 Kilometer0
- Dihadiri Utusan 28 Negara, TNI AL Gelar Asia Pasific Chaplaincy Symposium 20250
- Tugas Perdana di Lebanon, KRI Sultan Iskandar Muda-367 Bertolak ke Daerah Operasi0
Selain itu kedua Angkatan Laut juga bertatap muka dan saling bertukar informasi seputar operasi heli saat sesi Static Display di atas geladak heli FGS BWG F-222.
Heli AS 565 MBe Panther HS-1306 yang diawaki oleh Capt Pilot Kapten Laut (P) Agustinus Paath dan Copilot Lettu Laut (P/W) Andi Q. Wetuffahati serta turut onboard Wadansatgas MTF XXVIII-P/UNIFIL Mayor Laut (P) Zakaria A. Rijal. Mereka disambut langsung oleh Executive Officer (XO) FGS BWG F-222 LCDR Konstantin Vethers beserta crew sesaat setelah landing di atas geladak heli FGS BWG F-222 .
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan interoperabilitas antara kedua Angkatan Laut khususnya unsur helikopter. Terlebih Heli TNI AL HS-1306 merupakan satu-satunya heli yang beroperasi di bawah Satgas MTF PBB sehingga perlu adanya kesepahaman dengan unsur kapal negara lain pada saat melaksanakan operasi di daerah misi.
Komandan KRI SIM-367 selaku Dansatgas MTF TNI Konga XXVIII-P/UNIFIL Letkol Laut (P) Anugerah Annurullah, menjelaskan bahwa kegiatan ini selain untuk melatih interoperabilitas, juga diharapkan dapat meningkatkan confidence level para pilot heli dalam pelaksanaan suatu gugus tugas operasi multilateral.
Pada kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menyampaikan kepada seluruh prajurit Jalasena yang sedang menempuh misi perdamaian dunia untuk memberikan yang terbaik dalam setiap tugas yang diamanahkan serta menjaga nama baik TNI, khususnya TNI AL, bangsa dan negara agar tetap harum di dunia internasional. (Riz/Oryza)











