- Cetak Atlet Layar Berprestasi Dunia, Komitmen TNI AL Majukan Olahraga Air
- Bak Oase di Tengah Gurun, Rumah Sakit Apung KRI dr.Soeharso-990 Dinanti Korban Gempa NTT
- Kapal Rumah Sakit KRI dr. Soeharso-990 Sandar di Manggarai, Layani Warga Korban Gempa NTT
- Pray for NTT, Helikopter Wing Udara 2 Puspenerbal Antar Bantuan Logistik Menembus Daerah Terisolir
- Ambon Manise.. Serunya Lomba 17-an Prajurit dan Keluarga Kodaeral IX
- Cegah Kecelakaan Kerja Berbasis Risiko, Kemnaker Perkuat Peran Balai K3
- ASDP Salurkan Logistik ke Lokasi Gempa, KMP Ile Ipe Kembali Angkut 5 Ton Bantuan dan 74 Penumpang ke Palue NTT
- Pascagempa Flores, ASDP Perkuat Keselamatan Kapal dan Pelabuhan
- Dorong UMKM dan Ekonomi Berkelanjutan, Ketum PWI Pusat: Modal Ventura Harus Diperkuat
- Menembus Lokasi Terisolasi di NTT, Lanal Maumere Kerahkan Rigid Buoyancy Boat
PELNI Sukses Layani Keagenan Kapal Pesiar MV Odyssey Berbendera Bahamas

Keterangan Gambar : PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) melalui layanan keagenan kapal sukses mendukung operasional kapal pesiar MV Odyssey selama berada di Indonesia. Foto: PELNI
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) melalui layanan keagenan kapal sukses mendukung operasional kapal pesiar MV Odyssey selama berada di Indonesia.
Kapal pesiar berukuran 24.344 Gross Tonnage (GT) dengan panjang 194 meter dan 274 penumpang tersebut pertama kali memasuki wilayah Indonesia melalui Pulau Komodo pada 25 April 2026, setelah berlayar dari Dili, Timor-Leste.
Selama pelayarannya di Indonesia, MV Odyssey menyinggahi sejumlah pelabuhan, antara lain Pelabuhan Benoa di Denpasar, Pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya, dan Pelabuhan Tanjung Mas di Semarang. Guna mendukung kelancaran operasional kapal, PELNI memberikan layanan full port agency yang mencakup pengurusan dokumen kapal bersama instansi terkait, penyediaan paket wisata di Pulau Komodo, hingga layanan shuttle bus bagi penumpang di Surabaya dan Semarang.
Baca Lainnya :
- KSP Dudung Abdurachman Tinjau Langsung Pelindo & Dukung Penguatan Tata Kelola Pelabuhan Nasional0
- IPC TPK Panjang Tambah QCC Post Panamax, Perbesar Kapasitas Bongkar Muat0
- Teken MoU, Kemnaker–Transjakarta Buka Akses Kerja di Sektor Transportasi0
- Pelindo Dukung Percepatan Sekolah Rakyat Sulsel, Target Rampung Juni 20260
- Penyebab Tabrakan Maut KA Argo Bromo Anggrek-KRL di Bekasi Timur, Menhub: Tunggu Hasil KNKT0
Sekretaris Perusahaan PELNI, Ditto Pappilanda menyatakan dukungan PELNI terhadap kapal pesiar MV Odyssey memperkuat peran PELNI dalam mendukung industri pariwisata bahari nasional sekaligus menjadi bukti kesiapan PELNI dalam memberikan layanan keagenan kapal yang profesional bagi kapal-kapal nasional maupun internasional, khususnya kapal pesiar.
“Kami siap memberikan dukungan menyeluruh mulai dari pengurusan dokumen, kebutuhan operasional kapal, hingga layanan hospitality bagi penumpang, sehingga aktivitas kapal pesiar internasional selama berada di Indonesia dapat berjalan lancar, aman dan tepat waktu” ujar Ditto dalam keterangannya, Selasa (19/5/2026).
Selain layanan operasional kapal, PELNI juga berkolaborasi dengan PT Lamong Energi Indonesia (LEGI) dalam penanganan pembuangan greywater dari MV Odyssey sebanyak 400 ton di Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang, sebagai bagian dari dukungan terhadap operasional kapal yang sesuai dengan standar layanan dan pengelolaan lingkungan di pelabuhan.
Ditto menambahkan, PELNI akan terus memperkuat kapabilitas dan kualitas layanan untuk menjadi mitra yang andal bagi kapal-kapal internasional di berbagai pelabuhan Indonesia.
“Sebagai perusahaan pelayaran nasional, PELNI terus memperkuat layanan full port agency dan layanan logistik serta operasional kapal internasional di berbagai pelabuhan Indonesia. Kami siap menjadi mitra strategis bagi industri kapal pesiar untuk mendukung target pemerintah dalam pengembangan pariwisata dan perekonomian nasional,” tambah Ditto.
PELNI berkomitmen untuk menjadi mitra strategis yang andal dalam mendukung seluruh kegiatan pelayaran internasional di Indonesia. PELNI akan terus mengembangkan layanan agency yang profesional dan efisien, guna memperkuat peran Indonesia sebagai negara maritim yang semakin kompetitif di kawasan Asia Tenggara.
Sebagai informasi, PELNI sebagai Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang jasa pelayaran saat ini mengoperasikan 25 kapal penumpang yang melayani 483 ruas dan menyinggahi 75 pelabuhan.
Perusahaan plat merah ini juga melayani 30 trayek kapal perintis yang menjadi sarana aksesibilitas bagi mobilitas penduduk di wilayah 3TP, dimana kapal perintis menyinggahi 229 pelabuhan dengan total 516 ruas dan 2.515 rute. (Arry/Mar)











