- PELNI Rampungkan SisKomKap di 25 Kapal Penumpang, Konektivitas Pelayaran Lebih Optimal
- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia Timur, KKP Terjunkan 87 Surveyor
- Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur, IPC TPK Tambah Reach Stacker
Genjot Ekonomi Nelayan Sampang, Ini Langkah Kementerian Kelautan

Keterangan Gambar : Dirjen Perikanan Tangkap, Muhammad Zaini Hanafi (kedua dati kanan) menyerahkan bantuan kepada nelayan. Foto: dok. KKP
Indonesiamaritiimenews ( IMN),SAMPANG: Kondisi ekonomi masyarakat nelayan khususnya di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, menjadi perhatian Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dengan membantu menggenjot ekonomi nelayan.
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) menyalurkan bantuan alat penangkapan ikan kepada nelayan Kabupaten Sampang, Jawa Timur untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan.
Sebanyak 320 unit alat penangkapan ikan disalurkan kepada 6 Kelompok Usaha Bersama (KUB) Nelayan pada Senin (6/12/2022). Program ini sejalan dengan misi KKP yakni mewujudkan kesejahteraan masyarakat kelautan dan perikanan yang sejahtera, maju dan mandiri.
Baca Lainnya :
- Heboh Pulau Widi Halmahera Dilelang di Amerika, Begini Sikap Pemerintah0
- Viral Pulau Widi di Maluku Akan Dilelang, KKP: Pengelola Belum Kantongi Izin0
- Waspada Gelombang Tinggi dan Cuaca Ekstrem 7 Hari Kedepan, Ini Lokasinya0
- Royal Wedding Kaesang-Erina, Presiden Jokowi: Mohon Maaf Bila Mengganggu Aktivitas Warga0
- Menanti Bakauheni Harbour City, Ikon Wisata Nasional di Pintu Gerbang Sumatera0
Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, Muhammad Zaini Hanafi mengatakan alat penangkapan ikan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh nelayan agar dapat membantu mendongkrak perekonomian keluarga..
"Pemerintah hanya memberikan fasilitas saja, yang dapat merubah keadaan bapak-bapak nelayan menjadi lebih baik tentu adalah bapak-bapak sendiri, seperti firman Allah dalam surat Ar-Ra'd ayat 11: ’Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri’," ungkapnya Zaini dalam sambutannya, Senin (5/12/2022).
PEKERJAAN MULIA
Lebih lanjut Zaini mengatakan menjadi nelayan adalah pekerjaan yang mulia. Karena nelayanlah yang menangkap ikan di laut sebagai sumber makanan yang berprotein tinggi dan menyehatkan. Sehingga, sudah selayaknya nelayan mendapatkan perhatian khusus.
Untuk mewujudkan hal tersebut, KKP akan mengidentifikasi Pulau Mandangin sebagai kampung nelayan maju (KALAJU) . “Kita akan tinjau lebih lanjut untuk penetapan ini,” ujar Zaini.
Selain alat penangkapan ikan, pada kegiatan tersebut juga disalurkan bantuan 400 paket perbekalan melaut untuk nelayan.
Sementara itu Bupati Sampang, Slamet Junaidi menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada KKP yang peduli terhadap kesejahteraan nelayan khususnya di Kabupaten Sampang.
Dia berharap nelayan bersungguh-sungguh memanfaatkan bantuan tersebut agar bisa mendongkrak ekonomi para nelayan.
"Saya percaya kemajuan Kabupaten Sampang ini bukan hanya ada di tangan Pemerintah Daerah saja, tapi juga ada di tangan bapak-bapak sekalian," tukasnya.( Riz/Oryza)











