- Pendaftaran Mitra Penyelenggara MagangHub Batch 2 Angkatan II Mulai Dibuka, Ini Syaratnya
- Patah Tulang Dioperasi di KRI dr. Soeharso, Petani Korban Gempa NTT Kini Punya Secercah Harapan
- Update Data Gempa Bumi di NTT: 87 Meninggal Dunia, 150.576 Jiwa Mengungsi
- Cetak Atlet Layar Berprestasi Dunia, Komitmen TNI AL Majukan Olahraga Air
- Bak Oase di Tengah Gurun, Rumah Sakit Apung KRI dr.Soeharso-990 Dinanti Korban Gempa NTT
- Kapal Rumah Sakit KRI dr. Soeharso-990 Sandar di Manggarai, Layani Warga Korban Gempa NTT
- Pray for NTT, Helikopter Wing Udara 2 Puspenerbal Antar Bantuan Logistik Menembus Daerah Terisolir
- Ambon Manise.. Serunya Lomba 17-an Prajurit dan Keluarga Kodaeral IX
- Cegah Kecelakaan Kerja Berbasis Risiko, Kemnaker Perkuat Peran Balai K3
- ASDP Salurkan Logistik ke Lokasi Gempa, KMP Ile Ipe Kembali Angkut 5 Ton Bantuan dan 74 Penumpang ke Palue NTT
Gelar Program Generasi Melek Inklusi dan Literasi Keuangan, KKP Edukasi 30 Pelaku Usaha

Keterangan Gambar : Sebanyak 30 pelaku usaha mengikuti pilot project Program Generasi Melek Inklusi dan Literasi Keuangan (Gemilang) yang digelar oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Foto: KKP
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menjalankan pilot project Program Generasi Melek Inklusi dan Literasi Keuangan (Gemilang) terhadap 30 pelaku usaha.
Program ini untuk menyukseskan pelaksanaan Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN), serta membantu meningkatkan realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sektor kelautan perikanan.
Ke-30 orang itu terdiri dari 18 pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) Naik Kelas, dan 12 pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Mereka dibekali kemampuan mengelola usaha, literasi keuangan, serta dukungan memperluas akses pembiayaan formal melalui perbankan.
Baca Lainnya :
- Layanan Optimal IPC TPK Capai 850 Ribu TEUs di Triwulan I 20260
- Dukung Tata Ruang Laut Berkelanjutan, KKP Dorong Kolaborasi Program CSR0
- BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow0
- Surabaya Kota Pilihan Rangkaian Nasional Indonesia Coffee Expo 2026, Pengunjung Disuguhi Pengalaman Interaktif0
- KKP Berhasil Tembus Hambatan Ekspor Rajungan ke Pasar Amerika0
"Dengan SDM yang semakin kompeten, implementasi Program Kerja Prioritas Nasional dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat," ujar Plt. Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Erwin Dwiyana, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (9/7/2026).
Tahun ini, pelaksanaan program Gemilang berlangsung di lokasi pengembangan Budi Daya Tematik di enam provinsi, yaitu Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur. Pelaksanaan program turut melibatkan perguruan tinggi, pemerintah daerah, penyuluh perikanan, dan perbankan.
“Peningkatan kapasitas SDM menjadi kebutuhan mendesak karena pemanfaatan pembiayaan formal di sektor kelautan dan perikanan juga masih relatif rendah,” tambah Direktur Pemberdayaan Usaha, Ali Rahmat Iman Santoso.
Berdasarkan Sistem Informasi Kredit Program Kementerian Keuangan, realisasi penyaluran KUR sektor kelautan dan perikanan hingga Triwulan I Tahun 2026 baru mencapai sekitar 1,5 persen dari total penyaluran KUR nasional. Kondisi tersebut menunjukkan masih terbukanya ruang pembiayaan kepada para pelaku usaha.
"Program Gemilang dirancang agar pelaku usaha menjadi lebih bankable, memahami pengelolaan keuangan secara baik, dan memiliki kesiapan untuk memperoleh pembiayaan formal sebagai modal mengembangkan usahanya," ujar Ali.
Perwakilan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menilai sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, penyuluh, dan perbankan akan mempercepat perluasan inklusi keuangan di sektor kelautan dan perikanan.
"Kami berharap Program Gemilang dapat melahirkan lebih banyak pelaku usaha yang memiliki tata kelola usaha yang baik, memahami pengelolaan keuangan, dan siap mengembangkan usahanya melalui akses pembiayaan formal," ujar Dept Head Business Program Partnership & Community Development PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Grala Bagus Agdyawan.
Selain meningkatkan kapasitas pelaku usaha, Program Gemilang juga menjadi wahana pembelajaran bagi mahasiswa vokasi agar memiliki pengalaman nyata dalam mendampingi masyarakat. KKP melibatkan mahasiswa Politeknik Ahli Usaha Perikanan sebagai pendamping para peserta program di lapangan.
"Mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga mengaplikasikan kompetensinya secara langsung dalam mendampingi pelaku usaha. Dengan demikian, lulusan pendidikan vokasi memiliki pengalaman praktis sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," jelas Direktur Politeknik Ahli Usaha Perikanan Jakarta, Aris Widagdo. (Arry/Oryza)











