- Kapal Perang Belanda HNLMS DE RUYTER Pamit Tinggalkan Indonesia, Dilepas Kodaeral V
- Penyelundupan 110 Koli Ballpress di Sumatera Utara Digulung Kodaeral I dan Aparat Gabungan
- KMP Mutiara Persada III Mogok Bawa 144 Penumpang, Kapal KPLP KN Damaru Sigap Kawal hingga Pelabuhan Panjang
- KMP Mutiara Persada III Mogok di Selat Sunda, KPLP Tanjung Priok Evakuasi 28 Penumpang
- Ini Kesepakatan Bipartit MTI, Manajemen dan Serikat Pekerja Berkomitmen Tingkatkan Produktivitas & Dukung Merger BUMN Logistik
- Perkuat Bisnis Komersial, PELNI Angkut Perdana 55 Ribu Ton Batubara
- PELNI Sukses Layani Keagenan Kapal Pesiar MV Odyssey Berbendera Bahamas
- Burung Langka Dimasukkan ke Botol Air Mineral, Mau Diselundupkan Digagalkan Patroli TNI AL di KM Dempo
- KSP Dudung Abdurachman Tinjau Langsung Pelindo & Dukung Penguatan Tata Kelola Pelabuhan Nasional
- Tilapia Tembus Pasar Eropa, Andalan Baru Produk Perikanan Indonesia
Kapal Perang Belanda HNLMS DE RUYTER Pamit Tinggalkan Indonesia, Dilepas Kodaeral V

Keterangan Gambar : Setelah melakukan kunjungan selama tiga hari, Kapal Perang Angkatan Laut Belanda HNLMS DE RUYTER meninggalkan Indonesia. Keberangkatan kapal tersebut dilepas oleh Kodaeral V di Dermaga Jamrud Utara, Perak, Surabaya, Minggu (17/5/2026). Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), SURABAYA: Setelah melakukan kunjungan selama tiga hari, Kapal Perang Angkatan Laut Belanda HNLMS DE RUYTER meninggalkan Indonesia. Keberangkatan kapal tersebut dilepas oleh Kodaeral V di Dermaga Jamrud Utara, Perak, Surabaya, Minggu (17/5/2026).
Hadir dalam kegiatan tersebut Kafasharkan Kodaeral V Kolonel Laut (T) Insaf Setya Budhi, sejumlah pejabat Kodaeral V serta personel terkait yang mengikuti rangkaian kegiatan pelepasan dengan penuh khidmat dan suasana persahabatan.
Kegiatan pelepasan diawali dengan penyambutan pejabat delegasi, dilanjutkan salam perpisahan singkat antara unsur Kodaeral V dengan awak kapal HNLMS DE RUYTER 804. Momentum tersebut menjadi simbol eratnya hubungan bilateral kedua Angkatan Laut dalam menjaga stabilitas keamanan maritim serta meningkatkan kerja sama profesionalisme antar prajurit laut kedua negara.
Baca Lainnya :
- TNI AL Panen Raya Kedelai di Nganjuk, Mentan dan Titiek Soeharto Janji Kawal Kesejahteraan Petani0
- Kapal Perang Fregat Kerajaan Belanda HNLMS DE RUYTER F 804 Memasuki Indonesia0
- Disambut Kasal, Panglima Angkatan Laut Belanda Kunjungan Kehormatan ke Mako Koarmada II0
- Dukung Ketahanan Pangan, Lanal Lampung Panen Jagung di Pesawaran0
- Tinggalkan Vietnam, KRI Bima Suci Lanjutkan Pelayaran KJK 2026 ke China0
Pada acara tersebut Kafasharkan Kodaeral V menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama keberadaan kapal perang Belanda tersebut di Surabaya. Diharapkan hubungan baik yang telah terbina dapat terus ditingkatkan melalui berbagai kegiatan kerja sama di bidang kemaritiman, latihan bersama, maupun pertukaran pengalaman antar personel angkatan laut.
Kegiatan pelepasan ditandai dengan penghormatan serta lambaian perpisahan dari personel Kodaeral V dan awak kapal HNLMS De Ruyter saat kapal bertolak meninggalkan Dermaga Jamrud Utara menuju pelayaran berikutnya.
Sebagai informasi, Kapal Perang Angkatan Laut Belanda HNLMS DE RUYTER F 804 tiba di Dermaga Jamrud Utara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Kamis (14/5/2026). Kapal perang jenis fregat tersebut memiliki panjang 144,24 meter, lebar 18,8 meter, draught 7,2 meter, gross tonnage 6.050 ton, serta mampu melaju dengan kecepatan hingga 30 knots.
Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menerima kunjungan kehormatan (Courtesy Call) Panglima Angkatan Laut Kerajaan Belanda (Commander of the Royal Netherlands Navy) Vice Admiral Harold Liebregs di Mako Koarmada II, Surabaya, Jawa Timur.
Kedatangan kapal perang tersebut dalam rangka pengembangan kerja sama dan hubungan baik antara TNI AL Indonesia dengan Angkatan Laut Kerajaan Belanda.
Kapal perang HNLMS DE RUYTER F 804 beserta 169 personel awak kapal berada di Surabaya selama empat hari, mulai 14 hingga 17 Mei 2026. Selama berada di Surabaya, dilaksanakan sejumlah kegiatan kedinasan dan diplomasi militer, termasuk Courtesy Call ke Koarmada II serta kegiatan Deck Reception yang dihadiri pejabat TNI AL dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. (Arry/Mar)











